Efektivitas Model Pembelajaran Problem Based Learning dengan Pendekatan Etnomatematika Terhadap Hasil Belajar Siswa

Penulis

  • Rika Wijayanti IKIP PGRI Bojonegoro
  • Dwi Erna Novianti IKIP PGRI Bojonegoro
  • Dian Ratna Puspananda IKIP PGRI Bojonegoro

Abstrak

Abstrak Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengevaluasi seberapa efektifnya model Pembelajaran Berbasis Masalah dengan pendekatan etnomatematika yang berfondasi pada Padangan Heritage terhadap pencapaian belajar matematika siswa dalam materi geometri ruang. Latar belakang penelitian ini adalah hasil belajar matematika siswa yang rendah, yang disebabkan oleh pembelajaran yang berpusat pada guru dan kurangnya hubungan antara materi dengan dunia nyata. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) menggunakan desain pretest-posttest. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP IT Mutiara Insan Cepu Tahun Ajaran 2025/2026. Tes hasil belajar sebelum dan sesudah perlakuan adalah instrumen penelitian dilakukan melalui uji normalitas Liliefors. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa baik data pre-test maupun post-test menunjukkan nilai signifikansi, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Temuan dari studi menunjukkan bahwa penggunaan model Pembelajaran Berbasis Masalah dengan pendekatan etnomatematika yang berfokus pada Padangan Heritage efektif dalam memperbaiki hasil belajar matematika siswa terkait materi bangun ruang. Pendidikan yang menggabungkan budaya setempat bisa memberikan pengalaman belajar yang lebih relevan, berharga, dan meningkatkan keterlibatan siswa dalam kegiatan pembelajaran.
Kata Kunci: PBL_Etnomatematika_Padangan Heritage,_Hasil Belajar_Bangun Ruang.
Abstract
This study aims to investigate the effectiveness of the PBL model with an ethnomathematics approach based on the Heritage View on students' mathematics learning achievement in spatial geometry. The background of this study is the low mathematics learning outcomes of students, which are caused by teacher-centered learning and the lack of connection between the material and the real world. The study used a quantitative approach with a quasi-experimental method using a pretest-posttest design. The subjects were eighth-grade students of SMP IT Mutiara Insan Cepu in the 2025/2026 academic year. The pre- and post-treatment learning outcome tests were the research instruments conducted through the Liliefors normality test. The results of the normality test showed that both the pre-test and post-test data showed significant values, so H₀ was rejected and H₁ was accepted. The findings of the study indicate that the use of the Problem-Based Learning model with an ethnomathematics approach focused on the Heritage View is effective in improving students' mathematics learning outcomes related to spatial geometry. Education that integrates local culture can provide more relevant and valuable learning experiences and increase student engagement in learning activities.
Keywords: PBL_Ethnomathematics_ Heritage View_Learning Outcomes_Spatial Structures.

Diterbitkan

2026-07-23