Analisis Sosiologi Sastra dalam Novel Sang Maha Sentana Karya Filiananur_

Authors

  • Lutfi Melati Septia Universitas Muhammadiyah Purworejo
  • Bagiya Universitas Muhammadiyah Purworejo

DOI:

https://doi.org/10.1234/prosidingukmpr.v3i2.4039

Keywords:

Sosiologi Sastra, Cinta Kasih, Moralitas, Kekerabatan, Novel Indonesia

Abstract

Abstrak—Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji aspek sosiologi sastra dalam novel Sang Maha Sentana karya Filiananur dengan fokus pada tiga aspek utama, yaitu cinta kasih, moralitas, dan kekerabatan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi pustaka, observasi, serta teknik simak dan catat. Data berupa kutipan-kutipan teks dalam novel yang merepresentasikan nilai-nilai sosial. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek cinta kasih ditampilkan melalui pengorbanan, kesetiaan, kepedulian, dan perjuangan tokoh-tokohnya. Aspek moral tercermin dalam sikap rendah hati, kedermawanan, dan tanggung jawab sosial. Adapun aspek kekerabatan terlihat dari kuatnya hubungan keluarga, ikatan ibu dan anak, serta relasi sosial antartokoh. Novel ini merepresentasikan realitas sosial budaya masyarakat, khususnya nilai-nilai kemanusiaan dalam konteks budaya Jawa. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa karya sastra berperan sebagai media refleksi sosial dan sarana pembentukan karakter, sehingga relevan untuk dimanfaatkan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran sastra di sekolah.

Kata kunci— sosiologi sastra, cinta kasih, moralitas, kekerabatan, novel Indonesia

 

Abstract—  This study aims to analyze the sociological aspects in the novel Sang Maha Sentana by Filiananur, focusing on three main elements: love, morality, and kinship. This research employs a qualitative descriptive method with data collection techniques including library research, observation, and note-taking. The data consist of textual quotations from the novel that represent social values. Data were analyzed using content analysis techniques. The findings reveal that the aspect of love is portrayed through sacrifice, loyalty, care, and persistence among the characters. Moral values are reflected in attitudes of humility, generosity, and social responsibility. Meanwhile, kinship aspects are shown through strong family relationships, mother–child bonds, and social interactions among the characters. The novel represents social and cultural realities, especially humanitarian values within the Javanese cultural context. This study concludes that literary works function not only as entertainment but also as a medium of social reflection and character education, making this novel relevant as teaching material for literature learning in schools.

Keywords— sociology of literature, love, morality, kinship, Indonesian novel.

 

References

Arifa, D. K. (2020). Analisis kritik sastra feminis terhadap tokoh perempuan dalam novel Perempuan Berkalung Sorban karya Abidah El Khalieqy (Skripsi, IAIN Surakarta). Repositori Eprints IAIN Surakarta. https://eprints.iain- surakarta.ac.id/7444/

Aji, Muhammad Sukma, and Zainal Arifin. "Kritik sosial dalam Novel Orang-Orang Oetimu karya Felix K. Nesi serta relevansinya sebagai bahan ajar di SMA: Tinjauan sosiologi sastra." ENGGANG: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya 2.1 (2021): 72-82.

Mayasari, Wahyu Galih. Aspek Moral dalam Novel Midah Simanis Bergigi Emas Karya Pramoedya Ananta Toer: Tinjauan Sosiologi Sastra. Diss. Universitas Muhammadiyah Surakarta, 2010.

Downloads

Published

2025-12-01