Peran Punden Sebagai Warisan Leluhur Dalam Kehidupan Sosial Dan Budaya Masyarakat Desa Sukorejo Parengan Tuban

Penulis

  • Welly Sutanto IKIP PGRI BOJONEGORO
  • fifi zuhriah ikip pgri bojonegoro
  • Heru Ismaya IKIP PGRI BOJONEGORO

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menggali sejarah punden pertapaan mbah benowo dan menganalisis makna simbolis, peran sosial-budaya, serta tantangan pelestarian Punden pertapaan Mbah Benowo atau yang dikenal masyarakat sebagai Punden Gradangan di Desa Sukorejo, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban. Fokus penelitian diarahkan pada makna simbolis, fungsi sosial-budaya, serta tantangan pelestarian situs tersebut di tengah perkembangan masyarakat modern. Metode yang digunakan ialah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi juru kunci, tokoh agama, serta masyarakat setempat. penelitian menunjukkan bahwa Punden Pertapaan Mbah Benowo tidak hanya dipandang sebagai peninggalan sejarah berbentuk batu pertapaan, tetapi juga menjadi simbol identitas budaya masyarakat Desa Sukorejo yang memiliki nilai historis tersendiri. Keberadaan punden berfungsi sebagai ruang sosial yang memperkuat hubungan antarwarga melalui tradisi, ritual, dan kesenian lokal. Di sisi lain, arus modernisasi yang sangat kuat serta perbedaan pandangan keagamaan menjadi tantangan dalam upaya pelestariannya. Meski demikian, masyarakat tetap mampu menjaga keharmonisan sosial melalui sikap toleransi dan penguatan ketahanan budaya berbasis kesenian tradisional yang diwariskan secara turun-temurun.

 

Kata Kunci: Punden, Mbah Benowo, Kehidupan Sosial, Warisan Budaya, Desa Sukorejo.

Diterbitkan

2026-06-23

Terbitan

Bagian

Articles