Peran Self-Regulated Learning dalam Meningkatkan Manfaat Akademik dan Dampaknya pada Prestasi Mahasiswa
DOI:
https://doi.org/10.1234/prosidingukmpr.v4i1.5729Keywords:
manfaat akademik, self-regulated learning, prestasi mahasiswaAbstract
Kemampuan regulasi diri dalam belajar atau Self-Regulated Learning (SRL) memegang peranan krusial dalam mengoptimalkan proses dan hasil pembelajaran di perguruan tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran self-regulated learning dalam meningkatkan akademik dan dampaknya pada prestasi mahasiswa. Kajian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review atau SLR dengan sumber data sekunder. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik sintak dan pencatatan, lalu di validasi dengan triangulasi. Temuan studi mengindikasikan bahwa SRL memiliki lima peran utama yang berdampak positif. Kelima peran tersebut meliputi: 1) berperan dalam peningkatan prestasi akademik secara signifikan, 2) berperan dalam pengelolaan waktu dan penurunan prokrastinasi, 3) berperan dalam penerapan strategi kognitif dan metakognitif yang efektif, 4) berperan dalam membentuk resiliensi akademik dan adaptasi terhadap tantangan perkuliahan, dan 5) berperan dalam menumbuhkan kemandirian belajar sepanjang hayat (lifelong learning). Simpulan penelitian ini adalah terdapat lima peran utama dari self-regulated learning terhadap peningkatan akademik dan prestasi mahasiswa.
References
Broadbent, J., & Poon, W. L. (2015). Self-regulated learning strategies & academic achievement in online higher education learning environments: A systematic review. The Internet and Higher Education, 27, 1–13. https://doi.org/10.1016/j.iheduc.2015.04.007
Broadbent, J., & Poon, W. L. (2015). Strategi pembelajaran regulasi diri & prestasi akademik dalam lingkungan pembelajaran pendidikan tinggi daring: Sebuah tinjauan sistematis. The Internet and Higher Education, 27, 1-13.https://doi.org/10.1016/j.iheduc.2015.04.004
Broadbent, J., & Poon, W. L. (2015). Strategi pembelajaran regulasi diri & prestasi akademik dalam lingkungan pembelajaran pendidikan tinggi daring: Sebuah tinjauan sistematis Internet and Higher Education, 27, 1-13. https://doi.org/10.1016/j.iheduc.2015.04.007
Fasikhah, S. S., & Fatmawati, L. (2013). Self-regulated learning (SRL) dalam meningkatkan prestasi akademik pada mahasiswa. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 1(1), 145-155.https://doi.org/10.22219/jipt.v1i1.1364
Handayani, S., & Nurwidodo, N. (2021). Pengaruh implementasi strategi pembelajaran terhadap kemampuan self-regulated learning mahasiswa. Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia, 7(2), 112-120.https://doi.org/10.22219/jpbi.v7i2.14850
Handayani, S., dan S. Rahayu. "Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Prestasi Belajar Mahasiswa." Jurnal Pendidikan, Evaluasi, dan Penelitian Sains, vol. 2, no. 1, 2020,https://doi.org/10.21009/JPENS.v2i1.15243
Hidayat, R. (2018). Faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi akademik mahasiswa Jurnal Pendidikan Tinggi, 6(2), 115-125. https://doi.org/10.21831/jp.v6i2
Hikmah, Y. D., & Hasanudin, C. (2024, June). Eksplorasi konsep matematika dalam pembelajaran di sekolah dasar. In Seminar Nasional dan Gelar Karya Produk Hasil Pembelajaran (Vol. 2, No. 1, pp. 316-324). https://prosiding.ikippgribojonegoro.ac.id/index.php/SNGK/article/view/2382/pdf.
Kahu, E. R. (2013).Membingkai keterlibatan mahasiswa dalam pendidikan tinggi. Studies in Higher Education, 38(5), 758-773. https://doi.org/10.1080/03075079.2011.598505
Lestari, P., Utami, S., & Wahyuni, T. (2020). Fondasi internal pencapaian prestasi akademik: Motivasi, minat, dan disiplin diri mahasiswa. Jurnal Psikologi Pendidikan, 8(1), 34–47.https://doi.org/10.24853/jpp.8.1.34-47
Pintrich, P. R. (2004). A conceptual framework for assessing motivation and self-regulated learning in college students. Educational Psychology Review, 16(4), 385–407.https://doi.org/10.1007/s10648-004-0006-x
Pintrich, P. R. (2004). Kerangka konseptual untuk menilai motivasi dan pembelajaran regulasi diri pada mahasiswa. Educational Psychology Review, 16(4), 385-407.https://doi.org/10.1007/s10648-004-0006-x
Puspita, W. R., & Hasanudin, C. (2024, June). Strategi untuk meningkatkan kemampuan berhitung dasar matematika siswa sekolah dasar melalui metode drill. In Seminar Nasional dan Gelar Karya Produk Hasil Pembelajaran (Vol. 2, No. 1, pp. 1552-1561). https://prosiding.ikippgribojonegoro.ac.id/index.php/SNGK/article/view/2585.
Rahayu, S. (2023). Peran self-regulated learning dalam keberhasilan akademik mahasiswa di era fleksibilitas belajar. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 13(2), 145–158.https://doi.org/10.24246/j.jk.2023.v13.i2.p145-158
Saputra, A. (2021). Kontribusi dukungan keluarga dan lingkungan kondusif kampus terhadap stabilitas emosional mahasiswa. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 6(3), 210–223.https://doi.org/10.26555/jbki.v6i3.1895
Sari, A. K., & Khairun, N. (2020). Kemandirian belajar (self regulated learning) mahasiswa dalam pembelajaran daring. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 8(3), 155-161.https://doi.org/10.29210/147200
Umaroh, C., & Hasanudin, C. (2024, June). Teori bilangan: Mengenalkan jenis-jenis bilangan pada anak usia dasar. In Seminar Nasional dan Gelar Karya Produk Hasil Pembelajaran (Vol. 2, No. 1, pp. 370-378). https://prosiding.ikippgribojonegoro.ac.id/index.php/SNGK/article/view/2457/pdf.
Wolters, C. A., & Brady, A. C. (2020). College students’ self-regulated learning and use of strategies. Dalam Instructional Science (Vol. 48). Springer. https://doi.org/10.1007/s11251-020-09527-y
Zimmerman, B. J. (2002). Becoming a self-regulated learner: An overview. Theory Into Practice, 41(2), 64–70. https://doi.org/10.1207/s15430421tip4102_
Zimmerman, B. J. (2002). Menjadi seorang pelajar yang meregulasi diri: Sebuah tinjauan umum. Theory Into Practice, 41(2), 64-70.https://doi.org/10.1207/s15430421tip4102_2
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.