Penggunaan Media Tangram Untuk Meningkatkan Pemahaman Sifat-Sifat Bangun Segitiga Siswa Kelas VII
DOI:
https://doi.org/10.1234/prosidingukmpr.v4i1.5523Keywords:
media tangram, pemahaman konsep, bangun segitiga, geometri, penelitian tindak kelas (ptk)Abstract
Pemahaman siswa terhadap materi sifat-sifat bangun segitiga masih tergolong rendah karena proses pembelajaran cenderung berpusat pada pendidik dan minimnya pemanfaatan media yang nyata. Target utama dari kajian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa melalui penggunaan media Tangram pada materi sifat-sifat bangun segitiga. Studi ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) melalui alur dua siklus yang pelaksanaannya ditujukan bagi peserta didik kelas VII MTs. Hidayatul Wathon Tembeling. Masing-masing siklus terdiri dari empat tahapan utama: perencanaan, implementasi tindakan, pengamatan, serta refleksi. Adapun data dikumpulkan lewat tes hasil belajar yang diselenggarakan di tiap akhir siklus. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa pemanfaatan media Tangram terbukti efektif dalam mengoptimalkan capaian belajar peserta didik. Peningkatan kualitas pemahaman konsep pada siklus II sejalan dengan naiknya rata-rata kelas dari 81,20 menjadi 83,20. Sementara itu, indikator persentase ketuntasan belajar secara kelompok berhasil dipenuhi secara penuh (100%) sejak siklus pertama hingga siklus kedua. Penggunaan media Tangram juga mendorong siswa untuk lebih aktif, meningkatkan kemampuan visual-spasial, serta mempermudah pemahaman konsep geometri yang bersifat abstrak. Dengan demikian, media Tangram efektif diterapkan sebagai salah satu opsi alat bantu ajar demi mengoptimalkan penguasaan konsep siswa pada sifat-sifat bangun segitiga.
References
Abdullah, A. H., & Zakaria, E. (2013). The Effects of Van Hiele’s Phases of Learning Geometry on Students’ Degree of Acquisition of Van Hiele Levels. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 102(Ifee 2012), 251–266. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2013.10.740.
Abdussakir. (2010). Pembelajaran Geometri Sesuai Teori Van Hiele. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
Anwar, L., Juandi, D., & Turmudi, T. (2021). Kesulitan Siswa SMP dalam Memahami Konsep Geometri Bangun Datar Segitiga. Jurnal Pendidikan Matematika, 12(1), 45–56. https://doi.org/10.22342/jpm.12.1.11204.
Arsyad, A. (2021). Media Pembelajaran. PT RajaGrafindo Persada.
Bohning, G., & Althouse, J. K. (1997). Using tangrams to teach geometry to young children. Early Childhood Education Journal, 24(4), 239–242. https://doi.org/10.1007/BF02354839.
Bruner, J. S. (1966). Toward a theory of instruction. Belknap Press of Harvard University Press. https://doi.org/10.4159/9780674029019
Budiarto, M. T. (2012). Geometri dan Pembelajarannya. Jurnal Matematika Dan Pendidikan Matematika, 1(1), 12–25.
Clements, D. H., & Battista, M. T. (1992). Geometry and Spatial Reasoning BT - Handbook of Research on Mathematics Teaching and Learning (pp. 420–464).
Dahar, R. W. (2011). Teori-Teori Belajar dan Pembelajaran. Erlangga.
Gardner, H. (2011). Frames of Mind: The Theory of Multiple Intelligences. Basic Books.
Hudojo, H. (2005). Development of Mathematics Curriculum and Learning. UM Press.
Kemendikbudristek. (2022). Keputusan Kepala BSKAP No. 033/H/KR/2022 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah pada Kurikulum Merdeka. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Kemmis, S., McTaggart, R., & Nixon, R. (2014). The action research planner: Doing critical participatory action research. Springer Singapore. https://doi.org/10.1007/978-981-4560-67-2
Khoirotunnisa, A. U., Amin, A. K., & Taufiqurrohman, M. (2022). Analisis Kesulitan Belajar Siswa dengan Taksonomi Solo. Jurnal Pendidikan Edutama, 9(2), 249–258. https://doi.org/10.30734/jpe.v9i2.2165
Lestari, & Yudhanegara. (2017). Penelitian Pendidikan Matematika. Refika Aditama.
Mullis, I. V. S., Martin, M. O., Foy, P., Kelly, D. L., & Fishbein, B. (2020). TIMSS 2019 International Results in Mathematics and Science. Boston College.
NCTM, N. C. of T. of M. (2000). Principles and Standards for School Mathematics. National Council of Teachers of Mathematics.
Newcombe, N. S. (2010). Picture This: Increasing Spatial Power for Everyone. American Educator, 34(1), 29–35.
Nurfadhillah, S., Ningsih, D. A., & Sholihah, A. (2021). Analisis Kesulitan Belajar Matematika pada Materi Geometri Segitiga Siswa Kelas VII SMP. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 3(2), 145–156. https://doi.org/10.31004/jpdk.v3i2.1890
OECD. (2023). PISA 2022 Results (Volume I): The State of Learning and Equity in Education. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/53f2381c-en.
Pahleviannur, M. R., Mudrikah, S., Mulyono, H., Bano, V. O., Rizqi, M., Syahrul, M., ... & Aini, K. (2022). Penelitian tindakan kelas. Pradina Pustaka. https://books.google.co.id/books?id=2iaIEAAAQBAJ&printsec=frontcover&hl=id#v=onepage&q&f=false
Piaget, J. (1970). Science of Education and the Psychology of the Child. Orion Press.
Ruseffendi, E. T. (2006). Pengantar kepada Membantu Guru Mengembangkan Kompetensinya dalam Pengajaran Matematika untuk Meningkatkan CBSA. Tarsito.
Sanjaya, W. (2013). Penelitian Pendidikan: Metode, Pendekatan, dan Prosedur. Kencana Prenada Media Group.
Sari, & Kusumah, Y. S. (2019). Meningkatkan Kemampuan Penalaran Spasial Siswa SMP melalui Pembelajaran Berbantuan Geogebra. Jurnal Elemen, 5(2), 180–192. https://doi.org/10.29408/jel.v5i2.1123
Schunk, D. H. (2012). Learning Theories: An Educational Perspective (6th ed.). Pearson.
Setyaningrum, W. (2016). Mengembangkan Keterampilan Geometri Siswa SMP Melalui Pemanfaatan Media Manipulatif Keping Tangram. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 3(1), 89–98. https://doi.org/10.21831/jrpm.v3i1.7303
Slavin, R. E. (2021). Educational Psychology: Theory and Practice (13th ed.). Pearson Education.
Sugiman. (2008). Kegunaan Alat Peraga dalam Pembelajaran Matematika. Jurnal Matematika Dan Pendidikan Matematika, 3(1), 12–25.
Suhadi, A., Junaedi, I., & Masrukan, M. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran Matematika Elemen Geometri di Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 11(2), 210–222. https://doi.org/10.25273/jipm.v11i2.16450.
Sundayana, R. (2022). Media dan Alat Peraga dalam Pembelajaran Matematika. Alfabeta.
Sweller, J. (1988). Cognitive Load During Problem Solving: Effects on Learning. Cognitive Science, 12(2), 257–285. https://doi.org/10.1207/s15516709cog1202_4
Trilling, B., & Fadel, C. (2009). 21st Century Skills: Learning for Life in Our Times. Jossey-Bass.
Van Hiele, P. M. (1986). Structure and Insight: A Theory of Mathematics Education. Academic Press.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Harvard University Press.
Wijaya, A. (2016). Miskonsepsi Siswa SMP dalam Memahami Konsep Sifat Bangun Datar dan Luas Segitiga. Jurnal Pendidikan Matematika, 11(2), 145–158. https://doi.org/10.22342/jpm.11.2.3995.145-158
Yuniarti, Y. (2016). Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (Pmri) Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Geometri Di Sekolah Dasar.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.