Upaya Mahasiswa dalam Menyikapi Intoleransi di Media Sosial
Keywords:
Media Sosial, Intoleransi, MahasiswaAbstract
abstrak—Media sosial merupakan platform daring yang memudahkan penggunanya untuk berbagi informasi, berinteraksi, serta membuat berbagai jenis konten seperti blog, jejaring sosial, wiki, forum, maupun dunia virtual. Penelitian ini menerapkan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari jurnal-jurnal nasional. Prosedur pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak dan catat, sementara validitas data dipastikan menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa dapat menyikapi intoleransi di ruang media sosial yaitu 1) meningkatkan kemampuan literasi digital dan informasi yang kritis dan preventif, 2) mengembangkan ruang dialog yang inklusif, 3) tindakan tegas melalui pelaporan dan penguatan komunitas inklusif.
Kata kunci—Media Sosial, Intoleransi, Mahasiswa
References
Anggraini, R., Hanita, H., Suhendri, N., Shintia, Y., Amanda, X., Safa, F. (2022). Pengaruh positif dan negatif penggunaan media sosial. The 4th Nation Conference Of Community Service Project 2022, 4(1), 1590-1594. https://doi.org/10.37253/nacospro.v4i1.7170.
Aini, N., Aulia, I., & Zulfahmi. (2022). Melawan Intoleransi dan Ekstremisme Media Sosial: Inovasi Kampanye Moderasi Beragama Kanal Youtube Labpsa. Tv. JSAI: Jurnal Sosiologi Agama Indonesia, 3(1), 69–81. https://share.google/JmNo19LK5LxkE2JH4
Cahyono, A., S. (2016). Pengaruh media sosial terhadap perubahan sosial masyarakat di Indonesia. Publiciana, 9(1), 1-18. https://doi.org/10.36563/publiciana.v9i1.79.
Fitrialis, R., Rahmadani, T., Vania, N. E., Nanda, N. D., Fitriana, N., & Elsani, D. (2024). Dampak negatif media sosial terhadap remaja. Jurnal Akuntansi, Bisnis dan Ekonomi Indonesia (JABEI), 3(2), 30-34. https://doi.org/10.30630/jabei.v3i2.237.
Firmansyah, R., Pitri, A., & Abidondifu, P. (2024). Mencegah perbuatan intoleransi yang mengakibatkan perbuatan bullying. Legal Empowerment: Jurnal pengabdian hukum, 2(2), 47-53. https://doi.org/10.46924/legalempowerment.v2i2.226.
Herlina, L. (2018). Disintegrasi sosial dalam konten media sosial fecebook. Temali: Jurnal Pembangunan Sosial, 1(2), 232-256. https://share.google/EC5LeT6YTgHRSTDXe.
Hanani, S., & Nelmaya, N. (2020). Penguatan moderasi beragama untuk mengatasi intoleransi di kalangan intelektual kampus. Kontekstualita, 35(2), 91-102. https://doi.org/10.30631/35.02.91-102.
Hikmah, Y. D., & Hasanudin, C. (2024, June). Eksplorasi konsep matematika dalam pembelajaran di sekolah dasar. In Seminar Nasional dan Gelar Karya Produk Hasil Pembelajaran (Vol. 2, No. 1, pp. 316-324). https://prosiding.ikippgribojonegoro.ac.id/index.php/SNGK/article/view/2382/pdf.
Irawan, D. (2025). Peran mahasiswa dalam mencegah paham intoleransi dan radikalisme di Kabupaten Sambas. AKSARA ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 10-17. https://doi.org/10.5281/zenodo.15697829.
Islamiah, S., Fadilah, A. N., Faizah, Y., & Arlina, A. (2024). Memahami interaksi sosial mahasiswa di perguruan tinggi: studi kasus di fakultas ilmu tarbiyah dan keguruan universitas Islam negeri Sumatera Utara. JISPENDIORA: Jurnal Ilmu Sosial, Pendidikan dan Humaniora, 3(2), 227-235. https://doi.org/10.56910/jispendiora.v3i2.1553
Juanda, H. (2017). Media sosial sebagai penyebarluasan informasi Pemerintahan Aceh. Jurnal Peurawi: Media Kajian Komunikasi Islam, 1(1), 1-22. https://doi.org/10.22373/jp.v1i1.1988.
Khakim, M. S., Nugraha, A. F., Sukanti, S., & Sarwedi, A. R. (2020). Kontribusi mahasiswa daerah dalam penanganan intoleransi melalui sinergi perguruan tinggi di DIY. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 10(1), 62-70. https://doi.org/10.20527/kewarganegaraan.v10i1.8361.
Mulyono, F. (2021). Dampak media sosial bagi remaja. Jurnal Simki Economic, 4(1), 1-9. https://doi.org/10.29407/jse.v4i1.66.
Manuain, L. M. M., Moru, O. O., Renda, T., Pellondou, A. O., & Naitboho, J. (2022). Presepsi generasi Z terhadap toleransi beragama. Asketik: Jurnal Agama dan Perubahan Sosial 6 (2), 213-224, https://doi.org/10.30762/asketik.v6i2.269.
Mindariati, M., Aunnurrahman, A., & Halida, H. (2023). Dampak perilaku intoleran terhadap psikologis dan karakter siswa du jenjang SMA. Jurnal on Education, 6(1), 9564-9572. https://jonedu.org/index.php/joe
Muhammad Ismail, F., Adib, M., Masrukhan, M. N., & Hasanah, N. (2022). Pemahaman Moderasi Beragama Dan Sikap Mahasiswa Terhadap Intoleransi Sosial. SOSIOLOGIA: Jurnal Agama Dan Masyarakat, 5(1), 78–87. https://share.google/JmNo19LK5LxkE2JH4.
Nurhakim, N., Adriansyah, M. I., & Dewi, D. A. (2024). Intoleransi antar umat beragama di Indonesia. Maras: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 2(1), 50-61. https://doi.org/10.60126/maras.v2i1.126.
Puspita, W. R., & Hasanudin, C. (2024, June). Strategi untuk meningkatkan kemampuan berhitung dasar matematika siswa sekolah dasar melalui metode drill. In Seminar Nasional dan Gelar Karya Produk Hasil Pembelajaran (Vol. 2, No. 1, pp. 1552-1561). https://prosiding.ikippgribojonegoro.ac.id/index.php/SNGK/article/view/2585.
Parmonangan, H., Gulo, M., Ditakristi, A. H. V., & Tafonao, T. (2024). Memperkuat solidaritas: menerapkan nilai-nilai Kristiani dalam menghadapi sikap intoleransi di tengah masyarakat majemuk. Sarita Bahalap Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani, 1(1), 32-41. https://share.google/YmL29lV0eTXJGhlay.
Permana, M. W. A., Wardani, N. P. T. K., Dewi, L. A. M. P. M., & Saraswati, N. P. A. S. (2022). Peran generasi Z dalam peningkatan pendidikan karakter, khususnya mencegah intoleran di kalangan mahasiswa di era society 5.0. Prosiding Pekan Ilmiah Pelajar, 2, 121-133.https://e-journal.unmas.ac.id/index.php/pilar/article/view/4425.
Panjaitan, S., Simanungkalit, M., Wardono, Y., Tuerah, F., & Rosan, N. (2018). Hubungan antara dukungan keluarga dengan prokrastinasi akademik mahasiswa. Jurnal Teologi dan Pelayanan Kerusso, 3(1), 24-30. https://doi.org/10.33856/kerusso.v3i1.89
Rafiq, A. (2020). Dampak media sosial terhadap perubahan sosial suatu masyarakat. Global Komunika, 3(1), 18-28. https://doi.org/10.33822/gk.v3i1.1704.
Rijaal, M., A., K. (2021). Fenomena intoleransi antar umat beragama serta peran sosial media akun instagram jaringan gusdurian Indonesia dalam menyampaikan pesan toleransi. Syiar: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam, 1(2), 101-114. https://doi.org/10.54150/syiar.v1i2.41.
Suryaningsih, A. (2020). Dampak media sosial terhadap prestasi belajar peserta didik. EDU SAINTEK: Jurnal Pendidikan Sains dan Teknologi, 7(1), 1-10. https://doi.org/10.47668/edusaintek.v7i1.45.
Sukmayadi, Q. M. A., Sardin, S., & Utami, N. F. (2023). Generasi Z dalam komunikasi keagamaan: potensi intoleransi beragama melalui budaya eksklusif dalam memahami agama. Jurnal Pemikiran Sosiologi, 10(1), 1-34. https://journal.ugm.ac.id/jps/article/view/81066/pdf.
Saputra, I. N., Hardi, A. R., & Rahmat, R. (2022) Sikap intoleransi pada kehidupan beragama di Indonesia, studi kasus “Cilrgon kota tanpa gereja”. Jurnal Kajian Islam Kontemporer, 1(1), 1-16. https://journal.forikami.com/index.php/moderasi/issue/view/1
Sihombing, L. M. (2020). Pendidikan dan karakter mahasiswa di perguruan tinggi. Jurnal Christian Humaniora, 4(1), 104-112. https://doi.org/10.46965/jch.v4i1.159
Tholkhah, I. (2013). Potensi intoleransi keagamaan siswa sekolah di Jawa dan Sulawesi. Jurnal Article Edukasi, 11(1), 1-16. https://doi.org/10.32729/edukasi.v11i1.422.
Umaroh, C., & Hasanudin, C. (2024). Teori bilangan: Mengenalkan jenis-jenis bilangan pada anak usia dasar. In Seminar Nasional dan Gelar Karya Produk Hasil Pembelajaran, 2(1), 370-378. https://prosiding.ikippgribojonegoro.ac.id/index.php/SNGK/article/view/2457/pdf.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.