Manfaat Terapi Wicara bagi Anak Speech Delay untuk Menumbuhkan Kemampuan Berbicara
DOI:
https://doi.org/10.1234/prosidingukmpr.v4i1.5570Keywords:
Kemampuan Berbicara, Speech Delay, Terapi WicaraAbstract
Kemampuan berbicara bagi anak speech delay dapat ditumbuhkan melalui terapi wicara. Tujuan dari riset ini ialah ingin mengetahui manfaat terapi wicara bagi anak speech delay untuk menumbuhkan kemampuan berbicara. Data yang diperoleh dari riset ini diambil dari beragam jurnal dan artikel nasional yang berbentuk data sekunder dan dianalisis dengan metode SLR. Tahap perolehan data dilakukan lewat teknik simak dan catat, sedangkan untuk menjamin validitas data, digunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa terapi wicara bagi anak speech delay untuk menumbuhkan kemampuan berbicara memiliki berbagai manfaat. Manfaat ini antara lain 1) meningkatkan kemampuan berbicara, 2) mengembangkan kemampuan bahasa, 3) membantu anak memahami instruksi, 4) memperbaiki pelafalan dan kejelasan bicara, dan 5) membantu kelancaran komunikasi. Simpulan penelitian ini adalah terdapat lima manfaat terapi wicara bagi anak speech delay untuk menumbuhkan kemampuan berbicara.
References
Aisy, N. R. (2021). Mengantisipasi kesalahan produksi ujaran untuk meningkatkan kemampuan public speaking. Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, Dan Pengajarannya, 2(2), 65-86. https://doi.org/10.22515/tabasa.v2i2.3652.
Akbar, N. F., Udhiyanasari, K. Y., & Nurhidayati, A. (2026). Pengaruh metode ABA terhadap kemampuan memahami instruksi sederhana pada siswa autis kelas 2 Di SLB C TPA Jember. Educatio, 21(1), 249-258. https://doi.org/10.29408/edc.v21i1.34831.
Amalia, E. R., Rahmawati, A., & Farida, S. (2019). Meningkatkan perkembangan bahasa anak usia dini dengan metode bercerita. Ikhac, 1(1), 1-12.
Angraeni, R., Irawan, B., & Maulana, A. (2024). Faktor dan cara mengatasi speech delay terhadap pemerolehan bahasa anak. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, Dan Sastra, 10(1), 773-779. https://doi.org/10.30605/onoma.v10i1.3363.
Aprianto, W. (2026). Perancangan sistem rekam medis dan monitoring perkembangan anak pada layanan terapi wicara. jurnal media infotama, 22(1), 134-141. https://doi.org/10.37676/jmi.v22i1.10193.
Dhema, M. F. I., & Desa, M. V. (2026). Peningkatan kemampuan bicara anak speech delay melalui terapi wicara berbasis permainan edukatif. Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 9(1), 43-50.
Gustiana, A. A. (2024). Analisis keterlambatan berbicara pada anak. Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus, 8(2), 100-108. https://doi.org/10.24036/jpkk.v8i2.900.
Huvaid, S. U., & Mindayani, S. (2024). Early detection of speech delay through education for cadres and mothers of toddlers. JURNAL PENGMAS KESTRA (JPK), 4(2), 172-181. https://doi.org/10.35451/jpk.v4i2.2398.
Ilmi, M., & Baehaqie, I. (2021). Tindak tutur ilokusi pada program acara talk show mata najwa episode gus mus dan negeri teka-teki. Jurnal sastra indonesia, 10(1), 31-36. https://doi.org/10.15294/jsi.v10i1.40396.
Istiqlal, A. N. (2021). Gangguan keterlambatan berbicara (speech delay) pada anak usia 6 tahun. Preschool: Jurnal Perkembangan dan Pendidikan Anak Usia Dini, 2(2), 206-216.
Jadmiko, R. S., & Wahyuningsih, E. S. (2023). Analisis kemampuan berbicara melalui kegiatan presentasi dengan memanfaatkan aplikasi canva pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas Vi Sdn 1 Wajakkidul. Jotika Journal in Education, 3(1), 32-35. https://doi.org/10.56445/jje.v3i1.109.
Janah, N. M. (2020). Intervensi kejelasan berbicara anak tunagrahita melalui pemodelan berbasis video. INKLUSI, 7(1), 1-20.
Lestari, C. A., & Ikawati, E. (2025). Keterampilan berbicara (pengertian berbicara, indikator berbicara dan langkah–langkah menyimak). Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 11(04), 222-230. https://doi.org/10.36989/didaktik.v11i04.8702.
Mulyani, A. N., & Siagian, I. (2023). Analisis faktor-faktor penyebab gangguan berbicara pada anak. Pena Literasi, 6(2), 220.
Muntia, A. M., & Usman, R. (2025). Perancangan “Busy Box” sebagai media terapi wicara anak speech delay. Journal of Visual Communication and Humanities, 2(1), 1-12. https://jvch.journal-icesb.org/index.php/home/.
Muthia, A., Putri, T. S., & Fidrayani, F. (2024). Optimalisasi komunikasi anak speech delay melalui strategi penanganan dan pembelajaran bahasa. Journal of Dissability Studies and Research (JDSR), 3(1), 12-22. https://doi.org/10.30631/jdsr.v3i1.2634.
Nisa, K. (2018). Analisis kesalahan berbahasa pada berita dalam media surat kabar sinar Indonesia baru. Jurnal Bindo Sastra, 2(2), 218-224. https://doi.org/10.32502/jbs.v2i2.1261.
Novitasari, Y., & Fauziddin, M. (2020). Perkembangan kognitif bidang auditori pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 805. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.640.
Nurlaelah, N., & Sakkir, G. (2020). Model pembelajaran respons verbal dalam kemampuan berbicara. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 4(1), 113-122. https://doi.org/10.33487/edumaspul.v4i1.230.
Palupi, M. T., & Endahati, N. (2019). Kesantunan berbahasa di media sosial online: tinjauan deskriptif pada komentar berita politik di facebook. Jurnal Skripta, 5(1). https://doi.org/10.31316/skripta.v5i1.125.
Puspita, W. R., & Hasanudin, C. (2024, June). Strategi untuk meningkatkan kemampuan berhitung dasar matematika siswa sekolah dasar melalui metode drill. In Seminar Nasional dan Gelar Karya Produk Hasil Pembelajaran (Vol. 2, No. 1, pp. 1552-1561). https://prosiding.ikippgribojonegoro.ac.id/index.php/SNGK/article/view/2585.
Putri, A. B. E., & Kamali, N. A. (2023). Perkembangan berbicara anak usia dini. Smart Kids: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 5(1), 35-45.
Rahayu, E., Widyaningsih, I., & Laksono, B. A. (2020). problematika keterlambatan bicara dan gagap pada anak usia 6 tahun. Jurnal Pendidikan Modern, 5(2), 63-71. https://doi.org/10.37471/jpm.v5i2.73.
Rahmah, F., Kotrunnada, S. A., Purwati, P., & Mulyadi, S. (2023). Penanganan speech delay pada anak usia dini melalui terapi wicara. As-Sibyan: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(1), 99-110. https://doi.org/10.32678/assibyan.v8i1.9314.
Ramadhayanti, A. (2018). Analisis strategi belajar dengan metode bimbel online terhadap kemampuan pemahaman kosa kata bahasa Inggris dan pronunciation (pengucapan/pelafalan) berbahasa remaja saat ini. KREDO: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra, 2(1), 39-52. https://doi.org/10.24176/kredo.v2i1.2580.
Riskiyah, M., Jannah, R., Fikri, N., & Marlina, M. (2025). Gangguan perkembangan berbicara penyebab hambatan berkomunikasi pada anak usia dini. MUDABBIR Journal Research and Education Studies, 5(2), 66-76. https://doi.org/10.56832/mudabbir.v5i2.1101.
Sabilla, D., Damanik, N. Z. S., & Subianto, D. (2025). Analisis pengajaran fonetik dalam meningkatkan pelafalan: perspektif guru dan siswa. Jurnal Sathar, 3(1), 14-26. https://doi.org/10.59548/js.v3i1.362.
Saribu, A., & Hidayah, A. N. (2019). Meningkatkan kemampuan berbahasa anak melalui metode bercerita. Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO, 2(1), 6-14.
Setiawan, A. T. (2012). Efektivitas media puzzle untuk meningkatkan kemampuan menyusun kalimat bagi cerebral palsy. Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus, 1(3), 27-36. https://doi.org/10.24036/jupe7600.64.
Siron, Y., Firliyani, N., & Chairunisa, S. R. (2020). Bagaimana keterlibatan orang tua dalam terapi wicara anak down syndrome. PAUDIA: Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, 9(2), 25-39. https://doi.org/10.26877/paudia.v9i1.6347.
Sumitra, A., Windarsih, C. A., Elshap, D. S., & Jumiatin, D. (2020). Meningkatkan kemampuan mengenal huruf pada anak usia dini melalui metode bercerita menggunakan boneka jari. Tunas Siliwangi: Jurnal Program Studi Pendidikan Guru PAUD STKIP Siliwangi Bandung, 6(1), 1-5. https://doi.org/10.22460/ts.v6i1p%25p.1487.
Ulfah, D., & Umiasih, E. (2021). Stimulasi keterampilan bahasa reseptif anak melalui kegiatan mendengarkan cerita di TK Miftahul Ulum Pandawangi Malang. Tematik, 7(2), 62-70. https://doi.org/10.26858/tematik.v7i2.27541.
Umaroh, C., & Hasanudin, C. (2024, June). Teori bilangan: Mengenalkan jenis-jenis bilangan pada anak usia dasar. In Seminar Nasional dan Gelar Karya Produk Hasil Pembelajaran (Vol. 2, No. 1, pp. 370-378).
Wahyuni, S., Anggraeni, R., & Rohaemi, E. (2024). Mengenali dan menangani speech delay pada anak. Edu Happiness: Jurnal Ilmiah Perkembangan Anak Usia Dini, 3(2), 235-246. https://doi.org/10.62515/eduhappiness.v3i2.568.
Zusfindhana, I. H. (2018). Penerapan terapi wicara konsonan b/p/m/w untuk anak lambat bicara usia 4 tahun. HELPER: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 35(1), 19-30. https://doi.org/10.36456/helper.vol35.no1.a1455.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.