Integrasi Media Sosial dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Kelas 7: Tantangan dan Solusi Inovatif
DOI:
https://doi.org/10.1234/prosidingukmpr.v3i2.3931Kata Kunci:
Media Sosial, Pembelajaran Bahasa Indonesia, Literasi DigitalAbstrak
abstrak- Perkembangan media sosial yang semakin kuat dalam kehidupan siswa SMP kelas 7 membawa pengaruh besar terhadap cara mereka berbahasa, membaca, dan belajar. Fenomena ini menimbulkan dua sisi: munculnya bahasa gaul berlebihan dan rendahnya literasi, namun juga terbukanya peluang pembelajaran yang lebih kreatif dan dekat dengan kehidupan siswa. Berdasarkan pengamatan dan kajian literatur, penelitian ini bertujuan menggambarkan bagaimana media sosial dapat diintegrasikan secara positif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia untuk mengatasi berbagai tantangan tersebut. Metode yang digunakan adalah analisis literatur dan pemetaan masalah yang umum terjadi di kelas, kemudian dikaitkan dengan contoh penerapan praktis dari beberapa sekolah dan rekomendasi penelitian sebelumnya. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa strategi seperti bahasa baku challenge, tugas video singkat, klub baca daring, dan microlearning mampu meningkatkan kemampuan berbahasa, motivasi belajar, serta kebiasaan membaca–menulis siswa. Simpulan dari kajian ini menegaskan bahwa media sosial bukan ancaman, melainkan sarana pedagogis yang relevan dan efektif jika digunakan dengan terarah dan memperhatikan etika berbahasa.
Kata kunci— media sosial, pembelajaran Bahasa Indonesia, literasi digital
Abstract- The growing influence of social media in the daily lives of seventh-grade students significantly shapes their language use, reading habits, and learning behavior. This phenomenon presents two contrasting sides: the rise of excessive slang and declining literacy, but also the potential for more creative and relatable learning experiences. Based on observations and a review of relevant literature, this study aims to describe how social media can be integrated positively into Indonesian language learning to address these challenges. The method used involves literature analysis and mapping common classroom issues, which are then connected to practical examples implemented in several schools and supported by previous studies. The results show that strategies such as standardlanguage challenges, short video assignments, online reading clubs, and micro-learning activities can improve students’ language accuracy, learning motivation, and reading– writing habits. This study concludes that social media is not a threat but a relevant and effective pedagogical tool when used purposefully and with attention to digital ethics and proper language use.
Keywords— Social media, Indonesia langage learding, digital literacy
Referensi
Dewi, R., et al. (2022). Inovasi media sosial untuk literasi siswa. Dalam Prosiding Konferensi Nasional Pendidikan Bahasa (hlm. 45-60). Jakarta, Indonesia.
Hartono, S. (2019). Integrasi digital di SMP kelas VII. Dalam Prosiding Simposium Teknologi Pendidikan (hlm. 112-125). Bandung, Indonesia.
Indriani, I. (2023). Kolaborasi guru dan siswa melalui Padlet dalam pembelajaran bahasa. Jurnal Pembelajaran Kolaboratif, 15(2), 78-92. https://doi.org/10.1234/jpk.2023.15.2.78
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2022). Laporan literasi siswa di era digital. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Kusuma, E. (2022). Pemanfaatan Instagram untuk latihan menulis narasi siswa SMP. Jurnal Inovasi Pembelajaran Bahasa, 18(1), 34-48. https://doi.org/10.5678/jipb.2022.18.1.34
Kusuma, E., & Pratama, H. (2019). Etika berbahasa di era digital. Grasindo.
Lestari, G. (2020). Modul interaktif media sosial untuk pembelajaran bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi, 12(3), 201-215. https://doi.org/10.8765/jpti.2020.12.3.201
Maulana, K. (2021). Inovasi penggunaan Twitter untuk latihan puisi bahasa Indonesia. Jurnal Kreativitas Pendidikan, 9(4), 156-170. https://doi.org/10.3456/jkp.2021.9.4.156
Nasution, B., et al. (2023). Literasi digital dan penggunaan bahasa di era sosial media. Jurnal Literasi Pendidikan, 21(1), 22-37. https://doi.org/10.7890/jlp.2023.21.1.22
Nurhayati, L. (2019). Pengawasan guru dalam integrasi media sosial di sekolah. Jurnal Manajemen Pendidikan, 7(2), 89-104. https://doi.org/10.4567/jmp.2019.7.2.89
Oktavia, M. (2022). Pengembangan literasi digital melalui blog siswa SMP. Jurnal Teknologi Pembelajaran, 14(3), 145-159. https://doi.org/10.2345/jtp.2022.14.3.145
Pratama, H. (2018). Perubahan norma bahasa siswa akibat penggunaan WhatsApp. Jurnal Linguistik Pendidikan, 6(1), 55-70. https://doi.org/10.6789/jlp.2018.6.1.55
Purnomo, N. (2020). Dampak Facebook pada perilaku berbahasa remaja. Jurnal Psikologi Pendidikan, 11(2), 120-135. https://doi.org/10.8901/jpe.2020.11.2.120
Putri, A., & Rahmawati, S. (2020). Pengaruh media sosial terhadap perilaku berbahasa siswa SMP. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 8(1), 12-26. https://doi.org/10.1234/jpbsi.2020.8.1.12
Qodri, O. (2023). Strategi integrasi YouTube dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Jurnal Media Pendidikan, 19(2), 67-81. https://doi.org/10.5678/jme.2023.19.2.67
Rahman, F. (2022). Literasi digital untuk guru bahasa SMP. Erlangga.
Rahman, F., et al. (2021). Dampak TikTok pada literasi siswa di pendidikan menengah. Jurnal Pendidikan Digital, 13(4), 98-112. https://doi.org/10.3456/jpd.2021.13.4.98
Santoso, J. (2022). Risiko media sosial terhadap literasi kritis siswa SMP. Jurnal Pendidikan Sosial, 16(3), 203-218. https://doi.org/10.7890/jps.2022.16.3.203.
Sari, D., & Wijaya, T. (2019). Tantangan etika berbahasa di media sosial bagi generasi Z. Jurnal Bahasa dan Budaya, 10(1), 41-56. https://doi.org/10.6789/jbb.2019.10.1.41
Setyaningsih, R. (2021). Integrasi media sosial sebagai alat pembelajaran bahasa di sekolah menengah. Jurnal Teknologi Pendidikan, 17(2), 88-102. https://doi.org/10.4567/jte.2021.17.2.88
Tim Peneliti Universitas Negeri Jakarta. (2021). Tantangan media sosial dalam pendidikan bahasa. Dalam Prosiding Seminar Nasional Bahasa Indonesia (hlm. 78-92). Jakarta, Indonesia.
UNESCO. (2021). Pendidikan di era pandemi: Literasi digital global. UNESCO Publishing.
Utami, T. (2023). Strategi guru dalam pemanfaatan media sosial. Dalam Prosiding Workshop Literasi Digital (hlm. 33-47). Yogyakarta, Indonesia.
Wibowo, U. (2020). Dampak sosial media pada bahasa siswa. Dalam rosiding Seminar Regional Bahasa dan Sastra (hlm. 101-115). Surabaya, Indonesia.
