Implikatur Konvensional dalam Wacana Dakwah Digital pada Akun Instagram @quotesadihidayat

Penulis

  • Intan Tripuspita Anjarwati IKIP PGRI Bojonegoro
  • Muhammad Sholehhudin IKIP PGRI Bojonegoro
  • Abdul Ghoni Asror IKIP PGRI Bojonegoro

DOI:

https://doi.org/10.1234/prosiding.v2i1.5237

Kata Kunci:

Implikatur konvensional, wacana dakwah digital, Instagram, @quotes_adihidayat

Abstrak

abstrak—Perkembangan media sosial telah mendorong munculnya berbagai bentuk dakwah digital yang menggunakan bahasa sebagai sarana penyampaian pesan keagamaan. Salah satu akun yang aktif menyebarkan pesan dakwah melalui Instagram adalah @quotes_adihidayat. Wacana dakwah yang terdapat dalam akun ini tidak hanya mengandung makna langsung, tetapi juga mengandung makna tersirat yang dapat dipelajari melalui implikatur konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna implikatur konvensional dalam wacana dakwah digital di akun Instagram @quotes_adihidayat. Selain itu, artikel ini ditulis untuk berkontribusi pada pengembangan studi pragmatik, khususnya mengenai implikatur konvensional dalam media dakwah digital, serta untuk menjadi referensi bagi penelitian serupa yang mengkaji penggunaan bahasa dalam media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian berupa kutipan wacana dakwah digital yang mengandung implikatur konvensional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, sedangkan teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implikasi konvensional dalam wacana dakwah digital di akun Instagram @quotes_adihidayat mengandung berbagai makna implisit yang berkaitan dengan rasa syukur, pentingnya istigfar (bertaubat), persiapan menghadapi kematian, makna kekayaan, dan optimisme dalam menghadapi cobaan hidup. Makna-makna ini disampaikan secara tidak langsung, sehingga memperkuat efektivitas pesan dakwah yang disampaikan kepada pembaca.

Kata kunci—Implikatur konvensional, wacana dakwah digital, Instagram, @quotes_adihidayat

 

Abstract—The development of social media has encouraged the emergence of various forms of digital da'wah that use language as a means of conveying religious messages. One account that actively spreads da'wah messages through Instagram is @quotes_adihidayat. The da'wah discourse contained in this account not only contains direct meaning, but also contains implied meaning that can be learned through conventional implicature. This study aims to describe the meaning of conventional implicature in the digital da'wah discourse on the Instagram account @quotes_adihidayat. In addition, this article was written to contribute to the development of pragmatic studies, particularly regarding conventional implicature in digital da'wah media, and to serve as a reference for similar studies that examine the use of language in social media. This study uses a qualitative approach with a descriptive method. The research data are in the form of digital da'wah discourse quotations containing conventional implicature. Data collection techniques are carried out through documentation, while data analysis techniques are carried out through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The research results show that the conventional implications in the digital da'wah discourse on the Instagram account @quotes_adihidayat contain various implicit meanings related to gratitude, the importance of istigfar (repentance), preparation for death, the significance of wealth, and optimism in facing life's trials. These meanings are conveyed indirectly, thus strengthening the effectiveness of the da'wah message conveyed to readers.

Keywords—conventional implicature, digital preaching discourse, Instagram, @quotes_adihidayat

Referensi

Arikunto, S. (2020). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Hermanto, M. D., Sholehhudin, M., & Udin, S. (2025, May). Analisis Tindak Tutur Ilokusi dan Perlokusi Pada Interaksi Kasir dan pelanggan Kafe di Bojonegoro. In Seminar Nasional Inovasi pendidikan dan Pembelajaran (Vol. 1, No. 1, pp. 350-365). https://repository.ikippgribojonegoro.ac.id/3127/1/Moh%20Dika%20Hermanto_21110024%20-%20Lous%20alesander-1-25.pdf.

Laili, N., & Pratama, R. (2023). Implikatur konvensional dan nonkonvensional dalam konten dakwah digital: Kajian pragmatik terhadap media sosial Ustaz Adi Hidayat. Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya, 8(2), 66–78. https://ejournal.unair.ac.id/jbsb/article/view/21405.

Lestari, S. D. (2023). Pragmatik dan pemahaman makna tersirat dalam komunikasi sehari-hari. Jurnal Bahasa dan Sastra, 9(2), 58–70. https://ejournal.unib.ac.id/index.php/jbs/article/view/12732.

Manao, M. M. (2021). Metode dokumentasi dalam penelitian kualitatif. Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra.

Marsita, R., & Asror, A. G. (2025, May). Analisis Sosiologi pada Novel Pulau Pendidaktis Karya Ferella Maeriza. In Seminar Nasional Inovasi pendidikan dan Pembelajaran (Vol. 1, No. 1, pp. 1177-1187). https://prosiding.ikippgribojonegoro.ac.id/index.php/Smpipp/article/view/3354.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.

Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Pratamanti, E. D., & Daryono, D. (2021). Implikatur pada meme Islam di Instagram sebagai wujud digitalisasi media dakwah: Kajian pragmatik. Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 23(2), 10–20. https://journals.usm.ac.id/index.php/jdsb/article/download/3484/5151.

Qomaruddin, M., & Sa'diyah, H. (2024). Analisis data kualitatif model interaktif dalam penelitian kebahasaan. Jurnal Kajian Bahasa dan Pembelajaran.

Rahmawati, F. (2024). Implikatur percakapan dalam konten dakwah digital: Kajian pragmatik terhadap pesan dakwah Ustazah Mumpuni Handayekti. Linguistik dan Dakwah Digital, 4(2), 45–59. https://ejournal.iainkendari.ac.id/index.php/linguistik-dakwah/article/view/1549.

Ramadhani, D. (2024). Penerapan teori Grice dalam mengidentifikasi implikatur konvensional pada wacana daring. Bahtera Linguistika: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra, 12(1), 4–15. https://journal.bahteralinguistika.id/index.php/bl/article/view/4391.

Rindayati, E., et al. (2022). Pendekatan deskriptif kualitatif dalam analisis fenomena sosial dan kebahasaan. Jurnal Penelitian Humaniora.

Setyaningrum, P., & Nurhadi, A. (2024). Analisis pragmatik pada wacana dakwah digital: Implikatur dan kesantunan. Wacana: Jurnal Bahasa dan Komunikasi, 8(3), 55–69. https://ejournal.unair.ac.id/wacana/article/view/20345.

Yusuf, M. (2022). Komunikasi dakwah digital dan pesan. Jakarta: Pustaka Nusantara.

Diterbitkan

2026-06-03

Terbitan

Bagian

Articles