Analisis Kalimat Majemuk Setara dan Bertingkat dalam Cerpen “Foto Ibu” Karya Ratih Kumala

Authors

  • Fadila Nur Anisa
  • Amelia Rosita
  • Muhamad Sholehudin

DOI:

https://doi.org/10.1234/prosidingukmpr.v4i1.5597

Keywords:

Kalimat Majemuk Setara, Kalimat Majemuk Bertingkat, Cerpen

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penggunaan kalimat majemuk setara dan kalimat majemuk bertingkat dalam cerpen “Foto Ibu” karya Ratih Kumala. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi terhadap kalimat-kalimat yang mengandung hubungan antarklausa. Data diperoleh melalui pembacaan cermat, identifikasi, klasifikasi, dan analisis berdasarkan kaidah sintaksis bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerpen tersebut memuat berbagai bentuk kalimat majemuk setara yang ditandai oleh konjungsi seperti “dan”, “atau”, “tetapi”, “lalu”, dan “bahkan”, yang menghubungkan klausa berkedudukan sederajat. Selain itu, ditemukan kalimat majemuk bertingkat yang menggunakan konjungsi seperti “jika”, “ketika”, “kalau”, “agar”, “bahwa”, “setelah”, “sebab”, dan “meskipun”, yang menunjukkan hubungan syarat, waktu, tujuan, sebab, maupun pertentangan antara induk kalimat dan anak kalimat. Analisis menunjukkan bahwa penggunaan kedua jenis kalimat majemuk tersebut berperan dalam membangun alur, memperjelas hubungan antargagasan, serta memperkuat penyampaian makna dalam cerpen. Dengan demikian, cerpen “Foto Ibu” memanfaatkan variasi struktur kalimat majemuk secara efektif untuk menghasilkan penyampaian cerita yang lebih runtut dan ekspresif.

References

Abri, M. (2021). Analisis kontrastif struktur kalimat majemuk setara bahasa bugis dengan bahasa indonesia (Doctoral dissertation, Universitas Negeri Makassar).

http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/20670.

Andayani, K., Sumaryoto, S., & Masrin, M. (2023). Substansi Paragraf Deskriptif dan Kalimat Majemuk dalam Novel Bocah Penghalau Kera. Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 5(3), 252-266. http://dx.doi.org/10.30998/diskursus.v5i3.14554.

Anggraini, A., Tressyalina, T., & Noveria, E. (2018). Karakteristik struktur dan alur dalam teks cerpen karya siswa kelas XI SMA Negeri 2 Payakumbuh. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UNP, 7(3), 34-40. https://doi.org/10.24036/100707-019883.

Aulia, N. R., Barokah, M. I. H., Fajriyanti, E. N., Izzati, A., & Lisnawati, I. (2025). Analisis sintaksis kalimat majemuk dalam teks berita pada media daring Kompas. com. Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra), 10(4), 1250-1260. https://doi.org/10.36709/bastra.v10i4.1405.

Falasifah, F., & Hasanah, S. F. (2024). Analisis penggunaan kalimat majemuk pada media daring tempo. Com. Literasi: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya, 8(1), 173-181. http://dx.doi.org/10.25157/literasi.v8i1.9330.

Febrianti, R., Yulida Ashriani, R., & Paridi, K. (2024). Analisis kalimat majemuk dalam teks berita daring Lombok Post Edisi September – Oktober 2023: Analysis of Compound Sentences in Online News Articles from Lombok Post, September – October 2023 Editions. Jurnal Bastrindo, 5(2), 101–114. Retrieved from https://bastrindo.jurnal.unram.ac.id/index.php/jb/article/view/1751.

Febrina, L. (2017). Pengaruh minat baca cerpen terhadap keterampilan menulis cerpen siswa kelas X MAN 1 Padang. Menara Ilmu: Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah, 11(74),113-124. https://doi.org/10.33559/mi.v11i74.81

Khulsum, U., Hudiyono, Y., & Sulistyowati, E. D. (2018). Pengembangan bahan ajar menulis cerpen dengan media storyboard pada siswa kelas X SMA. Diglosia, 1(1), 1-12.

Mahirsah, M., & Sawardi, F. (2026). Struktur dan fungsi naratif kalimat majemuk dalam sastra anak “Putri Saljudan Tujuh Kurcaci”: The Structure and Narrative Function of Compound Sentences in the Children’s Story “Putri Salju dan Tujuh Kurcaci”. Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 16(2), 16–26. https://doi.org/10.22437/pena.v16i2.49007.

Noviyanti, D., Karim, A. A., Nurfadilah, A., Munawaroh, S., Aghnia, S. F., & Yuliani, Y. (2020). Meningkatan daya pemahaman melalui media cerita pendek siswa kelas VIII SMP Alam Karawang. Proceedings Universitas Pamulang, 1(2), 249-253.

Nufus, H., Agustina, J., Masnunah, M. S., Wardarita, R., Rukiyah, S., & Puspita, Y. (2022). Pelatihan menulis cerpen yang berkearifan lokal pada siswa SMAN 2 Prabumulih. Jurnal Pengabdian Masyarakat Formosa, 1(2), 225-232.

Setiawan, J., Budiasningrum, R. S., & Efendi, A. S. (2024). Kajian terhadap unsur kalimat subjek, objek, Predikat, dan keterangan. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, 1(6), 267-274. https://doi.org/10.61722/jmia.v1i6.2976.

Sutarno. S., & Sukardi, S., (2008). Bahasa Indonesia 3. Jawa Barat: Yudhistira Ghalia Indonesia.

Wahyuni, S. (2016). Perbandingan Unsur Intrinsik Dua Cerpen yang Terkandung dalam Kumpulan Cerpen Perasaan Ibu Karya K. Usman. Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra), 1(3), 503-522.

Wijaya, P. (2023). Kritik sastra cerpen “Tidak” karya. KUMPULAN KRITIK SASTRA CERPEN KARYA PUTU WIJAYA, 97.

Wismanto, A. (2013). Pengembangan bahan ajar bermuatan budi pekerti pada pembelajaran menulis cerpen untuk siswa kelas IX. Sasindo: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 1(1 Januari). http://journal.upgris.ac.id/index.php/sasindo/article/viewFile/420/376.

Yulianawati, D. (2023). Kemampuan analisis unsur intrinsik cerpen “asap-asap itu telah menghilang" karya rizqi turama siswa kelas xi sma tunas bangsa. Warahan: Jurnal Ilmiah Mahasiswa pendidikan bahasa dan sastra indonesia,5(1),15-22. https://eskripsi.stkippgribl.ac.id/index.php/warahan/article/view/648.

Yusanto, Y. (2019). Ragam pendekatan penelitian kualitatif. Journal of scientific communication (jsc), 1(1). https://jurnal.untirta.ac.id/index.php/jsc/article/view/7764.

Kasanova, R. (2016). Penggunaan teknik persuasif dalam iklan. Jurnal Komposisi, 1(2), 101-110.

https://doi.org/10.53712/jk.v1i2.122https://doi.org/10.53712/jk.v1i2.122.

Nisa, K. (2018). Analisis kesalahan berbahasa pada berita dalam media surat kabar sinar Indonesia baru. Jurnal Bindo Sastra, 2(2), 218-224. https://doi.org/10.32502/jbs.v2i2.1261.

Downloads

Published

2026-07-25

Issue

Section

Articles