Pengaruh Model Pembelajaran Round Table Terhadap Kemampuan Kolaborasi Siswa Dalam Pendidikan Pancasila
Abstrak
Kemampuan kolaborasi merupakan salah satu perwujudan esensial dari nilai gotong royong dan musyawarah dalam Pendidikan Pancasila yang belakangan ini mulai mereduksi akibat dominasi metode pembelajaran konvensional yang berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran Round Table terhadap kemampuan kolaborasi siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen pretes posttes control group design penelitian ini menerapkan desain kelompok kontrol pretest-posttest. Sampel penelitian dipilih menggunak purposive sampling yang membagi subjek ke dalam kelas eksperimen dengan perlakuan model Round Table dan kelas kontrol dengan model konvensional. Data kemampuan kolaborasi dikumpulkan melalui instrumen kuesioner penilaian diri dan nilai tes, yang kemudian dianalisis menggunakan uji-t sampel independen dan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan kemampuan kolaborasi yang signifikan antara kedua kelompok, di mana siswa yang dibelajarkan dengan model Round Table menunjukkan tingkat kolaborasi yang jauh lebih baik daripada siswa di kelas konvensional. Lebih lanjut, hasil analisis regresi membuktikan bahwa model Round Table memberikan kontribusi positif dan signifikan dalam memprediksi peningkatan kemampuan kolaborasi siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model Round Table efektif dalam merangsang kontribusi aktif secara merata dan melatih watak kewarganegaraan (civic disposition) siswa.
