Desain dan Persepsi Mahasiswa pada Media Interaktif Petualangan Si Buku Ajaib untuk Pembelajaran Membaca Permulaan
DOI:
https://doi.org/10.1234/prosidingukmpr.v3i2.3988Kata Kunci:
Membaca permulaan, Petualangan si buku ajaib, Media InteraktifAbstrak
abstrak— Membaca merupakan keterampilan dasar yang penting untuk menunjang proses belajar dan perkembangan pengetahuan siswa, sehingga perlu ditanamkan sejak dini melalui pembelajaran membaca permulaan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan desain media interaktif Petualangan Si Buku Ajaib untuk pembelajaran membaca permulaan, dan (2) mengetahui persepsi mahasiswa terhadap media tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan eksploratif, pengumpulan data melalui angket, analisis data menggunakan teknik analisis tematik, serta validasi data melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media interaktif ini memiliki tampilan visual yang menarik, mudah digunakan, serta sesuai dengan tujuan pembelajaran membaca awal. Fitur ilustrasi, audio, dan cerita kontekstual membantu meningkatkan keterlibatan mahasiswa dan mempermudah pemahaman konsep membaca permulaan. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa media Petualangan Si Buku Ajaib memiliki desain yang layak dan mendapat persepsi positif, sehingga berpotensi menjadi alternatif media pembelajaran inovatif untuk mendukung pengembangan literasi awal.
Kata kunci—Membaca permulaan, Petualangan si buku ajaib, Media Interaktif
Abstract— Reading is a fundamental skill essential for supporting students’ learning and cognitive development. Early reading skills must be introduced from a young age as the foundation for understanding information and participating effectively in the learning process. In early reading instruction, students are trained to recognize letters, sounds, pronunciation, intonation, and reading fluency—skills that form the basis for more advanced reading comprehension. This study aims to (1) design the Petualangan Si Buku Ajaib interactive media for early reading learning and (2) examine students’ perceptions of the media. This research employed a qualitative method with an exploratory approach. Data were collected through questionnaires, analyzed using thematic analysis, and validated through source triangulation. The findings show that (1) an interactive media design for early reading instruction was successfully developed, and (2) students perceived the media as visually appealing, easy to use, and aligned with early reading objectives. Features such as illustrations, audio, and contextual storytelling enhanced learner engagement and supported the understanding of basic reading concepts. In conclusion, the Petualangan Si Buku Ajaib interactive media offers a promising alternative for early reading instruction and contributes valuable insight for further research on interactive learning media in primary education.
Keywords—Early reading, The Adventure of the Magic Book, Interactive media
Referensi
Abdul Chaer. (2010). Kesantunan berbahasa. Jakarta: Rineka Cipta.https://books.google.co.id/books/about/Kesantunan_berbahasa.html?id=iniQYgEACAAJ&redir_esc=y.
Aisyah, D., dkk. (2024). Media pembelajaran interaktif. Jambi: Pt. Sonpedia Publishing Indonesia.https://books.google.co.id/books?id=cXsZEQAAQBAJ&printsec=frontcover&hl=id&source=gbs_ge_summary_r&cad=0#v=onepage&q&f=false.
Akbar, K. (2024). Peningkatan Keterampilan Membaca Permulaan Melalui Penggunaan Media Buku Bacaan Berjenjang Pada Siswa Kelas I Sdn 225 Allu Kabupaten Bulukumba. https://eprints.unm.ac.id/35293/%5d(https:/eprints.unm.ac.id/35293/.
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101.https://scholar.google.com/citations?view_op=view_citation&hl=en&user=otoYzF8AAAAJ&citation_for_view=otoYzF8AAAAJ:mel-f30kHHgC .
