Kajian Daya Ilokusi dan Efek Perlokusi pada Percakapan Pedagang dengan Pelanggan di Pasar Bojonegoro

Authors

  • Trio Artandana IKIP PGRI Bojonegoro
  • Abdul Ghoni Asror IKIP PGRI Bojonegoro
  • Masnuatul Hawa IKIP PGRI Bojonegoro

DOI:

https://doi.org/10.1234/prosiding.v2i1.5749

Keywords:

Pragmatik, Daya Ilokusi, Efek Perlokusi, Pedagang, Pelanggan

Abstract

abstrak-Kajian ini bertolak dari kenyataan bahwa percakapan jual beli di pasar tidak berhenti pada pertukaran informasi maupun pemenuhan kebutuhan transaksi. Melalui ujaran, pedagang dan pelanggan juga menyisipkan kehendak tertentu yang kemudian dapat memunculkan tanggapan dari lawan bicara. Fenomena tersebut memperlihatkan adanya daya ilokusi serta akibat perlokusi yang perlu dipahami dengan mempertimbangkan situasi komunikasi. Tujuan kajian ini adalah untuk memaparkan ragam dan pemaknaan ilokusi serta perlokusi yang muncul dalam percakapan antara pedagang dan pelanggan di pasar Bojonegoro. Pendekatan yang digunakan bersifat deskriptif kualitatif. Bahan kajian berupa ujaran yang diperoleh ketika transaksi berlangsung di Pasar Wisata Bojonegoro dan Pasar Halte Bojonegoro. Data dihimpun dengan menyimak percakapan, merekamnya, membuat catatan, lalu mengalihwahanakan rekaman ke dalam bentuk transkripsi. Tahap pengolahan dilakukan melalui penandaan data, pengelompokan, dan penafsiran dengan memperhatikan latar tutur, maksud penutur, bentuk ujaran, serta tanggapan mitra tutur. Dari proses tersebut diperoleh 24 data, yang terdiri atas 19 data berdaya ilokusi dan 5 data berefek perlokusi. Pada kelompok ilokusi tercatat 4 data asertif, 8 data direktif, 3 data komisif, 3 data ekspresif, dan 1 data deklaratif. Adapun kelompok perlokusi memuat 3 respons verbal serta 2 respons verbal-nonverbal. Direktif menjadi kategori ilokusi yang paling sering ditemukan karena digunakan untuk mendorong tindakan atau mengundang respons tertentu dari mitra bicara. Pemaknaan setiap ujaran ditentukan oleh konteks beserta sasaran komunikatif penutur, sedangkan efek perlokusi tampak melalui jawaban lisan ataupun tindakan nonverbal pihak yang menerima tuturan. Temuan tersebut menegaskan bahwa percakapan antara pedagang dan pelanggan di pasar Bojonegoro bukan semata-mata aktivitas transaksi, melainkan juga ruang pembentukan fungsi komunikasi dan relasi antarpersonal melalui daya ilokusi dan efek perlokusi.

Kata kunci-Pragmatik, Daya Ilokusi, Efek Perlokusi, Pedagang, Pelanggan.

Abstrac-Market transactions involve more than exchanging information or completing purchases; speakers also embed particular intentions in their utterances and may provoke observable reactions from the people they address. This communicative situation provides a basis for examining illocutionary force and perlocutionary effects in relation to the circumstances in which the utterances occur. This study aims to describe the forms and interpretations of illocution and perlocution found in conversations between traders and customers in Bojonegoro markets. A descriptive qualitative design was applied. The material consisted of naturally occurring utterances recorded during trading activities at Bojonegoro Tourism Market and Halte Market. The data were collected by listening to the interactions, recording them, taking field notes, and converting the recordings into written transcripts. The data were then marked, grouped, and interpreted with reference to the speech situation, the speaker's intention, the linguistic form, and the interlocutor's reaction. The analysis produced 24 data items, consisting of 19 instances with illocutionary force and 5 instances showing perlocutionary effects. The illocutionary group comprised 4 assertives, 8 directives, 3 commissives, 3 expressives, and 1 declarative, whereas the perlocutionary group contained 3 verbal reactions and 2 combined verbal-nonverbal reactions. Directives occurred most frequently because they were employed to prompt an action or invite a particular response from the addressee. The interpretation of each utterance was shaped by its context and the speaker's communicative objective, while perlocutionary effects became visible through spoken responses or nonverbal actions. These findings indicate that trader-customer exchanges in Bojonegoro markets function not only as commercial transactions but also as a space for establishing communicative functions and interpersonal relationships through illocutionary force and perlocutionary effects.

Keywords-Pragmatics, Illocutionary Force, Perlocutionary Effects, Traders, Customers.

References

Agung, E. N. K., Wijayawati, D., & Pujihastuti, E. (2021). Deiksis dalam pidato pembina upacara di SD Negeri Sidorejo sebagai bahan ajar materi pidato kelas IX (kajian pragmatik). Prawara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 2(1), 24–31. https://jos.unsoed.ac.id/index.php/jpbsi/article/view/4315

Ahmadi, A., Ismail, I., & Suprayitno, K. (2024). Menggali kearifan lokal: Pendampingan masyarakat untuk meningkatkan literasi Al-Qur'an dan bahasa Arab. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 1256–1268. https://doi.org/10.31949/jb.v5i1.7941

Asror, A. G., & Sholehhuddin, M. (2016). Analisis bahasa pencitraan iklan politik Pilkada Kabupaten Tuban tahun 2015. Pedagogia: Jurnal Pendidikan, 5(2). https://doi.org/10.21070/pedagogia.v5i2.251

Astutik, D., Hawa, M., & Matin, M. F. (2023). Analisis pragmatik bentuk-bentuk penyimpangan prinsip kerja sama dalam novel Argantara karya Falistiyana serta relevansinya dengan pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Prosiding Seminar Nasional Daring: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 83–97. https://doi.org/10.31332/aladl.v3i1.1996

Bawamenewi, A. (2020). Analisis tindak tutur bahasa Nias sebuah kajian pragmatik. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 3(2), 200–208. http://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jrpp/article/view/1217

Cahyo, A. N. (2022). Tindak tutur lokusi, ilokusi dan perlokusi dalam interaksi penjual dengan pembeli di Pasar Raya MMTC. Jurnal Serunai Bahasa Indonesia, 19(2), 144–153. https://www.ejournal.stkipbudidaya.ac.id/index.php/je/article/view/675

Cicilia, V. D., Susylowati, E., Zakiyah, F., & Sandy, D. K. (2024). Eksplorasi campur kode dalam interaksi pelanggan dan barista di kopi Kelud Bangkalan. Journal of Social, Culture, and Language, 2(2), 1-9. https://journal.trunojoyo.ac.id/jscl/article/view/25588/9605

Fitria, T., & Amrillah, M. (2021). Media komunikasi guru terhadap penyandang tunarungu selama pandemi. J-KIs: Jurnal Komunikasi Islam, 2(2), 113-122. https://ejurnal.iaipd-nganjuk.ac.id/index.php/j-kis/article/view/335

Fitrianti, E., & Khairani, Z. (2024). PENERAPAN BASE CASE METHOD DALAM PEMBELAJARAN PRAGMATIK PADA MATERI KONTEKS. Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah, 9(4), 427-437. https://ejurnal.stkippessel.ac.id/index,php/kp/article/view/641

Frandika, E., & Idawati, I. (2020). Tindak tutur ilokusi dalam film pendek “Tilik (2018)”. Pena Literasi: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 3(2), 61-69. DOI: https://doi.org/10.24853/pl.3.2.61-69

Hoerudin, C. W. (2021). Implementasi Bahasa Indonesia sebagai identitas nasional dan sarana penguatan karakter masyarakat. Kelola: Jurnal Ilmu Sosial, 4(2), 24-31. DOI: https://doi.org/10.54783/jk.v4i2.506

Downloads

Published

2026-06-03

Issue

Section

Articles