Bentuk Perlawanan Perempuan terhadap Dominasi Laki-Laki dalam Novel Nyutrayu Karya Joko Gesang Santoso Studi: Feminisme Eksistensialis

Authors

  • Putri Fajar Desi Nonita Aysiah IKIP PGRI Bojonegoro
  • Muhamad Sholehhudin IKIP PGRI Bojonegoro
  • Abdul Ghoni Asror IKIP PGRI Bojonegoro

DOI:

https://doi.org/10.1234/prosiding.v2i1.4921

Keywords:

Perlawanan Perempuan, Dominasi Laki-Laki, Feminisme Eksistensialis, Novel Nyutrayu

Abstract

abstrak— Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana perempuan melawan kekuasaan laki-laki dalam novel Nyutrayu karya Joko Gesang Santoso melalui lensa feminisme eksistensialis yang dipelopori oleh Simone De Beauvoir. Isu ketidaksetaraan gender dan kekuasaan patriarki masih sering digambarkan dalam sastra, melalui tokoh perempuan yang berjuang untuk mencapai kebebasan dan eksistensi mereka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan deskriptif kualitatif berdasarkan pemikiran feminis eksistensialis milik Simone De Beauvoir. Novel Nyutrayu karya Joko Gesang Santoso merupakan sumber data utama yang digunakan dalam penelitian ini. Data dalam penelitian ini mencakup kutipan naratif dan dialog yang mencerminkan perlawanan perempuan terhadap pengaruh dominasi laki-laki. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik membaca mendalam dan pencatatan, sedangkan analisis data menggunakan metode analisis isi. Temuan penelitian menunjukkan adanya 26 data yang mencakup perlawanan perempuan terhadap dominasi laki-laki. Data tersebut mencakup lima kategori yaitu perlawanan psikologis, tanda kesadaran perempuan dalam menegaskan kebebasan mereka;perlawanan Verbal, menyampaikan penolakan terhadap posisi subordinat; perlawanan strategis atau kolektif memiliki tujuan untuk mencapai kebebasan Eksistensial; perlawanan fisik, yang dipandang sebagai upaya untuk mempertahankan identitas diri; dan penolakan terhadap sistem patriarki ialah sebuah langkah menuju perlawanan terhadap dominasi laki-laki. Berdasarkan perspektif feminisme eksistensialis Simone De Beauvoir, berbagai bentuk perlawanan menunjukkan upaya para tokoh perempuan untuk meninggalkan posisi mereka sebagai orang lain dan menegakkan identitas dirinya sendiri sebagai subjek dengan kebebasan untuk membuat pilihan hidup. Dengan demikian, Novel Nyutrayu ini menggambarkan perempuan sebagai tokoh yang berperan aktif dalam menghadapi ketidakadilan dan memperjuangkan eksistensi mereka dalam sistem patriarki.

Kata kunci— Perlawanan Perempuan, Dominasi Laki-Laki, Feminisme Eksistensialis, Novel Nyutrayu

 

Abstract— This study aims to analyze how women resist male power in Joko Gesang Santoso's novel Nyutrayu through the lens of existentialist feminism popularized by Simone de Beauvoir. The issue of gender inequality and patriarchal power is still often depicted in literature, often through female characters who struggle to achieve their freedom and existence. The method used in this study is a qualitative descriptive approach based on the existentialist feminist thought of Simone de Beauvoir. Joko Gesang Santoso's novel Nyutrayu is the main data source in this study. The data includes narrative excerpts and dialogues that reflect women's resistance to the influence of male domination. Data collection was carried out through in-depth reading and note-taking techniques, while data analysis was applied through content analysis methods. The research findings show that there are 26 data that describe women's resistance to male domination. The data includes five categories: psychological resistance, a sign of women's awareness in asserting their freedom; verbal resistance, which serves to convey rejection of subordinate positions; strategic or collective resistance aimed at achieving existential freedom; physical resistance, which is seen as an effort to maintain self-identity; and rejection of the patriarchal system, a step towards resistance against male domination. Based on Simone de Beauvoir's existentialist feminist perspective, these various forms of resistance demonstrate the female characters' efforts to leave their position as others and assert themselves as subjects with the freedom to make life choices. Thus, Nyutrayu's novel depicts women as active figures in confronting injustice and fighting for their existence within a patriarchal system.

Keywords—Female Resistance, Male Domination, Existentialist Feminism, Nyutrayu's Novel.

References

Adella, S., Siahaan, E. M., Fazira, N. R., & Daulay, M. A. J. (2025). Eksistensi perempuan dalam serial Gadis Kretek: Kajian feminisme eksistensialis Simone de Beauvoir. Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra), 10(2), 612–632. https://doi.org/10.36709/bastra.v10i2.1305.

Azzahra, N. (2022). Eksistensi perempuan dalam novel Jumhuriyyatu Ka’anna karya Alaa al-Aswany: Kajian feminisme eksistensialis Simone de Beauvoir. Middle Eastern Culture & Religion Issues, 1(2), 116-132. https://www.academia.edu/download/98257397/2220.pdf.

Budiharto, S., & Fitriana, D. (2025). Analisis Keterampilan Proses Peserta Didik pada Mata Pelajaran Geografi dengan Menggunakan Model Project Based Learning berbantu Google Earth. Jurnal Jendela Pendidikan, 5(02), 292-300. https://doi.org/10.57008/jjp.v5i02.1318.

DE BEAUVOIR, E. S., & A’YUNI, K. U. R. O. T. U. N. Mengupas Feminisme Dalam Buku “Ada Serigala Betina dalam Diri Setiap Perempuan” (KAJIAN FEMINISME).

Fitri, N. N., Supena, A., & Solihat, I. (2025). Citra Perempuan Dalam Novel Nyutrayu Karya Joko Gesang Santoso: Kritik Sastra Feminisme The Image Of Women In Joko Gesang Santoso's Novel Nyutrayu: A Feminist Literary Criticism. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11(5. D), 220-230. https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/10470.

Haryono, E. (2023). Metodologi penelitian kualitatif di perguruan tinggi keagamaan Islam. An-Nuur, 13(2).

Lubis, R., & Ikawati, E. (2025). Sastra dalam perspektif pendidikan: Kajian pengertian, jenis, dan bentuk apresiasi. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 11(04), 275–285.

Muyassaroh, M. (2021). Dimensi gender dalam novel-novel Indonesia periode 1920–2000-an berdasarkan kajian kritik sastra feminis. KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 7(2), 366–387. https://doi.org/10.22219/kembara.v7i2.16558.

Saragih, A. K., Manik, N. S., & Samosir, R. R. Y. B. (2023). Hubungan imajinasi dengan karya sastra novel. Asas: Jurnal Sastra, 10(2), 100–110.

Sihombing, G. N., Sitorus, M. H., Hutagalung, B. T., Sinambela, M., & Firmando, H. B. (2024). Upaya perempuan dalam menghadapi budaya patriarki pada masyarakat batak toba di Desa Parhorboan Kecamatan Pagaran Kabupaten Tapanuli Utara. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 3(4), 4597-4606. https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/1377.

Uswatun, N. (2025). Eksistensi perempuan dalam novel lebih senyap dari bisikan karya andina dwifatma dan implikasinya terhadap pembelajaran bahasa indonesia di sma.

Downloads

Published

2026-06-03

Issue

Section

Articles