“DAMPAK PERNIKAHAN DINI TERHADAP TINGKAT PERCERAIAN DALAM PERSPEKTIF SOSIAL DI KECAMATAN SOKO TAHUN 2024-2025”

Penulis

  • Mega tri octavia IKIP PGRI Bojonegoro
  • Fifi zuhriah IKIP PGRI Bojonegoro
  • Heru ismaya IKIP PGRI Bojonegoro
  • Carrine Irawan IKIP PGRI Bojonegoro

Abstrak

Pernikahan dini sering terjadi di Kecamatan Soko dan daerah lainnya terkait dampak sosial pernikahan dini terhadap angka perceraian di Kecamatan Soko pada tahun 2024–2025. Penelitian ini bersifat kualitatif dan deskriptif. Kami mengumpulkan data melalui observasi, wawancara maupun dokumentasi. Subjek penelitian yaitu Kepala Dinas Agama (KUA) Kecamatan Soko, hakim Pengadilan Agama Tuban, tokoh masyarakat, korban perceraian akibat pernikahan dini, dan penyintas pernikahan dini. Data menunjukkan bahwa pernikahan dini secara signifikan meningkatkan angka perceraian. Faktor utama penyebab perceraian meliputi ketidakmatangan emosional, kondisi ekonomi yang belum stabil, kurangnya komunikasi, serta rendahnya pemahaman terhadap tanggung jawab rumah tangga. Dalam perspektif sosial, pernikahan dini juga menimbulkan tekanan sosial dan memengaruhi ketahanan keluarga di masyarakat. Diperlukan upaya dari keluarga, masyarakat maupun lembaga pemerintah untuk meminimalisasi terjadinya pernikahan dini.

Kata Kunci: pernikahan dini, perceraian, perspektif sosial, keluarga, masyarakat

Diterbitkan

2026-06-24

Terbitan

Bagian

Articles