Analisis Makna Gramatikal pada Opini Sindonews 20 April 2026 “30% belanja pegawai, mungkinkah?”
DOI:
https://doi.org/10.1234/prosiding.v2i1.5221Kata Kunci:
Makna, Gramatikal, OpiniAbstrak
abstrak— Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna gramatikal dalam opini Sindonews tanggal 20 April 2026 berjudul “30% Belanja Pegawai, Mungkinkah?”. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa artikel opini dari media daring Sindonews. Data penelitian berbentuk kata, frasa, dan kalimat yang mengandung makna gramatikal. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode simak dan catat, sedangkan validasi data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam artikel opini tersebut ditemukan tiga bentuk makna gramatikal, yaitu afiksasi, reduplikasi, dan komposisi. Bentuk afiksasi menjadi yang paling dominan karena banyak digunakan dalam pembahasan kebijakan dan pengelolaan anggaran pemerintah. Reduplikasi digunakan untuk menunjukkan makna jamak atau banyaknya tindakan dan program, sedangkan komposisi digunakan untuk membentuk istilah khusus dalam bidang ekonomi dan pemerintahan. Penggunaan makna gramatikal dalam artikel opini tersebut berfungsi untuk memperjelas informasi serta mempertegas maksud penulis dalam menyampaikan pandangan mengenai pengelolaan belanja pegawai daerah.
Kata kunci— Makna, Gramatikal, Opini
Abstract— This study aims to describe the grammatical meaning in the Sindonews opinion piece dated April 20, 2026, titled “30% of the Budget for Employees: Is It Possible?”. This study employs a qualitative descriptive method, with data sources consisting of opinion articles from the online media outlet Sindonews. The research data consists of words, phrases, and sentences containing grammatical meaning. Data collection was conducted using the observe-and-record method, while data validation utilized the triangulation technique. The results indicate that three forms of grammatical meaning were identified in the opinion article: affixation, reduplication, and compounding. Affixation was the most dominant form because it was frequently used in discussions of government policy and budget management. Reduplication was used to indicate plurality or the frequency of actions and programs, while composition was used to form specialized terms in the fields of economics and government. The use of grammatical meanings in theseopinion articles served to clarify information and reinforce the author’s intent in conveying their views on the management of local government employee expenditures.
Keywords— Meaning, Grammar, Opinion
Referensi
Ansori, M. S. (2021). Perubahan makna bahasa: Semantik-leksiologi. SEMIOTIKA: Jurnal Ilmu Sastra dan Linguistik, 22(2), 151–162. https://doi.org/10.19184/semiotika.v22i2.24651
Asmara, E., Amanu, H., & Evanne, L. (2021). Opini publik tentang kenaikan iuran BPJS Kesehatan (studi deskriptif opini mahasiswa Universitas Sumatera Selatan). Al-KALAM: Jurnal Komunikasi, Bisnis dan Manajemen, 8(1), 104–116. https://dx.doi.org/10.31602/al-kalam.v8i1.4162
Basaria, I. (2018). Relasi gramatikal subjek bahasa Pakpak Dairi: Kajian tipologi. Talenta Conference Series: Local Wisdom, Social, and Arts (LWSA), 1(1), 049–058. https://doi.org/10.32734/lwsa.v1i1.140
Brahmana, R. A. (2022). Aliansi gramatikal pada bahasa Mandarin: Tipologi bahasa. LINGUA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 19(2), 113–121. https://doi.org/10.30957/lingua.v19i2.741
Brahmana, R. A., & Mulyadi. (2022). Aliansi gramatikal pada bahasa Mandarin: Tipologi bahasa. LINGUA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 19(2), 113–121. https://doi.org/10.30957/lingua.v19i2.741
Burstein, P. (2003). The impact of public opinion on public policy: A review and an agenda. Political Research Quarterly, 56(1), 29–40. https://doi.org/10.1177/106591290305600103
Fadli, & Rijal, M. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 21(1), 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.38075
Gani, S. (2019). Kajian teoritis struktur internal bahasa (fonologi, morfologi, sintaksis, dan semantik). A Jamiy: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab, 7(1), 1–20. https://dx.doi.org/10.31314/ajamiy.7.1.1-20.2018
Haq, Z., Rasul, T., Hampu, L., & Burhan, M. (2025). Pelatihan sintaksis fungsional basic structure untuk meningkatkan keterampilan speaking dan writing guru SMK. Darma Cendekia, 4(2), 127–137. https://doi.org/10.60012/dc.v4i2.182
Haromain, M. S. (2023). Peran humas dan manajemen opini publik di SMP-SMA Al Binaa Islamic Boarding School. Jurnal Penelitian Inovatif, 3(3), 545–552. https://doi.org/10.54082/jupin.209
Hieronimus Chrisantus Soa, Danar Aswim, & H. Rodja Abdul Natsir. (2023). Makna minuman tradisional (moke) ditinjau dari adat masyarakat Sikka (studi kasus di Desa Wairterang). Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan, 1(4), 20–36. https://doi.org/10.59031/jkppk.v1i4.259
Kurniawati, A. (2023). Kemampuan menentukan kalimat fakta dan opini dalam surat kabar harian Radar Lampung pada siswa kelas IX SMP Negeri 42 Bandar Lampung. Warahan: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 5(1), 265–272. https://eskripsi.stkippgribl.ac.id/index.php/warahan/article/view/675
Laila Faza Naimah, Rizky Aprilia, Fitriani Nuraisah, Mei Purweni, Asep Purwo Yudi Utomo, & Didi Pramono. (2023). Analisis kalimat fakta dan opini dalam teks artikel pada buku IPS kelas X SMA Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial (Jupendis), 1(2), 157–172. https://doi.org/10.54066/jupendis-itb.v1i2.294
Nugroho, C. I., Septika, H. D., & Muhlis, M. (2024). Pengembangan Eduvane (e-modul Canva dan Heyzine) pada materi fakta dan opini di kelas V SDN 011 Samarinda Kota tahun pembelajaran 2023/2024. Jurnal Basataka (JBT), 7(2), 534–548. https://doi.org/10.36277/basataka.v7i2.484
Prayudi, S., & Nasution, W. (2020). Ragam bahasa dalam media sosial Twitter. Jurnal Metamorfosa, 8(2), 269–280. https://doi.org/10.46244/metamorfosa.v8i2.1140
Putri, S. L. (2026). Slogan makna iklan produk minuman Ichitan: Kajian semantik. Jurnal Manajemen Pendidikan, 11(1), 12–26. https://doi.org/10.34125/jmp.v11i1.1630
Qadri, M. (2020). Pengaruh media sosial dalam membangun opini publik. Qaumiyyah: Jurnal Hukum Tata Negara, 1(1), 49–63. https://doi.org/10.24239/qaumiyyah.v1i1.4
Ramadhani, & Adinda, & Febriyana, M. (2024). Teknik simak catat bagi pemelajar BIPA dalam kemampuan menulis kosakata. Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 9(1), 45–56. https://doi.org/10.32528/bb.v10i1.2927
Ratna Sophia, & Fitriyani, M. (2024). Analisis jenis-jenis makna pada buku self-improvement Aku Ada di Sini untuk Mendengarkanmu karya Irma Gustiana (kajian semantik). Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 2(1), 22–33. https://doi.org/10.15575/jelli.v2i1.810
Ratnasari, M., & Yuanita, A. (2025). Perubahan makna pada kosakata bahasa gaul generasi Z dan Alpha: Studi kasus penggunaan media sosial. Jurnal Sapala, 12(2), 46–56. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-sapala/article/view/72121
Sianturi, E. R. A. S., Pakpahan, J., & Sidharta, J. (2026). Pengaruh audit tenure, ukuran kantor akuntan publik, dan profitabilitas terhadap audit delay dengan opini audit sebagai variabel moderasi (studi empiris pada perusahaan sub-sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019–2023). Jurnal Akuntansi dan Pengungkapan Berkelanjutan, 2(1), 1–21. https://ejournal.uki.ac.id/index.php/jsad/article/view/7985
Sudaryat, Y. (2013). Fungsi gramatikal dan semantis sufiks -eun dalam bahasa Sunda. Lokabasa, 4(1). https://doi.org/10.17509/jlb.v4i1.3132
Susanto, D. A., Adi, A. B. P. K., Setyorini, A., Wiyaka, & Bimo, D. S. (2024). Makna tindak tutur ilokusi pada khotbah hari raya keagamaan Islam: Sebuah kajian pragmatik. Inovatif: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial, 4(6), 5280–5289. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i6.16855
Ukhrawiyah, F. (2019). Perubahan makna kosakata bahasa Arab yang diserap ke dalam bahasa Indonesia. Al-Ma'rifah, 16(2), 132–139. https://doi.org/10.21009/almakrifah.16.02.03
Umiyati, M. (2015). Prioritas aspek-aspek tipologi linguistik pada pemetaan masalah-masalah kebahasaan. RETORIKA: Jurnal Ilmu Bahasa, 1(2), 279–297. https://doi.org/10.22225/jr.1.2.34.279-297
Wadhi, H., Purba, C. A., Sitanggang, M. A., & Waruwu, N. (2021). Analisis kohesi gramatikal dan leksikal pada novel Kekang karya Stefani Bella. Jurnal Sociohumaniora Kodepena (JSK), 2(2), 185–199. https://doi.org/10.54423/jsk.v2i2.85
Wahyuni, R. (2019). Analisis perubahan makna gairaigo dalam komik Accel World jilid 1 karya Reki Kawahara dan Hiroyuki Aigamo (Doctoral dissertation, Universitas Sumatera Utara). http://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/14499
Wati, E. W., & Riauan, M. A. I. (2025). Opini penyiar RRI Pekanbaru tentang penggunaan artificial intelligence dalam produksi konten siaran radio. Jurnal Manajemen Komunikasi dan Organisasi, 4(1), 14–21. https://doi.org/10.55985/jcmo.v4i1.201
Widodo, & Fatwa. (2018). Evaluasi partisipasi masyarakat pada pembangunan infrastruktur dalam konteks pemberdayaan masyarakat. JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat), 5(2), 108–121. https://doi.org/10.21831/jppm.v5i2.15932
Wulandari, S. (2021). Makna simbolik dalam tahlilan masyarakat Gorontalo di Desa Panggulo. Jurnal Tradisi Lisan Nusantara, 1(1). https://doi.org/10.51817/jtln.v1i1.269
Yuliani, & Wiwin. (2018). Metode penelitian deskriptif kualitatif dalam perspektif bimbingan dan konseling. QUANTA: Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan, 2(2), 83–91. https://doi.org/10.22460/q.v2i2p83-91.1641
