Dampak Bahasa Gaul terhadap Pandangan dan Sikap Berbahasa Indonesia pada Kalangan Remaja
DOI:
https://doi.org/10.1234/prosidingukmpr.v3i2.3964Kata Kunci:
bahasa, bahasa Indonesia, bahasa gaul remajaAbstrak
abstrak-Bahasa adalah identitas fundamental pada negara yang berfungsi untuk alat komunikasi utama untuk berinteraksi, bertukar gagasan, dan membangun hubungan sosial. Bagi bangsa Indonesia, bahasa nasional kita berakar dari Bahasa Melayu Riau, yang kemudian dikukuhkan sebagai bahasa persatuan melalui Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928. Momentum sejarah ini menyatukan keragaman suku dan bahasa daerah di bawah satu bahasa pertama: Bahasa Indonesia. Sebuah bahasa hendaknya memiliki kejelasan makna agar komunikasi yang berlangsung tidak menimbulkan kebingungan dalam penerapannya. Saat ini, terdapat berbagai pilihan gaya bahasa yang umum dipergunakan dalam interaksi sosial. Penelitian ini berupaya untuk menganalisis dampak pemakaian bahasa informal di kalangan mahasiswa terhadap persepsi mereka terhadap Bahasa Indonesia. Analisis mencakup dimensi kognitif, afektif, dan konatif. Pendekatan yang diterapkan adalah deskriptif kuantitatif dengan rancangan survei yang melibatkan mahasiswa dari berbagai jurusan. Temuan dari riset ini mengindikasikan bahwa frekuensi tinggi dalam menggunakan bahasa informal berpotensi berhubungan dengan penurunan apresiasi terhadap Bahasa Indonesia formal, khususnya dalam konteks pendidikan. Walaupun demikian, terdapat segmen mahasiswa yang tetap menyadari signifikansi Bahasa Indonesia sebagai penanda identitas nasional.
Kata kunci-Bahasa, bahasa indonesia, bahasa gaul remaja
Abtract-Language is a fundamental identity of a country, serving as the primary communication tool for interaction, exchanging ideas, and building social relationships. For the Indonesian nation, our national language is rooted in Riau Malay, which was later established as the unifying language through the Youth Pledge (Sumpah Pemuda) on October 28, 1928. This historical momentum united a diversity of ethnic groups and regional languages under one primary language: Indonesian. A language should possess clarity of meaning to ensure that communication does not cause confusion in its application. Currently, various styles of language are commonly used in social interactions. This study seeks to analyze the impact of informal language use among college students on their perception of the Indonesian language. The analysis covers cognitive, affective, and conative dimensions. The approach applied is descriptive-quantitative with a survey design involving students from various majors. The findings of this research indicate that a high frequency of informal language use potentially correlates with a decrease in appreciation for formal Indonesian, particularly in educational contexts. Nevertheless, a segment of students remains aware of the significance of the Indonesian language as a marker of national identity.
Keywords-language, Indonesian language, teenagers’ slang language
Referensi
Ahmadi, W., Setiyawati. S., & Serimawati, S. (2024). Pengaruh bahasa Indonesia dan bahasa gaul kalangan remaja di perumahan Sukaraya. Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online), 5(1), 124-131. https://doi.org/10.36312/jcm.v5i1.2595.
Nurhasanah, N. (2014). Pengaruh Bahasa Gaul Terhadap Bahasa Indonesia. In Forum Ilmiah (Vol. 11, No. 1, pp. 15-21).
Fadilla, A. S., Alwansyah, Y., & Anggriawan, A. (2023). Pengaruh Bahasa Gaul Terhadap Penggunaan Bahasa Indonesia Oleh Mahasiswa. EUNOIA (Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia), 3(1), 1-9. http://dx.doi.org/10.30821/eunoia.v3i1.2527.
Faizah, Umi. Bahasa Jndonesi, Antara Variasi dan Penggunaan. diakses 26 Oktober 2009
Fauziah, M. T., & Saputra, D. Y. (2021). Eksistensi bahasa Indonesia dalam pola komunikasi verbal generasi Z. Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia, 6(1). https://dx.doi.org/10.30870/jmbsi.v6i1.29699.
Anggini, N., Afifah, N. Y., & Syaputra, E. (2022). Pengaruh bahasa gaul (SLANG) terhadap bahasa Indonesia pada generasi muda. Jurnal Multidisiplin Dehasen (MUDE), 1(3), 143-148.
Suwandi, S. (2019). Bahasa dan perkembangan kognitif anak. Jakarta: Pustaka Edukasi.
