Pengaruh Model Pembelajaran Connecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE) Terhadap Prestasi Belajar Siswa

Authors

  • rahmad eka adi IKIP PGRI Bojonegoro
  • Nur Rohman
  • Taufik Hidayat

Abstract

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai, melalui cara empiris, seberapa baik prestasi akademik anak-anak ketika diajarkan keragaman lingkungan menggunakan pendekatan pembelajaran CORE. Penelitian ini menggunakan desain pretest-posttest satu kelompok dan bersifat kuantitatif, dengan desain kausal eksploratif. Partisipan penelitian adalah 32 siswa dari Kelas VII-A di SMP Negeri 1 Ngasem, yang dipilih secara metodis. Penilaian hasil belajar, yang diberikan baik sebelum maupun sesudah pembelajaran, dengan metode dokumentasi tambahan, merupakan tulang punggung alat pengumpulan data. Dengan menggunakan perangkat lunak SPSS 27, uji t sampel berpasangan digunakan untuk mengevaluasi hipotesis setelah data lapangan dikumpulkan. Perubahan yang cukup besar pada kurva skor ditunjukkan oleh temuan analisis deskriptif. Skor rata-rata meningkat dari 46,56 pada pretest menjadi 87,03 pada posttest. Dengan tingkat signifikansi dua arah sebesar 0,001, yang jauh lebih rendah daripada ambang batas 0,05, nilai t yang dihitung secara inferensial sebesar 18,084 ditemukan, yang secara meyakinkan melampaui nilai t penting sebesar 2,034. Kami secara resmi menolak hipotesis nol dan mengadopsi hipotesis alternatif (Ha) berdasarkan fakta-fakta matematis ini. Oleh karena itu, sebagai strategi pengajaran adaptif, model pembelajaran CORE layak didukung karena dampak positifnya yang substansial terhadap hasil belajar siswa.

Downloads

Published

2026-06-19

Issue

Section

Articles