Pemahaman Konsep Bangun Datar Siswa Kelas VII SMPN 1 Bojonegoro dalam Penggunaan Kurikulum Merdeka

Penulis

  • Muhammad Ainul Yaqin IKIP PGRI Bojonegoro

Abstrak

Abstrak
Pemahaman konsep matematika adalah suatu keunggulan penting bagi peserta didik pada kegiatan belajar matematika. Penelitian ini bertujuan terhadap mendeskripsikan pemahaman konsep bangun datar peserta didik kelas VII SMPN 1 Bojonegoro dalam penerapan Kurikulum Merdeka. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kuantitatif pada subjek peserta didik kelas VII yang mengikuti pembelajaran matematika pada materi bangun datar. Teknik pengumpulan data dilangsungkan dengan pengamatan, wawancara, dokumentasi, dan tes pemahaman konsep. Hasil penelitian ini memperlihatkan kebanyakan peserta didik mampu mengenali sifat-sifat bangun datar, mencari keliling dan luas, serta menerapkan konsep dalam penyelesaian masalah kontekstual. Namun, masih ditemukan kesulitan pada aspek pemahaman relasional, terutama dalam menjelaskan hubungan antar konsep dan alasan penggunaan prosedur matematis tertentu. Implementasi Kurikulum Merdeka berdampak baik pada keterlibatan peserta didik pada kegiatan belajar dengan aktivitas eksploratif dan pemecahan masalah kontekstual. Maka, dibutuhkan pendekatan dalam kegiatan belajar yang lebih menekankan pada peningkatan pemahaman konseptual dan keahlian bernalar matematika peserta didik.
Kata kunci: konsep bangun datar, Kurikulum Merdeka, matematika,
Abstract
Mathematical concept understanding is an essential competency for students in mathematics learning. This study aims to describe the understanding of plane geometry concepts among seventh-grade students at SMPN 1 Bojonegoro in the implementation of the Merdeka Curriculum. The research employed a quantitative descriptive method involving seventh-grade students who participated in mathematics learning on the topic of plane geometry. Data were collected through observation, interviews, documentation, and a concept understanding test.The results indicate that most students were able to identify the properties of plane figures, calculate perimeter and area, and apply concepts to solve contextual problems. However, difficulties were still found in the aspect of relational understanding, particularly in explaining the relationships between concepts and the reasons for using specific mathematical procedures. The implementation of the Merdeka Curriculum had a positive impact on student engagement in learning activities through exploratory tasks and contextual problem-solving. Therefore, learning approaches that place greater emphasis on enhancing students' conceptual understanding and mathematical reasoning skills are needed.
Keywords: conceptual understanding, plane geometry, Merdeka Curriculum, mathematics learning.

Diterbitkan

2026-07-23