Manfaat Metode Komunikasi Interaktif dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Anak Keterlambatan Bicara

Penulis

  • Jessica Novia Alanda Chintyawati IKIP PGRI Bojonegoro
  • Cahyo Hasanudin IKIP PGRI Bojonegoro

DOI:

https://doi.org/10.1234/prosidingukmpr.v4i1.5610

Kata Kunci:

kemampuan berbicara, keterlambatan bicara, komunikasi interaktif

Abstrak

Peningkatan kemampuan berbicara pada anak dengan keterlambatan bicara (speech delay) dapat dioptimalkan melalui penerapan metode komunikasi interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan mengetahui manfaat dari metode komunikasi interaktif dalam memicu serta meningkatkan kemampuan verbal anak yang mengalami keterlambatan bicara. Data penelitian ini adalah penelitian Systematic Literature Review atau sering dikenal dengan singkatan SLR, Data penelitian ini berbentuk data sekunder, Teknik pengumpulan data menggunakan metode simak dan catat, Teknik validasi data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode komunikasi interaktif memiliki manfaat, yaitu: 1) mempercepat perkembangan kosakata aktif anak, 2) membangun keterampilan komunikasi dua arah, 3) mengurangi tingkat frustasi dan tantrum pada anak, 4) meningkatkan kemampuan atensi bersama (joint attention), dan 5) mempererat ikatan Emosional (Bonding) Orang Tua dan Anak dalam meningkatkan kemampuan berbicara anak keterlambatan bicara. Simpulan penelitian ini menuju bahwa metode komunikasi interaktif memiliki lima manfaat untuk meningkatkan kemampuan berbicara anak keterlambatan bicara.

Referensi

Amelia, R., Amalia, N., Nasution, S. S., Sawaliyah, S., & Marlina, M. (2025). Analisis gaya komunikasi guru dalam pembelajaran anak usia dini berdasarkan kajian literatur. PEMA, 5(2), 677-683.https://doi.org/10.56832/pema.v5i2.1443.

Amritashanti, I. G. A. A., & Hartanti, H. (2023). Efektivitas JASPER Intervention untuk Meningkatkan Kemampuan Joint Attention Anak dengan Autisme Berat. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 212–220. https://doi.org/10.37985/murhum.v4i1.190.

Anggraini, E. S., Lubis, S. K., Sitangggang, A., Mairianta, B., & Lubis, G. (2025). Strategi komunikasi guru untuk anak usia dini dengan Speech Delay. Socius: Jurnal penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 2(12). https://doi.org/10.5281/zenodo.15592645.

Anriyani, L., & Vitaloka, W. (2025). Peran Guru dalam Mengembangkan Kemampuan Bicara Anak dengan Speech Delay melalui Media Pembelajaran Visual dan Strategi Interaktif. PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(02), 92-104. https://doi.org/10.31849/paud-lectura.v8i02.26048.

Ardiyana, R. D., Akbar, Z., & Karnadi, K. (2019). Pengaruh Keterlibatan Orang Tua dan Motivasi Intrinsik dengan Kepercayaan Diri Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2), 494. https://doi.org/10.31004/obsesi.v3i2.253.

Astutik, M. N., Hasibuan, R., Khotimah, N., Fitri, R., & Setyowati, S. (2025). Pengaruh metode TPR (Total Physical Response) terhadap kemampuan berbahasa dan kognitif anak speech delay di PAUD. Kiddo: Jurnal pendidikan Islam anak usia dini, 6(1), 238-254.https://doi.org/10.19105/kiddo.v6i1.18427.

Fadillah, S. S. A., S, Z., Yulianty, E. F., & Riany, Y. E. (2024). Pengaruh Pola Asuh Afeksi dan Kualitas Emotional Bonding Ibu terhadap Perkembangan Anak Usia 3–4 Tahun. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(4), 757–764. https://doi.org/10.31004/obsesi.v8i4.5833.

Hariadi, G. N. D. P., Ladita, S., Sanusi, A. B. S. P., & Isnaya, N. F. (2025). Peran Media Stimulasi interaksi terhadap perkembangan kemampuan bicara pada anak dengan speech delay usia dini. Journal of Theory and Practice in Islamic Guidance and Counseling, 2(2). https://doi.org/10.33367/jtpigc.v2i2.8401.

Harianja, A. L., Siregar, R., & Lubis, J. N. (2023). Upaya Meningkatkan Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini melalui Bermain Peran. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(4), 4871–4880. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i4.5159.

Hasanah, N., & Sugito, S. (2020). Analisis Pola Asuh Orang Tua terhadap Keterlambatan Bicara pada Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 913–920.https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i2.456.

Hikmah, Y. D., & Hasanudin, C. (2024, June). Eksplorasi konsep matematika dalam pembelajaran di sekolah dasar. In Seminar Nasional dan Gelar Karya Produk Hasil Pembelajaran (Vol. 2, No. 1, pp. 316-324). https://prosiding.ikippgribojonegoro.ac.id/index.php/SNGK/article/view/2382/pdf.

Hutami, E. P., & Samsidar, S. (2018). Strategi komunikasi simbolik speech delay pada anak usia 6 tahun di TK Paramata Bunda Palopo. Tunas Cendekia: Jurnal program studi Pendidikan anak usia dini, 1(1), 39-43. https://doi.org/10.24256/cendekia.v1i1.384.

Ishartiwi, I., Sukinah, S., & Taqiyah, D. B. (2023). Pelaksanaan Asesmen dan Intervensi Anak Autisme. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(3), 3127–3136. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i3.4570.

Jannah, R., Djoehaeni, H., & Romadona, N. F. (2024). Upaya orang tua dalam menangani anak usia dini dengan speech delay. Aulad: Journal on Early Childhood, 7(3).https://doi.org/10.31004/aulad.v7i3.770.

Liansari, V. (2017). Pola komunikasi interpersonal orang tua dan anak usia dini dengan speech delay di TK Aisiyah Rewwin Waru: interpersonal communication patterns of parents and early childhood with speech delay in kindergarten Aisiyah Rewwin Waru. Kanal: Jurnal Ilmu Komunikasi, 5(2), 159-164. https://doi.org/10.21070/kanal.v5i2.1485.

Maharani Zhaqi, E., Yuntina, L., & Widiyastuti, A. (2025). Pengaruh Kualitas Komunikasi Orang Tua Terhadap Emosi Anak Usia Dini. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, 5(1), 841–849. https://doi.org/10.56799/peshum.v5i1.12086.

Maryani, E. (2022). Pengaruh Dongeng terhadap Regulasi Emosi pada Anak Usia Dini. Observasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, 2(3). https://doi.org/10.61132/observasi.v2i3.468.

Mu'awwanah,U., & Supena, A. (2020). Peran Orang Tua dan Keluarga dalam Penanganan Anak dengan Gangguan Komunikasi. Jurnal Basicedu, 5(1), 227–238. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i1.620.

N., & Hanif, M. (2024). Urgensi Stimulasi Perkembangan Kognitif pada Masa Kanak-Kanak. DZURRIYAT: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(2), 113–119.https://doi.org/10.61104/dz.v2i2.397.

Nuratin, A., & Sudaryanto, S. (2024). Penanda Lingual dan Fungsi Konjungsi Subordinatif. Waktu dalam Cerita Dipati Ukur. Deiksis, 16(2), 130-144. https://www.journal.lppmunindra.ac.id/index.php/Deiksis/article/view/22875.

Nursarofah, N., Putri, F. A., & Oktaviani, O. (2022). Strategi penanganan gangguan perkembangan Bahasa (Speech Delay) Terhadap Komunikasi Interpersonal Anak. Jurnal Pelita PAUD, 7(1), 126-132.https://doi.org/10.33222/pelitapaud.v7i1.2456.

Puspita, W. R., & Hasanudin, C. (2024, June). Strategi untuk meningkatkan kemampuan berhitung dasar matematika siswa sekolah dasar melalui metode drill. In Seminar Nasional dan Gelar Karya Produk Hasil Pembelajaran (Vol. 2, No. 1, pp. 1552-1561). https://prosiding.ikippgribojonegoro.ac.id/index.php/SNGK/article/view/2585.

Diterbitkan

2026-07-29

Terbitan

Bagian

Articles