FENOMENA DOOM SPENDING PADA MAHASISWA: PERAN MEDIA SOSIAL, FOMO, DAN SELF REWARD

Penulis

  • Ray Shinta Aprilia Putri IKIP PGRI Bojonegoro
  • Ayis Crusma Fradani IKIP PGRI Bojonegoro
  • Rika Pristian Fitri Astuti IKIP PGRI Bojonegoro

Abstrak

Pekembangan platform media sosial dizaman digitaltelah mengubah cara mahasiswa dalam berbelanja, terutama dalam perilaku pembelian yang terpengaruh oleh tren online, FOMO, dan self reward. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti apakah ada fenomena doom spending pada mahasiswa jurusan Pendidikan Ekonomi IKIP PGRI Bojonegoro serta menganalisis jenis perilaku pembelian yang terpengaruh oleh media sosial, FOMO, dan aself reward. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan metodologi feomenologi. Pengambilan informan dilakukan secara purposive sampling dengan total enam informan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Validitas data menggunakan teknik triangulasi waktu dan teknik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa fenomena doom spending terlihat pada sejumlah mahasiswa dalam bentuk pembelian impulsif, belanja yang tidak direncanakan, dan pembelian yang dipicu oleh keadaan emosional serta paparan media sosial. Media sosial berperan penting dalam mendorong keinginan berbelanja dikalangan mahasiswa melalui tren viral, promosi digital, dan rekomendasi influencer. Selain itu, tekanan dari rasa takut kehilangan dan kebiasaan self reward juga mempengaruhi pilihan pembelian mahasiswa. Penelitian ini mengindikaikan bahwa media sosial, FOMO, dan self reward memiliki hubungan yang saling mempengaruhi dalam membentuk perilaku doom spending diera digital.

Kata Kunci: Doom Spending, Media Sosial, FOMO, Self Reward

Diterbitkan

2026-06-21

Terbitan

Bagian

Articles