Manfaat Daun Kelor (Moringa Oleifera) untuk Membantu Meningkatkan Produksi ASI Ibu Menyusui

Penulis

  • Cintami Tri Amperawati ISTek ICsada Bojonegoro
  • Cahyo Hasanudin IKIP PGRI Bojonegoro
  • Andini Ajeng Rahmawati ISTec ICsada Bojonegoro

Kata Kunci:

ASI, Daun Kelor, Ibu Menyusui

Abstrak

abstrak— Air Susu Ibu, atau ASI, adalah zat alami yang diproduksi oleh jaringan payudara perempuan setelah melahirkan, dan mengandung nutrisi yang sangat beragam. Daun kelor (Moringa oleifera) adalah tumbuhan obat yang tumbuh di daerah tropis dan terkenal karena memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Upaya tersebut antara lain dengan menyusui sesering mungkin, menerapkan teknik perlekatan yang benar, serta menjaga asupan makanan bergizi seimbang yang kaya protein, zat besi, dan cairan yang cukup. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah SLR dengan menggunakan data sekunder yang bersumber dari publikasi jurnal. Cara pengumpulan data dilakukan dengan mengamati dan mencatat. Teknik untuk memvalidasi data dilakukan melalui triangulasi teori. 1) Meningkatkan Produksi ASI (Galaktagog Alami). 2) Mencegah dan Mengatasi Anemia 3) Memperkaya Nutrisi dalam ASI. 4) Mengoptimalkan Kualitas ASI. 5) Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Ibu dan Bayi. Simpulan dari penelitian ini adalah terdapat lima manfaat utama daun kelor dalam upaya meningkatkan jumlah ASI bagi ibu menyusui. Oleh karena itu, mengonsumsi daun kelor (baik dalam bentuk sayuran, bubuk, atau kapsul) sangat disarankan sebagai tambahan untuk pola makan yang sehat guna mendukung keberhasilan dan kelancaran proses menyusui.

Kata kunci— ASI, Daun kelor, Ibu menyusui

Referensi

Amiruddin, A. D., Veriyani, F. T., & Khotimah, S. (2023). Hubungan paritas dan tingkat pengetahuan ibu menyusui dengan teknik menyusui yang benar di wilayah kerja puskesmas sialang tahun 2022. Jurnal Ilmu Kesehatan Dharmas Indonesia, 3(1), 7-12. https://scholar.archive.org/work/33vyiumadjhszdjhev6sgmqu2q/access/wayback/https://ejournal.undhari.ac.id/index.php/jikdi/article/download/793/436.

Ariestanti, Y., & Widayati, T. (2018). Peningkatan Pengetahuan Ibu Tentang ASI Eksklusif di Pondok Melati Bekasi. Jurnal Pelayanan Dan Pengabdian Masyarakat (PAMAS), 2(1), 67-71. https://doi.org/10.52643/pamas.v2i1.426.

Astuti, I. (2013). Determinan pemberian ASI eksklusif pada ibu menyusui. Jurnal Health Quality, 4(1), 1-76. https://www.poltekkesjakarta1.ac.id/wp-content/uploads/legacy/jurnal/dokumen/41Jurnal_ISRONI.pdf.

Azka, F., Prastia, T. N., & Pertiwi, F. D. (2020). Gambaran pengetahuan ibu tentang teknik menyusui di KELURAHAN Tegalgundil Kota Bogor. Promotor, 3(3), 241- 250. https://ejournal.uika-bogor.ac.id/index.php/PROMOTOR/article/download/4173/2374

Fauziandari, E. N. (2019). Efektifitas ekstrak daun kelor terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri. Jurnal Kesehatan Karya Husada, 7(2), 185-190. https://pdfs.semanticscholar.org/e590/2307e282fb2f49aec616e7593281fb587fd9.pdf.

Imasrani, I. Y., Utami, N. W., & Susmini, S. (2017). Kaitan pola makan seimbang dengan produksi asi ibu menyusui. Care: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan, 4(3), 1-8. https://doi.org/10.33366/jc.v4i3.429

Keni, N. W. A., Rompas, S., & Gannika, L. (2020). Tingkat pengetahuan dan sikap dengan teknik menyusui pada ibu pasca melahirkan. Jurnal Keperawatan, 8(1), 33. https://www.academia.edu/download/73845750/27778.pdf.

Malatuzzulfa, N. I., Meinawati, L., & Nufus, H. (2022). Upaya peningkatan produksi ASI melalui pijat Woolwich dan massage rolling pada ibu nifas 1 minggu postpartum. Jurnal Kebidanan, 12(1), 65-72. https://doi.org/10.35874/jib.v12i1.999

Mardiana, A., Firdaus, F. N., Aziz, F. F., Birnanda, Y. E., Dewanti, R. A., & Azizah, D. N. (2019). Pelatihan Pembuatan Buridor (Bubur Instan Daun Kelor) Sebagai Mp-Asi B2sa Di Desa Tanjung Kecamatan Mangli Kabupaten Jember. J-Dinamika: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1). https://doi.org/10.25047/j-dinamika.v4i1.1491

Munir, R., & Lestari, F. (2023). Edukasi teknik menyusui yang baik dan benar pada ibu menyusui. Jurnal Abdi Mahosada, 1(1), 28-34. https://doi.org/10.54107/abdimahosada.v1i1.151

Nugraheny, E. (2016). Faktor penghambat dan pendorong penerapan asi eksklusif. Jurnal Ilmu Kebidanan, 2(2), 79-86. https://jurnal.ummikha.ac.id/assets/doc/170223083157-2.pdf.

Nugrawati, N. (2022). Edukasi Tentang Pemanfaatan Daun Kelor Guna Pencegahan Stunting Pada Kader Posyandu di Kecamatan Maros Baru Kabupaten Maros. JOURNAL OF TRAINING AND COMMUNITY SERVICE ADPERTISI (JTCSA), 2(1), 6-10. https://jurnal.adpertisi.or.id/index.php/JTCSA/article/download/184/140.

Nugrawati, N., & Ekawati, N. (2025). Pemanfaatan Daun Kelor Sebagai Asi Booster Alami Bagi Ibu Menyusui. Jurnal Medika: Medika, 4(4), 923-928. https://doi.org/10.31004/mn49ec31

Nurbaiti, N. (2021). Pengetahuan dan Sikap Ibu terhadap Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Kawat. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi, 10(2), 300-305. https://doi.org/10.36565/jab.v10i2.335.

Nuzula, F., Oktaviana, M. N., & Purwitaningtyas, R. Y. (2022). Membangun Kesadaran dalam Mendukung Keberlangsungan Pemberian ASI Eksklusif Sebagai Upaya untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Perempuan. Society: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(2), 89-102. https://doi.org/10.37802/society.v2i2.183

Pranajaya, R., & Rudiyanti, N. (2013). Determinan produksi asi pada ibu menyusui. Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik, 9(2), 227-237. https://www.academia.edu/download/107678750/236059977.pdf.

Pratama, R. M. K., Handayani, A. M., Andriani, L., Yunus, A., & Novika, R. G. H. (2024). Edukasi Emotional Demonstration pada Ibu Menyusui. Penerbit NEM. https://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/4657/5/BAB%20II.pdf

Purnamasari, K. D., & Hindiarti, Y. I. (2020). Metode Pijat Oksitosin, Salah Satu Upaya Meningkatkan Produksi ASI Pada Ibu Postpartum. Jurnal Kesehatan Perintis, 7(2), 1-8. https://doi.org/10.33653/jkp.v7i2.517

Susanty, S., Yudistirani, SA, & Islam, MB (2019). Metode Ekstraksi untuk Memperoleh Kadar Flavonoid Tertinggi dari Ekstrak Daun Kelor (Moringa Oleifera Lam). Jurnal Konversi , 8 (2), 6-6. https://doi.org/10.24853/konversi.8.2.6

Tjong, A., Assa, YA, & Purwanto, DS (2021). Kandungan antioksidan daun kelor (Moringa oleifera) dan potensinya sebagai agen penurun kolesterol darah. EBiomedics , 9 (2). https://doi.org/10.35790/ebm.v9i2.33452

Toripah, SS (2014). 4. Aktivitas antioksidan dan kandungan fenolik total ekstrak daun kelor (Moringa oleifera LAM). Pharmacon , 3 (4). https://doi.org/10.35799/pha.3.2014.6043

Wertanala, A., Sikki, M. I., & Supratno, S. (2024). Pembuatan Puding Berbahan Dasar Daun Kelor Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Di Desa Sindangmulya. An-Nizam, 3(2), 25-31. https://doi.org/10.33558/an-nizam.v3i2.9427

Widiastuti, Y. P. (2021). Identifikasi tingkat pengetahuan ibu menyusui tentang upaya untuk meningkatkan kesehatan dan produksi asi selama pandemi. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama, 10(3), 234-242. https://doi.org/10.31596/jcu.v10i3.839

Yulianti, D. (2022). Hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif di Puskesmas Johar Baru. Journal of Midwifery and Health Administration Research, 2(2), 9-14. http://repository.stikesrspadgs.ac.id/id/eprint/664

Diterbitkan

2025-11-15

Terbitan

Bagian

Articles