Peran Etika dalam Menciptakan Toleransi Beragama di Media Sosial
Keywords:
Media sosial, toleransi beragama, etikaAbstract
abstrak—Etika merupakan aturan perilaku yang membimbing manusia dengan berperilaku baik serta tanggung jawab terutama dalam media sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran etika dalam menciptakan toleransi beragama di media sosial. Metode penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review(SLR) dengan data sekunder yang diambil dari jurnal nasional. Teknik pengumpulan data menggunakan metode simak dan catat. Teknik validasi data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika toleransi beragama di media sosial memiliki peran 1) menumbuhkan empati dan saling menghormati, 2) mencegah ujaran kebencian dan hoax, 3) menumbuhkan tanggung jawab dalam bermedia sosial. Simpulan penelitian ini adalah terdapat tiga peran etika dalam menciptakan toleransi beragama di media sosial.
Kata kunci—Media sosial, toleransi beragama, etika
Abstract—Ethics are rules of conduct that guide humans to behave well and responsibly, especially on social media. The purpose of this study is to determine the role of ethics in creating religious tolerance on social media. This study uses the Systematic Literature Review (SLR) method with secondary data taken from national journals. The data collection technique uses the read and record method. The data validation technique uses the triangulation technique. The results of the study indicate that religious tolerance ethics in social media has three roles: 1) fostering empathy and mutual respect, 2) preventing hate speech and hoaxes, and 3) fostering responsibility in social media. The conclusion of this study is that there are three roles of ethics in creating religious tolerance in social media.
Keywords—Social media, religious tolerance, ethics
References
Abdillah, H. (2022). Toleransi dan kebebasan beragama (Menguatkan kembali makna toleransi dan kerukunan bangsa). JKaKa: Jurnal Komunikasi Dan Konseling Islam, 2(2), 104–118. https://doi.org/10.30739/jkaka.v2i2.1591.
Abror, M. (2020). Moderasi beragama dalam bingkai toleransi. Rusydiah: Jurnal Pemikiran Islam, 1(2), 143–155. https://doi.org/10.35961/rsd.v1i2.174.
AlFalah, U. F., & Rahman, S. (2019). Toleransi beragama dan kerukunan hidup antar umat beragama di Kampung Toleransi. Syntax Idea, 1(3), 121–131. https://doi.org/10.46799/syntax-idea.v1i3.30.
Amaly, N., & Armiah, A. (2021). Peran kompetensi literasi digital terhadap konten hoaks dalam media sosial. Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah, 20(2), 43–52. https://doi.org/10.18592/alhadharah.v20i2.6019.
Arianto, B. (2021). Dampak media sosial bagi perubahan perilaku generasi muda di masa pandemi Covid-19. Journal of Social Politics and Governance (JSPG), 3(2), 118–132. https://doi.org/10.24076/JSPG.2021v3i2.659.
Azzahra, N. A., Ridha, M., Saepudin, S., Agustian, S. P., & Azzahra, F. (2025). Etika komunikasi sebagai landasan interaksi sosial yang efektif, sopan dan bertanggung jawab. Jurnal Komunikasi dan Kewirausahaan, 1(1), 21–27. https://jurnas.saintekmu.ac.id/index.php/jkk/article/view/170.
Baihaki, E. S. (2020). Islam dalam merespons era digital: Tantangan menjaga komunikasi umat beragama di Indonesia. SANGKéP: Jurnal Kajian Sosial Keagamaan, 3(2), 185–208. https://doi.org/10.20414/sangkep.v3i2.1926.
Cahyono, A. S. (2016). Pengaruh media sosial terhadap perubahan sosial masyarakat di Indonesia. Publiciana, 9(1), 140–157. https://doi.org/10.36563/publiciana.v9i1.79.
Faizah, R. (2024). Peran media sosial dalam meningkatkan pemahaman agama Islam di kalangan generasi milenial. MUMTAZ: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 4(1), 038–052. https://doi.org/10.69552/mumtaz.v4i1.2889.
Farouk, M. (2023). Penanaman nilai-nilai toleransi beragama melalui pembelajaran tematik. Ambarsa: Jurnal Pendidikan Islam, 3(2), 136–154. https://doi.org/10.59106/abs.v3i2.144.
Hamama, S. (2024). Etika komunikasi dalam media sosial: Tantangan dan solusinya. Jurnal Selasar KPI: Referensi Media Komunikasi dan Dakwah, 4(2), 182–197. https://doi.org/10.33507/selasar.v4i2.2608.
Hamzah, F., Tahir, S., & Miyodu, W. (2025). Pentingnya toleransi dan empati dalam pendidikan anak usia dini inklusif. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 1(2), 296–301. https://doi.org/10.63822/qyp9sb97.
Hikmah, Y. D., & Hasanudin, C. (2024, June). Eksplorasi konsep matematika dalam pembelajaran di sekolah dasar. In Seminar Nasional dan Gelar Karya Produk Hasil Pembelajaran (Vol.2, No. 1, pp. 316–324). https://prosiding.ikippgribojonegoro.ac.id/index.php/SNGK/article/view/2382/pdf.
Jalari, M., & Falaah, M. F. (2022). Peran masyarakat dalam merawat keberagaman, kerukunan dan toleransi. Al Haziq: Journal of Community Service, 1(1), 1–6. https://doi.org/10.54090/haziq.81.
Leba, K., Watunglawar, B., Furqon, M. A., & Wijonarko, D. (2024). Harmoni multikultural: Membangun kebersamaan di tengah perbedaan untuk kaum milenial. ABDISOSHUM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sosial dan Humaniora, 3(4), 240–253. https://doi.org/10.55123/abdisoshum.v3i4.4217.
Luthfiyah, L., & Maknun, L. L. (2024). Dampak positif dan negatif media sosial di lingkungan masyarakat. Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO), 1(4), 1876–1881. https://doi.org/10.62567/micjo.v1i4.252.
Ma’arif, A., Khasanah, A. F., Sabrina, A., & Maulana, R. (2024). Peran media sosial dalam membentuk sikap mahasiswa terhadap toleransi dalam beragama. J-Alif: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Budaya Islam, 9(2), 192–208. http://dx.doi.org/10.35329/jalif.v9i2.5625.
Muannas, M., & Mansyur, M. (2020). Model literasi digital untuk melawan ujaran kebencian di media sosial. JURNAL IPTEKKOM, 22(2), 125–142. https://doi.org/10.17933/iptekkom.22.2.2020.125-142.
Mulyono, F. (2021). Dampak media sosial bagi remaja. Jurnal Simki Economic, 4(1), 57–65. https://doi.org/10.29407/jse.v4i1.66.
Munawaroh, F., & Hidayatullah, A. (2024). Studi literatur tentang strategi pendidikan agama Islam dalam mempromosikan kerukunan antar umat beragama. Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam, 2(6), 58–71. https://doi.org/10.61132/jmpai.v2i6.59.
Murdani, A., Wijayati, H., & Haqqi, H. (2025). Penguatan kecerdasan digital sebagai fondasi remaja kreatif dan kritis bermedia sosial. Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM), 6(1), 181–189. https://doi.org/10.52060/jppm.v6i1.2838.
Nasution, A. S. (2022). Strategi membangun nilai-nilai toleransi antar umat beragama di Indonesia. Jurnal Pendidikan Dasar Dan Sosial Humaniora, 2(1), 123–136. https://doi.org/10.53625/jpdsh.v2i1.5370.
Nuraeni, H. A., Putri, D. M., & Akasyah, S. A. (2024). Keberagaman agama dan urgensi toleransi. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(21), 361–368. https://doi.org/10.5281/zenodo.14405790.
Primarni, A., & Aminah, S. (2024). Pendidikan Islam dan tantangan kontemporer: Strategi mengatasi radikalisme dan ekstremisme melalui pendidikan holistik. Jurnal Dirosah Islamiyah, 6(1), 56–69. https://doi.org/10.47467/jdi.v6i1.4937.
Puspita, W. R., & Hasanudin, C. (2024, June). Strategi untuk meningkatkan kemampuan berhitung dasar matematika siswa sekolah dasar melalui metode drill. In Seminar Nasional dan Gelar Karya Produk Hasil Pembelajaran (Vol. 2, No. 1, pp. 1552–1561). https://prosiding.ikippgribojonegoro.ac.id/index.php/SNGK/article/view/2585.
Putranto, F. K. H. (2024). Peran pembelajaran informatika dalam menumbuhkan pemahaman literasi digital pada siswa. Jurnal Tahsinia, 5(8), 1131–1142. https://doi.org/10.57171/jt.v5i8.592.
Rusdin, R. B., Nawawi, M., Nurhamni, N., Meilani, R., & Safitri, D. (2025). Literasi digital: Mencegah hoaks dan hate speech di lingkungan mahasiswa asrama IPMIL Raya Palu. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(1), 143–149. https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i1.2134.
Saggaf, M. I., Arif, M. W., Habibie, M., & Atqiya, K. (2021). Prinsip komunikasi Islam sebagai etika bermedia sosial. Journal of Communication Studies, 1(1), 15–29. https://doi.org/10.37680/jcs.v1i01.698.
Samuel, S., & Tumonglo, E. E. (2023). Toleransi: Peran tokoh agama sebagai perekat kerukunan umat beragama. Abrahamic Religions: Jurnal Studi Agama-Agama, 3(1), 81–91. https://doi.org/10.22373/arj.v3i1.14734.
Sari, A. F. (2020). Etika komunikasi: Menanamkan pemahaman etika komunikasi kepada mahasiswa. TANJAK: Journal of Education and Teaching, 1(2), 127–135. https://doi.org/10.35961/tanjak.v1i2.152.
Suryaningsih, A. (2020). Dampak media sosial terhadap prestasi belajar peserta didik. Edusaintek: Jurnal Pendidikan, Sains Dan Teknologi, 7(1), 1–10. https://doi.org/10.47668/edusaintek.v7i1.4.
Tanjung, L. A. (2025). Toleransi beragama: Masjid Azizi Tanjung Pura dan Vihara Setia Buddha Binjai. All Fields of Science Journal Liaison Academia and Society, 5(2), 491–501. https://doi.org/10.58939/afosj-las.v5i2.895.
Tohari, H. (2023). Peran pendidikan agama Islam dalam membangun toleransi beragama. Kaipi: Kumpulan Artikel Ilmiah Pendidikan Islam, 1(2), 43–47. https://doi.org/10.62070/kaipi.v1i2.34.
Turnip, E. Y., & Siahaan, C. (2021). Etika berkomunikasi dalam era media digital. Jurnal Ekonomi, Sosial & Humaniora, 3(4), 38–45. https://www.jurnalintelektiva.com/index.php/jurnal/article/view/659.
Umaroh, C., & Hasanudin, C. (2024, June). Teori bilangan: Mengenalkan jenis-jenis bilangan pada anak usia dasar. In Seminar Nasional dan Gelar Karya Produk Hasil Pembelajaran (Vol. 2, No. 1, pp. 370-378). https://prosiding.ikippgribojonegoro.ac.id/index.php/SNGK/article/view/2457/pdf.
Wahyuni, R. S. (2023). Pemakaian konjungsi koordinatif dan subordinatif dalam penggunaan bahasa anak muda di media sosial. Indonesian Journal of Social Science, 1(1), 1–9. https://jurnal.pdpi.or.id/index.php/ijss/article/view/8/8.
Wahyuningsih, S. (2022). Konsep etika dalam Islam. JURNAL AN-NUR: Kajian Ilmu-Ilmu Pendidikan dan Keislaman, 8(1). http://journal.an-nur.ac.id/index.php/annur/article/view/167.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.