Analisis Kebudayaan Tasyukuran (Orang Meninggal) di Desa Tlogoagung Kecamatan Kedungadem

Authors

  • Devi Ayu Febriani IKIP PGRI Bojonegoro
  • Vivi Putri Octavia IKIP PGRI Bojonegoro
  • Sofiudin Aji Darmawan IKIP PGRI Bojonegoro
  • Sutrimah Sutrimah IKIP PGRI Bojonegoro

DOI:

https://doi.org/10.31332/aladl.v4i1.2663

Keywords:

Religion, tasyakuran, culture

Abstract

abstrak— Tasyakuran merupakan acara yang diadakan untuk menyatakan atas pencapaian dan rasa syukur kita atas kebahagiaan yang telah di terima. Penelitian ini bertujuan menganalisis tasyakuran dan konteks kepercayaan spiritualitas. Penelitian ini menerapkan metode studi pustaka, yang melibatkan pengumpulan data dari sumber-sumber pustaka, pembacaan secara cermat, pencatatan informasi relevan, dan analisis terhadap materi yang dikumpulkan. Data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari sumber data sekunder. Simpulan dari penelitian ini adalah tasyakuran dalam bentuk tahlilan berdzikir dan do’a bersama dengan pembacaan ayat suci Al-qur’an untuk menguatkan iman dan mendekatkan diri kepada Allah. Kata kunci—Agama, tasyukuran, kebudayaan Abstract— Tasyakuran is an event held to express gratitude and happiness for the achievements that have been received. This research aims to analyze thanksgiving and the context of spiritual beliefs. This research applies the library study method, which involves collecting data from library sources, careful reading, recording relevant information, and analysis of the material collected. The data used in this research comes from secondary data sources. The conclusion of this research is thanksgiving in the form of tahlilan, dhikr and prayer along with reading verses from the holy Qur'an to strengthen one's faith and draw closer to Allah. Keywords— Religion, tasyakuran, culture

References

Anwar, K. (2014). Integrasi agama dalam budaya Islam Indonesia (Tahlilan salah satu integrasi agama dan budaya). Jurnal An-Nahdhah, 08(02), 20-30.

Arif, M. (2012). Pendidikan Agama Islam Inklusifmultikultural. Jurnal Pendidikan Islam, 1(1), 1-18. https://doi.org/10.14421/jpi.2012.11.1-18.

Awalin, F. R. N. (2018). Slametan: Perkembangannya dalam masyarakat Islam-Jawa di era mileneal. Jurnal Ikadbudi, 7(1). Retrived From https://journal.uny.ac.id/index.php/ikadbudi/article/download/26672/12494.

Bahri, S. (2008). Tradisi tahlilan di perkotaan dalam arus modernisasi: Studi kasus masyarakat Gandaria Selatan-Cilandak. Retrived From https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/20022/1/SYAMSUL%20BAHRI-FUF.pdf.

Bruce, J. C. (1992). Sosiologi suatu pengantar. Rineka Cipta.

Devianty, R. (2017) Bahasa sebagai cermin kebudayaan. Jurnal tarbiah, 24(2), 226-245. http://dx.doi.org/10.30829/tar.v24i2.167.

Elly, M. S. (2006). Ilmu sosial dan budaya dasar. Kencana Prenada Media Group.

Hermawan, I. (2019). Metodologi penelitian pendidikan (kualitatif, kuantitaif, dan mixed method). Hidayatul Quran.

Huda, N. T. (2018). Etnomatematika pada bentuk jajanan pasar di daerah istimewa yogyakarta. JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika), 2(2), 217-232. https://doi.org/10.30599/jpia.v8i1.1087.

Koentjaraningrat, K. (2009). Pengantar ilmu antropologi, edisi revisi PT. Rineka Cipta.

Krober, A. L., & Kluckhohn, C. (1952). Culture-A critical review of concepts and definitions. New York.

Lebra, T.S. (1976). Japanese patterns of behaviour. University of Hawai Press.

Madjid, N. (2017). Islam doktrin dan peradaban: Sebuah telaah kritis tentang masalah keimanan, kemanusiaan dan kemodernan. Paramadina.

Normina, N. (2017). Pendidikan dalam kebudayaan. ITTIHAD, 15(28), 17-28. https://doi.org/10.18592/ittihad.v15i28.1930.

Nurjaman, A. R. (2020). Pendidikan agama Islam. Bumi Aksara.

Ramadani, Y., & Qommaneeci, A. (2018). Pengaruh pelaksanaan kenduri sko (pesta panen) terhadap perekonomian dan kepercayaan masyarakat Kerinci, Provinsi Jambi. Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya, 20(1), 71-83. Retrived From http://jurnalantropologi.fisip.unand.ac.id/index.php/jantr.

Rodin, R. (2013). Tradisi tahlilan dan yasinan. IBDA: Jurnal Kajian Islam Dan Budaya, 11(1), 76-87. https://doi.org/10.24090/ibda.v11i1.69.

Warisno, A. (2017). Tradisi tahlilan upaya menyambung silaturahmi. Ri'ayah: Jurnal Sosial dan Keagamaan, 2(02), 69-97. Retrived From https://mail.e-journal.metrouniv.ac.id/riayah/article/view/981.

Wiguna, S., & Fuadi, A. (2022). Nilai-nilai pendidikan Islam dalam tradisi tahlilan di Desa Batu Melenggang Kecamatan Hinai. Thawalib: Jurnal Kependidikan Islam, 3(1), 15-24. https://doi.org/10.54150/thawalib.v3i1.27.

Zed, M. (2008). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Pustaka Obor Indonesia

Downloads

Published

2024-08-04

Issue

Section

Articles