Analisis Sikap Kritis Santri Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi’ien Sobontoro Balen Bojonegoro terhadap Isu Feodalisme di Lingkungan Pesantren dalam Perspekti Nilai-Nilai Pancasila
Abstrak
Esensi pesantren bukan hanya mengajarkan pada ilmu agama saja tetapi juga mulai berkembang dengan menitikberatkan pada pengajaran pendidikan dalam lingkup sosial, ekonomi, juga pertanian dan sebagainya. Karena pesantren sendiri memiliki visi dan misi yakni memberdayakan santri untuk menjadi pribadi yang insan kami serta bermanfaat bagi bangsa dan negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk sikap kritis santri pondok pesantren Hidayatul Mubtadi’ien Sobontoro Balen Bojonegoro terhadap isu feodalisme di Pondok pesantren serta penggunaan nilai-nilai Pancasila menjadi dasar dalam membentuk sikap kritis santri terhadap isu feodalisme di kalangan pondok pesantren. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan fenomenologis yang dianalisis secara interaktif maka hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk sikap kritis santri pondok pesantren Hidayatul Mubtadi’ien Sobontoro Balen Bojonegoro terhadap isu feodalisme di lingkungan pesantren menitikberatkan pada keterbukaan pesantren baik dalam implementasi aturan dan kebijakan. Santri juga diberikan kebebasan hak dalam menyuarakan aspirasinya baik dalam diskusi ilmiah maupun secara struktural. Pancasila menjadi landasan bagi para santri dalam berpikir dan bertindak. Santri diberikan hak untuk menyuarakan aspirasinya demi kemaslahatan bersama. Meski pesantren memiliki tradisi yang turun-temurun tetapi tradisi tersebut diintegrasikan dengan konsepsi modern di masa kini agar tetap selaras, relevan dan sejalan.
Kata Kunci: sikap kritis, santri, lingkungan pesantren, isu feodalisme, PP Hidayatul Mubtadi’ien
