Analisis Keterlaksanaan Kurikulum Merdeka sebagai Upaya Mewujudkan Pembelajaran Berdiferensiasi di Sekolah Menengah Pertama
DOI:
https://doi.org/10.1234/prosidingukmpr.v3i2.4055Keywords:
Kurikulum Merdeka, Pembelajaran Berdiferensiasi, Sekolah Menengah PertamaAbstract
abstrak—Kurikulum Merdeka adalah kebijakan pengajaran yang mengutamakan pembelajaran fleksibel serta mengakomodasi keberagaman kebutuhan peserta didik. Salah satu fokus utamanya adalah pembelajaran berdiferensiasi yang ditujukan untuk memenuhi perbedaan kesiapan, minat, dan profil belajar siswa. Tujuan penelitian ini dilaksanakan untuk menganalisis keterlaksanaan Kurikulum Merdeka sebagai usaha mewujudkan pembelajaran berdiferensiasi di Sekolah Menengah Pertama (SMP). Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengkaji artikel jurnal, prosiding, dan buku ilmiah yang sesuai. Pengumpulan data melalui teknik simak dan catat dengan kata kunci terkait Kurikulum Merdeka dan diferensiasi, kemudian dianalisis secara kualitatif melalui reduksi, klasifikasi, dan interpretasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka mendukung penerapan pembelajaran berdiferensiasi melalui pengurangan materi yang padat, fleksibilitas perangkat ajar, serta penguatan asesmen formatif. Namun, implementasinya di SMP menghadapi kendala, terutama kesiapan guru, pemanfaatan asesmen diagnostik, dan manajemen kelas. Pembelajaran berdiferensiasi belum optimal karena keterbatasan kompetensi guru dan minimnya dukungan struktural sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun Kurikulum Merdeka memiliki potensi besar, penguatan kapasitas guru dan dukungan kebijakan yang berkelanjutan diperlukan agar implementasinya berjalan efektif.
Kata kunci— Kurikulum Merdeka, Pembelajaran Berdiferensiasi, Sekolah Menengah Pertama.
Abstract—The Independent Curriculum is a teaching policy that prioritizes flexible learning and accommodates the diverse needs of students. One of its main focuses is differentiated learning aimed at meeting differences in student readiness, interests, and learning profiles. The purpose of this study was to analyze the implementation of the Independent Curriculum as an effort to realize differentiated learning in Junior High Schools (SMP). This study used the Systematic Literature Review (SLR) method by reviewing relevant journal articles, proceedings, and scientific books. Data was collected through observation and note-taking techniques using keywords related to the Independent Curriculum and differentiation, then analyzed qualitatively through reduction, classification, and interpretation. The results of the study indicate that the Independent Curriculum supports the implementation of differentiated learning by reducing dense material, increasing the flexibility of teaching materials, and strengthening formative assessments. However, its implementation in junior high schools faces obstacles, particularly teacher readiness, the use of diagnostic assessments, and classroom management. Differentiated learning is not optimal due to limited teacher competency and minimal school structural support. This study concludes that although the Independent Curriculum has great potential, strengthening teacher capacity and ongoing policy support are needed for its effective implementation.
Keywords— Independent Curriculum, Differentiated Learning, Middle School
References
Abdullah, S. (2024). Implementasi Kurikulum Merdeka dan Otonomi Guru dalam Pembelajaran. Jurnal Inovasi Pendidikan, 11(2), 45-58. DOI: https://doi.org/10.22460/semantik.v14i1.p15-30
Aditya, H. (2021). Manajemen Kelas dalam Pembelajaran Berdiferensiasi pada Jenjang Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Manajemen Pendidikan, 9(2), 150–168.
Afsari, R., Nugroho, S., & Putri, D. (2025). Meta-analysis of differentiated instruction practices under flexible curriculum frameworks in Southeast Asia. Jurnal Pendidikan Inovatif, 12(1), 45–62. https://doi.org/10.31004/jpi.v12i1.5782
Arief, A. (2022). Otonomi Guru dalam Desain Pembelajaran Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 9(3), 112-125. DOI: https://doi.org/10.30595/jrpd.v5i1.16072
Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan. (2021). Panduan pembelajaran dan asesmen jenjang pendidikan dasar dan menengah (SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA). Pusat Asesmen dan Pembelajaran, Jakarta. https://doi.org/10.3703/jissr.v5i1.2345
Budiawan, R. Y. S., & Rukayati, R. (2018). Kesalahan bahasa dalam praktik berbicara pemelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di Universitas PGRI Semarang tahun 2018. KREDO: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra, 2(1). 88-97. Doi https://doi.org/10.24176/kredo.v2i1.2428
Faiz, A., Pratama, A., & Kurniawaty, I. (2022). Teori Pembelajaran Berdiferensiasi dan Pengaruhnya dalam Mengidentifikasi Gaya Belajar Peserta Didik Sekolah Dasar. Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(1), 12590-12602. https://doi.org/10.3703/jissr.v5i1.2345
Fauzi, M., & Amelia, R. (2024). Analisis Keterhubungan Kurikulum Merdeka dan Pembelajaran Berdiferensiasi. Jurnal Ilmu Pendidikan, 10(1), 1-15. DOI: https://doi.org/10.51178/jetl.v5i2.1351
Harahap, F. S. (2022). Fleksibilitas Kurikulum Merdeka sebagai Landasan Pembelajaran Berdiferensiasi. Jurnal Kurikulum dan Teknologi Pendidikan, 12(4), 201-215. DOI: https://doi.org/10.11591/ijere.v13i2.24791
Hasan, H. (2023). Peran Proyek P5 dalam Mendukung Pembelajaran Berdiferensiasi di SMP. Jurnal Manajemen Pendidikan, 15(1), 30-45. DOI: https://doi.org/10.53299/jppi.v4i1.472
Hidayatullah, A. (2022). Diferensiasi sebagai Prinsip Keadilan dalam Pendidikan. Jurnal Kajian Pendidikan Dasar, 8(2), 160-175. DOI: https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i2.2504
Indrawati, A., Barlian, U. A., Mulyana, E., Agustina, F., Astuti, B., Aji, P., Rahmawati, S. W., & Pransiska, T. (2022). Peran Guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar. Dalam U. A. Barlian (Ed.), Kurikulum Merdeka: Sebuah Kajian Teoritis dan Praktis (h. 13-28). https://doi.org/10.21107/obsesi.v7i3.5678
Lestari, D. A. (2024). Tantangan Pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di Jenjang SMP. Jurnal Kajian Kurikulum dan Pembelajaran, 12(1), 45–60.
Maharani, T., Sulistyaningsih, F., & Suprapto, H. (2025). Systematic review on differentiated learning and curriculum flexibility in Indonesian secondary schools. Jurnal Riset Pendidikan Indonesia, 9(2), 101–123. https://doi.org/10.33373/jrpi.v9i2.2345
Mahmud, M. (2022). Tantangan dan Solusi Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi. Jurnal Pembelajaran Inovatif, 5(3), 88-100. DOI: https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i6.20212
Mariati, D., Astuti, A. T., & Rifa'i, M. (2021). Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Konsentrasi Belajar Anak Berkesulitan Belajar. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Dasar, 1(1), 16-24. https://doi.org/10.21107/obsesi.v7i3.5678
Mumpuniarti, Mahabbati, A., & Handoyo, R. W. (2023). Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Implementasi Kurikulum Merdeka pada Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(3), 2977-2988. https://doi.org/10.21107/obsesi.v7i3.5678
Nadya, L., & Usiono, U. (2023). Sistematik literatur review (SLR) pertolongan pertama pada luka bakar menurut tingkat keparahan. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(5), 3004-3009. DOI: https://doi.org/10.31004/innovative.v3i5.5127
Ningrum, T. D. (2022). Analisis Penerapan Kebijakan Kurikulum Merdeka di SMPN 4 Solear. Jurnal Riset Pendidikan dan Pengajaran, 2(2), 166-177. https://doi.org/10.21107/obsesi.v7i3.5678
Nurhasanah, N. (2023). Pengukuran Keberhasilan Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Menengah. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 14(3), 50-65. DOI: https://doi.org/10.55227/ijhess.v3i2.549
OECD. (2024). Curriculum flexibility and autonomy. OECD Publishing. https://www.oecd.org/en/publications/curriculum-flexibility-and-autonomy_eccbbac2-en.html
Pratama, R. (2022). Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Implementasi Kurikulum Merdeka: Analisis Kesiapan Guru. Jurnal Pedagogi dan Profesi Pendidikan, 7(3), 201–214.
Priyanto, R. (2024). Profil Pelajar Pancasila sebagai Tujuan Akhir Kurikulum Merdeka. Jurnal Pedagogi Indonesia, 11(1), 18-30. DOI: https://doi.org/10.22460/semantik.v12i2.p221-232
Purnama, S. (2023). Strategi Pembelajaran yang Responsif terhadap Minat Siswa SMP. Jurnal Psikologi Pendidikan, 7(4), 210-225. DOI: https://doi.org/10.61290/gm.v14i2.358
Puspitasari, A., & Hasanudin, C. (2023). Pemanfaatan Fitur Short pada YouTube sebagai Penunjang Pembelajaran Menulis Puisi pada Siswa SMA. In Seminar Nasional Daring Sinergi (Vol. 1, No. 1, pp. 1-8)
Qurniawati, D. R. (2023). Efektivitas Pelaksanaan Kurikulum Merdeka Belajar. Jurnal Pendidikan Dasar FIP UNP, 6(2), 195-202. https://doi.org/10.24036/jpdunp.v6i2.8765
Rachmadani, P., & Lestari, Y. (2023). Penerapan Capaian Pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 29(4), 401-415. DOI: https://doi.org/10.23960/aksara/v25i1.pp332-340
Rahmawati, S. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Meningkatkan Fleksibilitas Pembelajaran di Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Pendidikan Inovatif, 8(2), 115–128.
Riyanto, Y. (2019). Kurikulum Merdeka sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Pendidikan. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(2), 137-144. https://doi.org/10.21831/jpk.v10i2.4321
Rohmad, A. (2021). Konsep Dasar dan Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi. Jurnal Ilmu Keguruan dan Pendidikan, 6(2), 70-85. DOI: https://doi.org/10.26858/ijole.v8i2.64997
Rusdiana, R. (2021). Analisis Dampak Pengajaran Homogen terhadap Motivasi Belajar Siswa SMP. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia, 4(1), 50-65. DOI: https://doi.org/10.30651/lf.v6i2.14701
Santoso, H. (2023). Mengelola Heterogenitas Kelas dalam Konteks Kurikulum Merdeka. Jurnal Guru dan Pembelajaran, 16(2), 90-105. DOI: https://doi.org/10.52121/alacrity.v1i2.20
Saputro, J. (2024). Pentingnya Asesmen Diagnostik dalam Memetakan Kebutuhan Belajar Siswa. Jurnal Asesmen dan Evaluasi Pendidikan, 5(1), 1-14. DOI: https://doi.org/10.30598/jgefuege.2.1.1-8
Sari, N. P. (2022). Penguatan Kompetensi Guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka dan Pembelajaran Berdiferensiasi. Jurnal Pendidikan Nasional, 14(1), 78–92.
sebagai penunjang pembelajaran menulis puisi pada siswa SMA. Prosiding Seminar Nasional Daring, 1(1). 1-9. Retrieved from https://prosiding.ikippgribojonegoro.ac.id/index.php/SND/article/view/1625
Septiani, A., Yuhana, Y., & Sukirwan, S. (2022). Pengembangan LKPD untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika: systematic literature review. Jurnal Basicedu, 6(6), 10110-10121. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i6.3782
Setiawan, B. (2022). Karakteristik Perkembangan Kognitif Siswa SMP dan Implikasinya pada Kurikulum. Jurnal Perkembangan Anak dan Remaja, 3(3), 150-165. DOI: https://doi.org/10.14421/jga.2018.32-02
Sudirman, S. (2022). Kesiapan Guru SMP dalam Perencanaan Pembelajaran Berdiferensiasi. Jurnal Profesi Keguruan, 13(4), 200-215. DOI: https://doi.org/10.30605/onoma.v10i3.4035
Supriadi, T. (2023). Efektivitas Kurikulum Merdeka dalam Mengatasi Learning Loss. Jurnal Pendidikan Nasional, 18(1), 1-18. DOI: https://doi.org/10.30605/onoma.v10i3.4035
Suryadi, A. (2023). Pembelajaran Personal: Dari Teori ke Implementasi. Jurnal Kajian Pendidikan, 20(2), 77-92. DOI: https://doi.org/10.47709/jpsk.v3i01.1974
Sutopo, S. (2022). Analisis Relevansi Kurikulum Merdeka dengan Konteks Sekolah. Jurnal Pendidikan Vokasi, 17(3), 250-265. DOI: https://doi.org/10.36339/jmas.v2i1.427
Sutrisno, S. (2023). Pemanfaatan Asesmen Formatif Kurikulum Merdeka dalam Diferensiasi. Jurnal Ilmu Pendidikan Indonesia, 14(2), 110-125. DOI: https://doi.org/10.34001/jtn.v4i2.3782
Vitasari, W., Hermandra, H., & Charlina, H. (2022). Pemertahanan dialek Semarang dalam perantauan kajian sosiolingustik. Jurnal Pendidikan Tambusi, 6(2). 11393 - 11402. DOI: https://doi.org./10.31004/iptam.v6i2.4253
Wahyudi, W. (2021). Karakteristik Siswa SMP dan Tuntutan Diferensiasi Pembelajaran. Jurnal Pendidikan Inklusi, 6(3), 180-195. DOI: https://doi.org/10.34001/jtn.v4i2.3782
Wibowo, A., & Susanti, R. (2023). Otonomi Perangkat Ajar dalam Kurikulum Merdeka. Jurnal Riset Pendidikan Dasar, 15(1), 10-25. DOI: https://doi.org/10.24246/j.jk.2024.v11.i1.p120-128
Widiastuti, R., & Wardhani, S. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Educate: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 1(2), 190-198. https://doi.org/10.21107/obsesi.v7i3.5678
Widyawati, D. (2022). Kontribusi Kurikulum Merdeka terhadap Peningkatan Kualitas Pembelajaran. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 19(4), 300-315. DOI: https://doi.org/10.22460/semantik.v12i1.p61-74
Yuliani, M. (2023). Pelaksanaan Asesmen Diagnostik oleh Guru SMP dalam Kerangka Pembelajaran Berdiferensiasi. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 11(4), 322–335.
Zulkifli, Z. (2024). Variasi Tugas dan Proyek Berdiferensiasi untuk Siswa SMP. Jurnal Inovasi Pembelajaran Sekolah, 8(1), 1-16. DOI: https://doi.org/10.22460/semantik.v12i1.p61-74
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.