Peran Generasi Muda dalam Menumbuhkan Nilai Kemanusiaan di Tengah Maraknya Kasus Mutilasi

Authors

  • Ana Sifa Rahma Wati IKIP PGRI Bojonegoro
  • Cahyo Hasanudin IKIP PGRI Bojonegoro
  • Ernia Duwi Saputri IKIP PGRI Bojonegoro

Keywords:

Generasi muda, Nilai kemanusiaan, Mutilasi

Abstract

abstrak— Generasi muda adalah kelompok muda yang hidup dalam suatu masyarakat dan menjadi harapan besar masa depan bangsa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pentingnya peran para pemuda sebagai agen perubahan dalam menghidupkan kembali nilai-nilai kemanusiaan yang perlahan memudar. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan sumber data sekunder seperti jurnal nasional yang relevan dengan topik penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan metode simak dan catat, sedangkan validasi data menggunakan teknik triangulasi teori. Hasil dari penelitian ini menunjukkan tiga peran generasi muda dalam menumbuhkan nilai kemanusiaan ditengah maraknya kasus mutilasi, yaitu 1) menguatkan karakter anti kejahatan sebagai bentuk perlindungan nilai kemanusiaan, 2) melakukan kampanye anti kejahatan melalui media digital, 3) Mengikuti kegiatan sosial dan komunitas untuk mencegah kejahatan. Simpulan penelitian ini terdapat tiga peran generasi muda dalam menumbuhkan nilai kemanusiaan ditengah maraknya kasus mutilasi.

Kata kunci—Generasi muda, Nilai kemanusiaan, Mutilasi

 

 

Abstract—The youth generation is a group of young people living in a society and is a great hope for the future of the nation. The purpose of this study is to determine the importance of the role of youth as agents of change in reviving humanitarian values ​​that are slowly fading. The method used is a Systematic Literature Review (SLR) with secondary data sources such as national journals relevant to the research topic. Data collection was carried out using the listening and note-taking method, while data validation used the theory triangulation technique. The results of this study indicate three roles of the youth generation in fostering humanitarian values ​​amidst the rise in mutilation cases, namely 1) strengthening anti-crime characters as a form of protecting humanitarian values, 2) conducting anti-crime campaigns through digital media, 3) Participating in social and community activities to prevent crime. The conclusion of this study is that there are three roles of the younger generation in fostering humanitarian values ​​amidst the increasing number of mutilation cases.

Keywords— Young generation, human values, mutilation

References

Agustian, R. A. (2023). Nationalism in realizing the goals of the national pillars: challenges, creative and innovative ideas that youth should have: nasionalisme dalam mewujudkan tujuan pilar kebangsaan: tantangan, ide/gagasan yang kreatif dan inovatif yang harus dimiliki pemuda. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung, 10(1), 51-54. https://doi.org/10.33019/jpu.v10i1.391 .

Ahsan, A. N., & Hifni, M. (2023). Pembangunan karakter generasi muda bebas kejahatan menuju generasi emas Indonesia 2045 dan implikasinya terhadap ketahanan nasional. JURNAL ELEKTROSISTA, 11(1), 76-90. https://doi.org/10.63824/jtep.v11i1.145.

Alviolita, D. E., & Fitria, N. (2024). Pancasila dan etika profesi: Penerapan nilai-nilai moral dalam kehidupan. PACIVIC: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 4(2), 44-55. https://doi.org/10.36456/p.v4i2.9205.

Alya, M., Wulandari, P., & Shifa, D. R. (2024). Individualisme melunturkan nilai-nilai Pancasila. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, 1(5), 240-243. https://doi.org/10.61722/jmia.v1i5.2688.

Andayani, L. (2024). Nilai–nilai kemanusiaan dalam novel sang saudagar karya sultan Ali Bumi (kajian struktural genetik). RISOMA: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan, 2(2), 105-112. https://doi.org/10.62383/risoma.v2i2.75.

Ardhani, M. D., Utaminingsih, I., Ardana, I., & Fitriono, R. A. (2022). Implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Gema Keadilan, 9(2), 81-92. https://doi.org/10.31227/osf.io/8r7h9.

Ardiansyah, M. N., Sari, D. N., Putri, D. C. M., Hamasa, Q. S., Arya, Y., & Ghozali, I. (2024). Pentingnya Peranan generasi muda sebagai garda terdepan dalam mewujudkan kedaulatan negara dengan berlandaskan Pancasila. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 148-160. https://doi.org/10.3342/jkepmas.v1i2.133.

Aristin, R. (2018). Upaya menumbuhkan patriotisme dan nasionalisme melalui revitalisasi makna identitas nasional di kalangan generasi muda. Aspirasi: Jurnal Ilmiah Administrasi Negara, 2(2), 21-26. http://dx.doi.org/10.53712/aspirasi.v2i2.316.

Armayani, R. R., Sakinah, W. L., Rahmadini, D. U., Hermayani, P. H., & Chairani, Z. C. (2021). Analisis pemahaman generasi muda terhadap bahaya riba. E-Mabis: Jurnal Ekonomi manajemen dan bisnis, 22(2), 133-150. https://doi.org/10.29103/e-mabis.v22i2.701.

Auliasari, A. S. (2025). Krisis nilai kemanusiaan di era digital: analisis berdasarkan ideologi Pancasila. Lentera Ilmu, 2(1), 38-44. https://doi.org/10.59971/li.v1i1.74.

Darsana, I. M. (2024). Integrasi nilai-nilai kemanusiaan universal dalam pendidikan Pancasila: perspektif filsafat hindu. widya katambung, 15(1), 1-11. https://doi.org/10.33363/wk.v15i1.1236.

Faradila, N. A. N., Putantri, W., & Ulya, C. (2022). Analisis kesalahan berbahasa bidang morfologi pada portal berita online Esensinews. Com. NIVEDANA: Jurnal Komunikasi dan Bahasa, 3(1), 60-71. https://doi.org/10.53565/nivedana.v3i1.334.

Handayani, P. (2014). Tinjauan psikologis terhadap hukuman mati. Refleksi Hukum: Jurnal Ilmu Hukum, 8(2), 195-206. https://doi.org/10.24246/jrh.2014.v8.i2.p195-206.

Handitya, B. (2019). Menyemai nilai Pancasila pada generasi muda Cendekia. ADIL Indonesia Journal, 1(2), 13-23. https://doi.org/10.35473/aij.v1i2.370.

Hardiyanto, L., Iriansyah, H. S., & Saryono, S. (2024). Landasan filosofis pendidikan budaya dan karakter bangsa. Jurnal Citizenship Virtues, 4(1), 733-741. https://doi.org/10.37640/jcv.v4i1.1973.

Hemafitria, H., & Yuliananingsih, Y. (2020). Peran majelis adat budaya Melayu dalam penanaman nilai-nilai kemanusiaan (Human values) di kota Pontianak. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 36-46. https://doi.org/10.31571/pkn.v4i1.1723.

Hikmah, Y. D., & Hasanudin, C. (2024, June). Eksplorasi konsep matematika dalam pembelajaran di sekolah dasar. In Seminar Nasional dan Gelar Karya Produk Hasil Pembelajaran (Vol. 2, No. 1, pp. 316-324). https://prosiding.ikippgribojonegoro.ac.id/index.php/SNGK/article/view/2382/pdf.

Huda, A. A. S. B., Nurhuda, A., Lathif, N. M., & Mahbubi, M. (2025). Penguatan nilai kemanusiaan melalui implementasi gerakan jumat berkah di Indonesia. Jurnal Dinamika Sosial dan Sains, 2(1), 446-453. https://doi.org/10.60145/jdss.v2i1.120.

Indriyani, N. (2022). Konsep pendidikan merdeka belajar dalam pandangan filsafat humanisme. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 7(2), 668-682. https://doi.org/10.23969/jp.v7i2.6738.

Lestiani, L., & Yusuf, H. (2025). Analisis kriminologis terhadap kasus pembunuhan dan mutilasi di Ngawi: studi motif dan pola kejahatan. Media Hukum Indonesia (MHI), 3(2).232-237 https://ojs.daarulhuda.or.id/index.php/MHI/article/view/1453.

Ma’arif, M. S., & Hafifah, H. (2020). Analisis nilai-nilai kemanusiaan dalam novel “Debu Yerussalem” karya qoudvultdeus Bagaskoro. Jurnal Tarbiyatuna: Jurnal Kajian Pendidikan, Pemikiran dan Pengembangan Pendidikan Islam, 1(01), 10-20. https://doi.org/10.30739/tarbiyatuna.v1i01.1005.

Mutiah, R. (2021). Implikasi Wacana kampanye anti kejahatan seksual terhadap glorifikasi pelaku kejahatan seksual di media online. Jurnal Partisipatoris, 3(2), 50-61. https://doi.org/10.22219/jp.v3i2.18891.

Nisa, K. (2018). Analisis kesalahan berbahasa pada berita dalam media surat kabar Sinar Indonesia Baru. Jurnal Bindo Sastra, 2(2), 218-224. https://doi.org/10.32502/jbs.v2i2.1261.

Nurrahman, R., & Kartini, R. (2021). Variasi Bahasa dalam percakapan antartokoh film ajari aku islam. Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 14(2), 175-186. https://doi.org/10.30651/st.v14i2.8505.

Priyono, P. (2018). Eksistensi pidana mati dalam persfektif KUHP (Studi kasus pembunuhan berencana disertai mutilasi korban berdasarkan putusan Mahkamah agung No. 25 PK/PID/2012). Jurnal Hukum Media Justitia Nusantara, 8(1), 10-22. https://doi.org/10.18196/ijclc.v3i1.12357.

Puri, R. T., & Akmaluddin, A. (2025). Pancasila dan tantangan globalisasi. Journal of Social Sciences Spectrum, 1(1). PANCASILA DAN TANTANGAN GLOBALISASI | Journal of Social Sciences Spectrum.

Puspita, W. R., & Hasanudin, C. (2024, June). Strategi untuk meningkatkan kemampuan berhitung dasar matematika siswa sekolah dasar melalui metode drill. In Seminar Nasional dan Gelar Karya Produk Hasil Pembelajaran (Vol. 2, No. 1, pp. 1552-1561). https://prosiding.ikippgribojonegoro.ac.id/index.php/SNGK/article/view/2585.

Ramlan, P. (2020). Optimalisasi karang taruna dalam pengembangan potensi generasi muda di desa Tuncung. MALLOMO: Journal of Community Service, 1(1), 42-49. https://doi.org/10.55678/mallomo.v1i1.307.

Rianto, H. (2016). Implementasi nilai kemanusiaan yang adil dan beradab di lingkungan sekolah. Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial, 3(1), 80-91. https://doi.org/10.31571/sosial.v3i1.268.

Rosana, A. S., & Danty, S. R. (2022). Urgensi pembentukan Undang-undang mutilasi sebagai bentuk penanganan kasus kejahatan mutilasi di Indonesia. Indonesian Journal of Criminal Law and Criminology (IJCLC), 3(1), 1-11. https://doi.org/10.18196/ijclc.v3i1.12357.

Simanjuntak, N. S. A., Purba, J. Y. S., Sidabutar, R. H., & Brahmana, H. (2021). Analisis yuridis terhadap pelaku tindak pidana pembunuhan berencana dengan mutilasi yang dilakukan oleh Tni (Studi Kasus Pm Palembang Nomor. 78-K/PM. I-04/AD/VII/2019). The Juris, 5(1), 155-162. https://doi.org/10.56301/juris.v5i1.202.

Simanjuntak, S., & Benuf, K. (2020). Relevansi nilai ketuhanan dan nilai kemanusiaan dalam pemberantasan tindak pidana korupsi. DIVERSI: Jurnal Hukum, 6(1), 22-46. https://doi.org/10.32503/diversi.v6i1.890.

Sitepu, K. A. B., Lubis, Y., & Sahlepi, M. A. (2023). Peran penyidik dalam mengungkap pelaku tindak pidana pembunuhan berencana disertai dengan mutilasi (studi di kepolisian daerah Sumatera Utara). Jurnal Meta Hukum, 2(3), 63-76. https://doi.org/10.47652/jmh.v2i3.448.

Surani, S. D. N., & Najicha, F. U. (2023). The pentingnya pendidikan kewarganegaraan dalam mengatasi krisis moral di era milenial: Jurnal kewarganegaraan. Jurnal Global Citizen: Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan, 12(2), 110-121. https://doi.org/10.33061/jgz.v12i2.9966.

Umaroh, C., & Hasanudin, C. (2024, June). Teori bilangan: Mengenalkan jenis-jenis bilangan pada anak usia dasar. In Seminar Nasional dan Gelar Karya Produk Hasil Pembelajaran (Vol. 2, No. 1, pp. 370-378). https://prosiding.ikippgribojonegoro.ac.id/index.php/SNGK/article/view/2457/pdf.

Wahyuda, I. M. Y., Dewi, A. A. S. L., & Sudibya, D. G. (2022). Sanksi pidana terhadap pelaku tindak pidana pembunuhan dengan mutilasi dalam hukum pidana Indonesia. Jurnal Interpretasi Hukum, 3(1), 55-59. https://doi.org/10.22225/juinhum.3.1.4638.55-59.

Widhana, A., & Yusuf, H. (2025). Analisis forensik terkait kasus mutilasi dan pembunuhan berantai 3 wanita di Padang Pariaman. Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara, 2(3), 3760-3769. https://jicnusantara.com/index.php/jicn/article/view/4286.

Wiranda, A., Sabila, F. P., Susanti, E., Sitompul, E. D., & Hidayat, Y. (2024). Nilai kemanusiaan dalam pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan: implementasi siswa dalam pembelajaran. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(3), 17244-17254. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i3.11516.

Wiratama, G. H., Priyambodo, M. A., & Wijayanthi, F. R. (2023). Telaah pasal 338-340 KUHP tentang pembunuhan berencana (Analisis pembunuhan berencana mahasiswa universitas Surabaya yang dimasukkan koper lalu dibuang oleh guru les musik). Jurnal Multidisiplin Dehasen (MUDE), 2(3), 661-672. https://doi.org/10.37676/mude.v2i3.4725.

Downloads

Published

2025-11-15