Peran Storytelling Digital dalam Meningkatkan Keterampilan Berbicara Mahasiswa Bahasa Indonesia di Era Disrupsi
DOI:
https://doi.org/10.1234/prosidingukmpr.v4i1.5647Kata Kunci:
era disrupsi, keterampilan berbicara, storytelling digitalAbstrak
Dominasi komunikasi teks di era disrupsi digital mengikis kepekaan interaksi sosial dan menyebabkan mahasiswa kaku saat berbicara formal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran metode Digital Storytelling (DST) dalam meningkatkan keterampilan berbicara mahasiswa Bahasa Indonesia. Melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR), data sekunder dari buku dan jurnal ilmiah dikumpulkan menggunakan teknik simak, baca, dan catat, lalu di validasi dengan triangulasi teori. Hasil analisis menunjukkan bahwa DST memiliki peran signifikan dalam: 1) mempermudah visualisasi ide untuk membangun rasa percaya diri, 2) melatih struktur narasi agar penyampaian gagasan lebih sistematis, 3) mengombinasikan elemen multimodal demi menghasilkan artikulasi vokal yang presisi, 4) memperkuat retensi ingatan terhadap substansi materi bacaan, dan 5) meningkatkan kemampuan adaptasi mahasiswa terhadap literasi komunikasi digital. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa digital storytelling berperan penting sebagai media transformatif yang tidak hanya mengasah aspek kebahasaan dan retorika mahasiswa, tetapi juga mengintegrasikan teknologi digital untuk mengatasi kekakuan berbicara formal di era disrupsi.
Referensi
Alam, D. R. M., Firdaus, R., & Jaenudin, J. (2023). Urgensi pendidikan character Islami di era disrupsi. Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 7(3), 1131-1144. https://doi.org/10.35931/am.v7i3.2344.
Angelina, P., Kartadinata, S., & Budiman, N. (2021). Kompetensi pedagogik guru di era disrupsi pendidikan dalam pandangan Islam. Ta’dibuna: Jurnal Pendidikan Islam, 10(2), 305-319. http://dx.doi.org/10.32832/tadibuna.v10i2.4863.
Bashori, B. (2018). Pendidikan politik di era disrupsi. Sukma: Jurnal Pendidikan, 2(2), 287-310. https://doi.org/10.32533/02207.2018.
Hidayat, M. T., & Budiman, A. (2020). Transformasi budaya akademik dan perubahan interaksi pembelajaran virtual. Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran, 4(2), 210-224. https://doi.org/10.21831/jk.v4i2.29853.
Hidayat, R., & Utami, S. (2023). Transformasi komunikasi organisasi dan tantangan budaya kerja di era disrupsi. Jurnal Komunikasi Profesional, 7(2), 185-199. https://doi.org/10.25139/jkp.v7i2.5891.
Kurnia, N., & Wijayanto, H. (2019). Tantangan literasi digital dan komunikasi politik di era disrupsi informasi. Jurnal Aspikom, 4(1), 55-69. http://dx.doi.org/10.24329/aspikom.v4i1.412.
Kurniawan, H., & Setiawan, A. (2020). Desensitisasi sosial: Perubahan pola komunikasi masyarakat perkotaan di era disrupsi media. Jurnal Aspikom, 5(1), 112-125. http://dx.doi.org/10.24329/aspikom.v5i1.621.
Lasmawan, I. W. (2019). Era disrupsi dan implikasinya bagi reposisi makna dan praktek pendidikan (Kaji petik dalam perspektif elektrik sosial analisis). Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 1(1), 54–65. https://doi.org/10.23887/jmpppkn.v1i1.13.
Nugroho, C., & Utomo, P. (2022). Etika komunikasi digital dan pergeseran perilaku interaksi netizen di era disrupsi. Jurnal Komunikasi Profesional, 6(3), 290-305. https://doi.org/10.25139/jkp.v6i3.4912.
Prasetyo, A., & Kurniawan, D. (2022). Konstruktivisme sosial digital: Reorientasi interaksi pembelajaran di era disrupsi. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 7(4), 145-155. https://doi.org/10.17977/jptpp.v7i4.15321.
Pratama, A. R. (2022). Pergeseran nilai berita dan tantangan komunikasi massa di era disrupsi media. Jurnal Kajian Jurnalisme, 6(1), 12-25. https://doi.org/10.24198/jkj.v6i1.36214.
Pratama, B. A., & Ayub, M. (2021). Pergeseran budaya nongkrong dan interaksi sosial virtual remaja di era disrupsi digital. Jurnal Studi Komunikasi, 5(2), 412-428. https://doi.org/10.25139/jsk.v5i2.3391.
Rakhmawati, F., & Lestari, P. (2022). Konstruksi identitas dan dinamika interaksi di ruang siber pada era disrupsi. Jurnal Komunikasi: Malaysia Journal of Communication, 38(1), 89-104. https://doi.org/10.17576/JKMJC-2022-3801-06.
Rakhmawati, F., Fitri, S., & Lestari, P. (2021). Pola komunikasi keluarga dalam menghadapi disrupsi digital pada remaja. Jurnal Komunikasi: Malaysia Journal of Communication, 37(2), 245-261. https://doi.org/10.17576/JKMJC-2021-3702-15.
Ramadhan, F., & Fitriani, R. (2022). Pergeseran perilaku sosial dan pola komunikasi mahasiswa di ruang kuliah virtual era disrupsi. Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan, 7(2), 112-123. https://doi.org/10.17977/um038v7i22022p112.
Ridwan, M. (2020). Pendidikan di Indonesia menyongsong era disrupsi 4.0. Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains, 9(2), 269-280. https://doi.org/10.19109/intelektualita.v9i2.6138.
Wibowo, S., & Lestari, P. (2023). Mengatasi fenomena teknostres: Dinamika interaksi sosial siswa di platform pembelajaran daring. Jurnal Pedagogia, 12(1), 75-89. https://doi.org/10.21070/pedagogia.v12i1.1852.
Muliadi, M., Noer, M. A., & Nisa, K. (2022). Retorika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 15(1). https://doi.org/10.26858/retorika.v15i1.23351.
Putri, A. S., & Susiati, S. (2022).Palimpsest: Journal of Linguistics and Literature, 11(1). https://doi.org/10.24256/p.v11i1.2504.
Sari, M., & Al-Hafzh, M. (2021). English Language and Literature, 10(1). https://doi.org/10.24036/ell.v10i1.111816.
Puspitasari, H. R., Widiarti, N., & Subali, B. (2025). Digital storytelling for enjoyable and effective Learning in the Technological Era (2020–2025). Pedagogia: Jurnal Pendidikan, 14(2), 160-166. https://doi.org/10.21070/pedagogia.v14i2.1905.
Ita Rosvita, Bungatang, & Airin Aqmarina. (2025). Teknik sorytelling berbasis tema dalam meningkatkan keterampilan berbicara mahasiswa PBI FBS UNM. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 3(4), 2997–3000. https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.1008.
Amanda, C. T., Fadhia, H. D., & Putri, Y. C. (2025). Penerapan metode storytelling terhadap kemampuan berbicara dan kepercayaan diri siswa dalam pelajaran Bahasa Indonesia. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 72–81. https://doi.org/10.23699/jp.v10i2.26940.
Widiantari, N. M., & Kristiantari, M. G. R. (2023). Model pembelajaran storytelling berbantuan buku cerita meningkatkan keterampilan berbicara. Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru, 6(3), 614–623. https://doi.org/10.23887/jippg.v6i3.64760.
Wulan, A. N., dkk. (2024). Pengembangan media pembelajaran digital storytelling untuk peningkatan kompetensi menulis teks narasi. Jurnal Ilmiah Dikdaya, 14(2), 617-622. https://doi.org/10.33087/dikdaya.v14i2.727.
Mubarak, A. F., Rozi, F., & Husin, M. (2022). Penggunaan metode storytelling dalam pembelajaran sebagai upaya meningkatkan keterampilan berbicara. AR-RIAYAH: Jurnal Pendidikan Dasar, 6(2), 183–200. https://doi.org/10.29240/jpd.v6i2.5520.
Munawaroh, M. (2023). Efektivitas media cerita digital terhadap keterampilan berbicara peserta didik. Jurnal Pendidikan Dasar Dan Pembelajaran, 13(1), 45-54. https://doi.org/10.31932/jpdp.v12i1.6349.
Maulina, I. (2025). Efektivitas digital storytelling melalui video animasi untuk meningkatkan kemampuan berbicara. Jurnal Dunia Pendidikan, 5(5), 1752–1761. https://doi.org/10.55081/jurdip.v5i5.3811.
Yati, N. R., Guswita, R., & Apdoludin, A. (2026). Pengembangan keterampilan berbicara melalui metode storytelling digital. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(3), 4699–4711. https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.5963.
Solichah, N., & Hidayah, R. (2022). Digital storytelling untuk kemampuan bahasa. JIP (Jurnal Intervensi Psikologi), 14(2), 129–140. https://doi.org/10.20885/intervensipsikologi.vol14.iss2.art5.
Mutawakkal, A. A., & Febriati, F. (2025). Pengaruh penerapan metode storytelling untuk meningkatkan keterampilan berbicara. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(1), 246–257. https://doi.org/10.23699/jp.v10i01.23208.
Sitanggang, N. D. T., dkk. (2025). Pengaruh metode storytelling terhadap keterampilan berbicara siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(1), 134–147. https://doi.org/10.23699/jp.v10i01.23049.
Khoirunnisaa, A., Aldani, V., Alwi, N. A., & Syam, S. S. (2025). Dampak media digital dalam meningkatkan kemampuan bahasa Indonesia. Didaktis: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 3(2), 59–66. https://doi.org/10.33087/didaktis.v3i2.412.
Alhakim, B. A. (2026). Digital storytelling sebagai strategi revitalisasi tradisi lisan untuk penguatan budaya lokal. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 5(5), 1812-1823. https://doi.org/10.53625/jci.v5i5.12189.
Guslob, S. A., Wakka, A., & Nawir, Y. (2026). Implementasi metode storytelling pada pembelajaran Bahasa Indonesia dalam meningkatkan kemampuan berbahasa. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(1), 211–222. https://doi.org/10.23699/jp.v11i01.43901.
Hikmah, Y. D., & Hasanudin, C. (2024, June). Eksplorasi konsep matematika dalam pembelajaran di sekolah dasar. In Seminar Nasional dan Gelar Karya Produk Hasil Pembelajaran (Vol. 2, No. 1, pp. 316-324). https://prosiding.ikippgribojonegoro.ac.id/index.php/SNGK/article/view/2382/pdf.
Umaroh, C., & Hasanudin, C. (2024, June). Teori bilangan: Mengenalkan jenis-jenis bilangan pada anak usia dasar. In Seminar Nasional dan Gelar Karya Produk Hasil Pembelajaran (Vol. 2, No. 1, pp. 370-378). https://prosiding.ikippgribojonegoro.ac.id/index.php/SNGK/article/view/2457/pdf.
Puspita, W. R., & Hasanudin, C. (2024, June). Strategi untuk meningkatkan kemampuan berhitung dasar matematika siswa sekolah dasar melalui metode drill. In Seminar Nasional dan Gelar Karya Produk Hasil Pembelajaran (Vol. 2, No. 1, pp. 1552-1561). https://prosiding.ikippgribojonegoro.ac.id/index.php/SNGK/article/view/2585.
