Final-Year Students' Perspectives on Utilizing Duplichecker for Upholding Academic Integrity in Skripsi Writing
DOI:
https://doi.org/10.1234/prosiding.v2i1.5154Keywords:
Integritas Akademik, Duplichecker, Mahasiswa AkhirAbstract
abstrak— Integritas akademik merupakan fondasi etis penting dalam penulisan skripsi bagi mahasiswa calon guru. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi persepsi mahasiswa tingkat akhir mengenai peran platform cek plagiarisme akses terbuka, Duplichecker, dalam menjaga integritas akademik. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring kepada mahasiswa tingkat akhir dari tiga program studi kependidikan di IKIP PGRI Bojonegoro, serta diperkuat dengan triangulasi sumber melalui wawancara mendalam bersama praktisi pendidikan (guru SD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Duplichecker secara signifikan berhasil meningkatkan kesadaran kritis dan moral mahasiswa mengenai pentingnya orisinalitas naskah, bukan sekadar pemenuhan tuntutan kampus. Dari dimensi teknis, meskipun indikator kemiripan teks yang tinggi sempat memicu kecemasan menulis, sistem sensor digital ini efektif menstimulasi kemandirian belajar serta melatih keterampilan berpikir kritis mahasiswa dalam mempraktikkan teknik paraphrasing yang otentik. Simpulan penelitian menegaskan bahwa pengondisian kejujuran akademik melalui asisten digital ini berperan vital dalam mencegah normalisasi tindakan copy-paste demi menjaga keluhuran profesi pendidik di masa depan.
Kata kunci—Integritas Akademik, Duplichecker, Skripsi, Mahasiswa Akhir.
Abstract— Academic integrity is a crucial ethical foundation for student skripsi writing as prospective teachers. This study aims to explore final-year students' perceptions of the role of the open-access plagiarism checking platform, Duplichecker, in maintaining academic integrity. A descriptive qualitative method was used. Data were collected through an online questionnaire from final-year students from three education study programs at IKIP PGRI Bojonegoro, and supported by source triangulation through in-depth interviews with education practitioners (elementary school teachers). The results indicate that Duplichecker significantly increased students' critical and moral awareness regarding the importance of originality, beyond simply fulfilling campus requirements. From a technical perspective, although high text similarity indicators triggered writing anxiety, this digital censorship system effectively stimulated independent learning and trained students' critical thinking skills in practicing authentic paraphrasing techniques. The study's conclusions confirm that fostering academic honesty through this digital assistant plays a vital role in preventing the normalization of copy-pasting and maintaining the dignity of the teaching profession in the future.
Keywords— Academic Integrity, Duplichecker, Skripsi, Final-Year Student.
References
Azhari, M. R. (2022). Resiliensi Akademik dan Self-Efficacy Mahasiswa dalam Penyelesaian Tugas Akhir. Jurnal Psikologi Pendidikan & Konseling, 8(1), 45-58.
American Psychological Association. (2020). Publication manual of the American Psychological Association (7th ed.). https://doi.org/10.1037/0000165-000.
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (n.d.). Plagiat. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring. Diakses pada 22 Januari 2026, dari https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/plagiat.
Bretag, T. (2020). Academic integrity in higher education: Current challenges and future directions. International Journal for Educational Integrity, 16(1), 1–12.
Brotowidjoyo, M. D. (2002). Penulisan karangan ilmiah (Ed. ke-2). Akademika Pressindo.
Eaton, S. E. (2021). Plagiarism in higher education: Tackling tough topics in academic integrity. Journal of Academic Ethics, 19(3), 1–15.
Fauzi, A. (2022). Strategi Manajemen Waktu dan Produktivitas Akademik Mahasiswa Tingkat Akhir. Jakarta: Penerbit Buku Akademika.
Hidayat, S., Wijaya, A., & Kusuma, R. (2022). Metodologi Penelitian Ilmiah: Panduan Praktis Menemukan Kebaruan dalam Riset. Bandung: Alfabeta.
Kementerian Pendidikan Nasional Republik Indonesia. (2010). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Plagiat di Perguruan Tinggi.
Kurniawan, D. (2023). Kesehatan Mental di Lingkungan Perguruan Tinggi: Menghadapi Tekanan Skripsi. Jurnal Kesehatan Mental Indonesia, 12(2), 110-125.
Lestari, P. (2023). Manajemen Administrasi Penelitian: Prosedur dan Legalitas Riset di Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Mahmud, R., Rahman, A., & Sari, D. (2024). Students’ perceptions of plagiarism detection tools in undergraduate skripsi writing. Journal of Academic Writing, 14(1), 45–58.
Nugroho, B. (2021). Efektivitas Pengaturan Waktu terhadap Kelulusan Tepat Waktu Mahasiswa. Jurnal Manajemen Pendidikan, 9(3), 201-215.
Nurdianingsih, F., Fitriati, S. W., Astuti, P., & Rozi, F. (2024). An analysis of first-year students' writing attitudes in EFL writing course. Proceedings of UNNES-TEFLIN National Conference, 6, 92–103. https://proceeding.unnes.ac.id/utnc/article/view/3994.
Perkins, M., Gezgin, U. B., & Roe, J. (2022). Reducing plagiarism through formative use of plagiarism detection software. Assessment & Evaluation in Higher Education, 47(6), 1–14.
Pratama, I. (2023). Fisibilitas dan Etika dalam Perancangan Penelitian Sosial. Jurnal Metodologi Riset Terapan, 5(4), 88-102.
Putri, A. S. (2022). Sistem Administrasi Akademik dan Dampaknya Terhadap Kelancaran Studi Mahasiswa. Surabaya: Media Pressindo.
Rahayu, S., & Santoso, T. (2022). Pedoman Penulisan Proposal Penelitian untuk Mahasiswa. Semarang: Unnes Press.
Rahmawati, N., & Hidayat, D. (2023). University students’ awareness and use of plagiarism detection tools in academic writing. Indonesian Journal of Applied Linguistics, 13(2), 230–241.
Ramadhani, F., Zulkarnain, & Siregar, H. (2021). Dukungan Sosial dan Kesiapan Psikologis Mahasiswa dalam Menghadapi Sidang Skripsi. Jurnal Ilmiah Psikologi, 14(2), 320-335.
Sardy, S. (2012). Etika penulisan ilmiah dan plagiarisme. Penerbit Universitas Indonesia.
Sari, K., & Handayani, L. (2023). Teknik Penetapan Target (Milestone) dalam Manajemen Proyek Skripsi. Jurnal Pengembangan Karier Mahasiswa, 6(1), 15-29.
Setiawan, B., Pratomo, Y., & Utami, R. (2021). Komunikasi Interpersonal Dosen dan Mahasiswa dalam Proses Bimbingan Skripsi. Jurnal Ilmu Komunikasi, 19(2), 145-160.
Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, R&D. Bandung: Alfabeta.
Suryani, L. (2021). Logika Penelitian: Membangun Kerangka Berpikir yang Sistematis. Malang: Universitas Negeri Malang Press.
Umah, K., Nurdianingsih, F., & Rozak, R. R. (2024). The perceptions of EFL students on using Grammarly and QuillBot in academic writing enhancement. Prosiding Seminar Nasional Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran, 1(1), 461–476.
Wibowo, A. (2024). Standardisasi Proposal Skripsi dalam Pendidikan Tinggi. Jurnal Administrasi Pendidikan Nasional, 11(1), 50-65.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.