Problematika Pembelajaran Teks Hikayat Kelas X dalam Kurikulum Merdeka dan Strategi Pemecahan Masalah Berbasis Pendekatan Ilmiah

Authors

  • Maulida Nur Millati Azka Universitas Islam Sultan Agung
  • Aida Azizah Universitas Islam Sultan Agung

DOI:

https://doi.org/10.1234/prosidingukmpr.v3i2.3937

Keywords:

Teks Hikayat, Kurikulum Merdeka, Pendekatan Ilmiah

Abstract

abstrak—Penelitian ini bertujuan mengkaji problematika pembelajaran teks hikayat pada siswa kelas X dalam implementasi Kurikulum Merdeka serta merumuskan strategi pemecahan masalah berbasis pendekatan ilmiah (scientific approach). Data penelitian ini di kumpulkan melalui studi pustaka terhadap penelitian terdahulu dan literatur relevan. Hasil kajian menunjukkan keterbatasan bahan ajar, rendahnya minat baca siswa terhadap teks hikayat yang mengandung bahasa arkais, serta kurangnya penerapan strategi pembelajaran yang kontekstual. Artikel ini merekomendasikan strategi pembelajaran berbasis pendekatan ilmiah untuk meningkatkan pemahaman dan keterlibatan peserta didik secara aktif.

Kata kunci—Teks Hikayat, Kurikulum Merdeka, Pendekatan Ilmiah

 


Abstract—This study aims to examine the problems in teaching hikayat texts to tenth-grade students under the Merdeka Curriculum and to formulate problem-solving strategies based on the scientific approach. Data were collected through a literature review of relevant studies and scholarly articles. The findings indicate several challenges, including difficulties students face in understanding archaic language, low interest and motivation in learning traditional literary texts, and limited teaching materials that are not fully aligned with the principles of the Merdeka Curriculum. Additionally, conventional teacher-centered learning strategies hinder active student participation. The study suggests that implementing a scientific approach—comprising observing, questioning, gathering information, reasoning, and communicating—can enhance student engagement, critical thinking, and comprehension of hikayat texts. By linking the values contained in hikayat with real-life contexts, this approach also fosters appreciation for traditional literary works and supports meaningful, student-centered learning.

Keywords— Hikayat Text, Merdeka Curriculum, Scientific Approach

References

Kemendikbudristek. (2022). Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SMA/MA Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Permendikbud No. 56 Tahun 2022 tentang Pedoman Penerapan Kurikulum dalam Rangka Pemulihan Pembelajaran.

Rahmawati, I., & Hidayat, T. (2023). Strategi Pembelajaran Kontekstual dalam Mengajarkan Teks Sastra Lama. Jurnal Pembelajaran Bahasa, 8(2), 101–110.

Safitri, M., Ripai, A., Harijanti, S., & Widya Utama, S. F. (2023). Analisis Nilai-nilai Teks Hikayat Indera Bangsawan dan Pembelajarannya Kelas X. Journal on Teacher Education.

Safitri, N., & Putri, A. R. (2022). Problematika Pembelajaran Sastra Lama di Sekolah Menengah Atas. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 11(2), 145–153.

Sari, D. P., & Kurniawan, A. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Teks. Jurnal Pendidikan Bahasa, 13(1), 55–66.

SQ3R Method in Learning Hikayat vs Cerpen (2025). Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar.

Surya, D., Ramadhanti, D., & Marni, S. (2025). Analisis Bahan Ajar Teks Hikayat di Madrasah Aliyah Muhammadiyah Tamiang Ujung Gading dalam Konteks Kurikulum Merdeka. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar.

Warda, H., & Suaedi, H. (2025). Teka-Teki Silang sebagai Inovasi Joyful Learning dalam Pembelajaran Teks Hikayat Kelas X. Jurnal Pendidikan Tambusai.

Downloads

Published

2025-12-01