Manfaat Kunyit untuk Mengurangi Nyeri Haid (dysmenorrhea) pada Remaja
Keywords:
Remaja, Nyeri Haid (dysmenorrhea), KunyitAbstract
abstrak— Remaja putri akan mengalami haid setiap bulannya beberapa mengalami nyeri haid selama masa haid berlangsung, hal ini dapat diatasi menggunakan obat tradisional berupa kunyit. Kunyit merupakan tanaman rempah-rempah yang mudah didapati di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui manfaat kunyit untuk mengurangi nyeri haid pada remaja. Metode di bawah ini adalah metode SLR dengan data skunder yang diambil dari buku dan jurnal. Teknik pengumpulan data menggunakan metode simak dan catat. Teknik validasi dengan triagulasi teori. Hasil penelitian menunjukan bahwa kunyit memiliki beberapa manfaat untuk mengurangi nyeri haid pada remaja: 1) mengurangi peradangan, 2) mengendurkan kontraksi otot rahim, 3) menekan produksi hormon pemicu nyeri, 4) meningkatkan suasana hati, 5) memiliki efek analgesik alami. Simpulan di dalam penelitian ini adalah terdapat lima manfaat kunyit untuk mengurangi nyeri haid pada remaja.
Kata kunci—Remaja, Nyeri Haid (dysmenorrhea), Kunyit
Abstract—Adolescent girls experience menstruation every month, and some of them suffer from menstrual pain during this period. This condition can be alleviated through the use of traditional herbal medicine, such as turmeric (Curcuma longa). Turmeric is a common spice plant that is easily found in Indonesia. The aim of this study is to identify the benefits of turmeric in reducing menstrual pain among adolescents. The method used in this study is a Systematic Literature Review (SLR), utilizing secondary data obtained from books and scientific journals. Data collection techniques included observation and note-taking, while data validation was conducted through theoretical triangulation. The findings indicate that turmeric provides several benefits in alleviating menstrual pain in adolescents: (1) reducing inflammation, (2) relaxing uterine muscle contractions, (3) regulating the menstrual cycle, (4) improving mood, and (5) exerting natural analgesic effects. The conclusion of this study is that turmeric has five significant benefits in reducing menstrual pain among adolescent girls.
Keywords— Adolescents, Menstrual Pain, Turmeric
References
Abdullah, V. I., Dkk. (2024). Dismenore. Pekalongan: Penerbit NEM
Adisa, V. (2024). Ensiklopedia Jamu Di indonesia. Yogyakarta: Pustaka Referensi.
Annisa, Utami, & Hidayat (2022). Sintesis senyawa analog kurkumin monoketon dengan variasi konsentrasi katalis koh. https://download.garuda.kemdikbud.go.id/article.php?article=3512300&val=30767&title=SINTESIS%20SENYAWA%20ANALOG%20KURKUMIN%20MONOKETON%20DENGAN%20VARIASI%20KONSENTRASI%20KATALIS%20KOH.
Budi, P. (2023). Panduan mudah budidaya kunyit tanaman kaya manfaat. Yogyakarta: CV Andi Offset.
Carolia, N. (2019). Kunyit (Curcuma domestica Val) sebagai Terapi artritis gout. Majority, 8(1), 251-255.Microsoft Word - 46. Norman Fahryl.doc
Fatmawati, L., Syaiful, Y., & Nikmah, K. (2020). Kunyit asam (curcuma doemstica val) menurunkan intensitas nyeri haid. Journals of Ners Community, 11(1), 10-17. https://doi.org/10.55129/jnerscommunity.v11i1.1002.
Haryani, H. (2023). Perilaku seksual pranikah remaja. Pekalongan: PT Nasya Expanding Management.
Hasan, H., Abdulkadir, W. S., & Djuwarno, E. N., (2025). Ramuan tradisional etnis Gorontalo kajian fitokimia dan farmakologi. Banjarnegara: PT Penerbit Qriset Indonesia.
Hikmah, Y. D., & Hasanudin, C. (2024, June). Eksplorasi konsep matematika dalam pembelajaran di sekolah dasar. In Seminar Nasional dan Gelar Karya Produk Hasil Pembelajaran (Vol. 2, No. 1, pp. 316-324). https://prosiding.ikippgribojonegoro.ac.id/index.php/SNGK/article/view/2382/pdf.
Minarti, M., Luthfiyah, S., & Suwito, J. (2025). Atasi dismenore dan kompres hangat. Yogyakarta: Rizmedia Pustaka Indonesia
Muriyana, T. . (2022). Kajian Sastra Bandingan: Perbandingan Aspek Citraan (Imagery) dan Makna dalam Puisi 'Peringatan' Karya Wiji Thukul dengan Puisi 'Caged Bird' Karya Maya Angelou. Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Dan Budaya , 2 (2), 217–227. https://doi.org/10.37304/enggang.v3i1.4946.
Mustikawati, A. (2020). Pengaruh Konsumsi Kunyit Asam Terhadap Dysmenorrhoea. Jurnal Bidan Pintar, 1(1), 21-28. https://doi.org/10.30737/jubitar.v1i1.699
Noviani, N., Tanjung, U. H., Lubis, P. A. D. S., Ilmi, S. E., Hutagalung, N., & Fachruqy, H. A. K. (2025). Sosialisasi dan edukasi pembuatan jamu serbuk kunyit asam sebagai upaya peningkatan kesehatan keluarga pada masyarakat desa Sudirejo. PEDAMAS (Pengabdian kepada masyarakat), 3(01), 49-59. https://pekatpkm.my.id/index.php/JP/article/view/554.
Puspita, W. R., & Hasanudin, C. (2024, June). Strategi untuk meningkatkan kemampuan berhitung dasar matematika siswa sekolah dasar melalui metode drill. In Seminar Nasional dan Gelar Karya Produk Hasil Pembelajaran (Vol. 2, No. 1, pp. 1552-1561). https://prosiding.ikippgribojonegoro.ac.id/index.php/SNGK/article/view/2585.
Putri, A. (2020). Rempah-rempah (bumbu dapur, kaya manfaat). Bogor: Guepedia.
Rustam, E. (2015). Gambaran pengetahuan remaja puteri terhadap nyeri haid (dismenore) dan cara penanggulangannya. Jurnal Kesehatan Andalas, 4(1). https://doi.org/10.25077/jka.v4i1.236.
Rusyanti, S., Dkk. (2023). Terapi non farmakologi pada dismenore. Jakarta: Nuansa Fajar Cemerlang
Safitri, M. (2018). Efektifitas minuman kunyit asam dalam penurunan skala nyeri haid. Viva Medika: Jurnal Kesehatan, Kebidanan dan Keperawatan, 11(2), 47-53. https://doi.org/10.35960/vm.v10i1.390
Said, A. (2007). Khasiat dan manfaat kunyit. Bandung: Genaca Exact
Sari, A. I. (2017). Hubungan Tingkat Stres dengan Siklus Menstruasi pada Mahasiswa Kebidanan Tingkat III (Remaja Akhir Usia 18-21 Tahun) di Stikes Bhakti Kencana Bandung Tahun 2016. Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan Dan Keperawatan, 8(1), 55-63. https://ojs.dinamikakesehatan.unism.ac/index.php/dksm/article/view/229.
Sari, L. Y., Putri, Y., Rossita, T., Yulianti, S., & Umami, D. A. (2020). Peningkatan Pengetahuan Khasiat Parutan Kunyit Dan Madu Untuk Meredakan Nyeri Disminore Pada Sisiwi Di Sma Pesantren Pancasila Kota Bengkulu Tahun 2020. Jurnal Pelayanan Dan Pengabdian Masyarakat (Pamas), 4(2), 84-90. https://doi.org/10.52643/pamas.v4i2.879.
Sari, R. S., & Masitho, S. (2020). Peran kurkumin terhadap delayed onset muscle sorness setelah aktivitas eksentrik. Ponorogo: Uwais Inspirasi Indonesia.
Setyawan, M. (2023). Rahasia kesehatan tubuh dengan kunyit. Yogyakarta: CV Andi Offset.
Siregar, R. S. (2021). Tanaman obat imunitas ekomoni subsektor hortikultura di provinsi Sumatra Utara. Medan: Umsu Press.
Suciati, S. (2021). Rekrutment remaja masjid berbasis pemasaran sosial. Gresik: CV. Jendela Sastra Indonesia Press
Susanti, R. D., Utami, N. W., & Lasri, L. (2018). Hubungan Nyeri Haid (Dysmenorrhea) dengan Aktivitas Belajar pada Remaja Putri MTs Muhammadiyah 2 Malang. Nursing News: Jurnal Ilmiah Keperawatan, 3(1). https://doi.org/10.33366/nn.v3i1.760
Umami, I. (2019). Psikologi remaja. Yogyakarta: IDEA Press Yogyakarta
Umaroh, C., & Hasanudin, C. (2024, June). Teori bilangan: Mengenalkan jenis-jenis bilangan pada anak usia dasar. In Seminar Nasional dan Gelar Karya Produk Hasil Pembelajaran (Vol. 2, No. 1, pp. 370-378). https://prosiding.ikippgribojonegoro.ac.id/index.php/SNGK/article/view/2457/pdf.
Ummiyati, M., Dewi, E. S., & Wulandari, E. (2023). Terapi komplementer dysmenhorrhea. Malang: Penerbit Rencana Cipta Mandiri
Utami, P. (2012). Antibiotik alami untuk mengatasi aneka penyakit. Jakarta: PT Agro Media Pustaka
Utami, P., & Puspaningtyas, D. E. (2013). The miracle of herbs. Jakarta: PT Agro Media Pustaka
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.