Peran Teknologi Informasi dalam Mendukung Pendidikan Karakter Peserta Didik dalam Menghadapi Digitalisasi yang Semakin Modern
DOI:
https://doi.org/10.1234/prosidingukmpr.v3i2.4037Keywords:
Teknologi Informasi, Pendidikan Karekter, Digitalisasi, Literasi Digital, E-learningAbstract
Abstrak—Informasi teknologi (TI) dapat dimanfaatkan sebagai sarana efektif dalam menanamkan nilai moral kepada peserta didik. Aplikasi pembelajaran interaktif, platform e-learning, hingga media sosial menjadi media penyampaian materi etika, tanggung jawab, dan empati dengan cara yang menarik bagi generasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran TI dalam mendukung pendidikan karakter di era digitalisasi. Perkembangan teknologi yang pesat membawa tantangan sekaligus peluang dalam penguatan karakter. Jika sebelumnya pendidikan karakter bergantung pada interaksi tatap muka, kini dibutuhkan metode yang relevan dengan kebutuhan digital native.Kajian ini menggunakan metode studi literatur dengan menganalisis berbagai jurnal, buku, dan publikasi ilmiah yang relevan. Data dianalisis secara kualitatif untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai integrasi TI dalam pendidikan karakter.Hasil studi menunjukkan bahwa TI memiliki peran multifungsi: (1) sebagai media penyampaian konten edukatif yang interaktif; (2) sebagai platform kolaboratif yang mendorong sikap gotong royong dan toleransi; dan (3) sebagai alat pemantauan oleh guru dan orang tua terhadap perkembangan karakter siswa di dunia maya. Namun, penggunaan TI juga memiliki risiko seperti penyebaran hoaks, cyberbullying, dan kecanduan gawai.Oleh karena itu, integrasi literasi digital dalam kurikulum pendidikan karakter sangat diperlukan guna membekali siswa dengan kemampuan berpikir kritis dan sikap bertanggung jawab dalam menggunakan teknologi. Secara keseluruhan, TI dapat menjadi katalisator pembentukan karakter peserta didik jika didukung oleh strategi tepat serta kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Informasi teknologi (TI) dapat dimanfaatkan sebagai sarana efektif dalam menanamkan nilai moral kepada peserta didik. Aplikasi pembelajaran interaktif, platform e-learning, hingga media sosial menjadi media penyampaian materi etika, tanggung jawab, dan empati dengan cara yang menarik bagi generasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran TI dalam mendukung pendidikan karakter di era digitalisasi. Perkembangan teknologi yang pesat membawa tantangan sekaligus peluang dalam penguatan karakter. Jika sebelumnya pendidikan karakter bergantung pada interaksi tatap muka, kini dibutuhkan metode yang relevan dengan kebutuhan digital native.Kajian ini menggunakan metode studi literatur dengan menganalisis berbagai jurnal, buku, dan publikasi ilmiah yang relevan. Data dianalisis secara kualitatif untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai integrasi TI dalam pendidikan karakter.Hasil studi menunjukkan bahwa TI memiliki peran multifungsi: (1) sebagai media penyampaian konten edukatif yang interaktif; (2) sebagai platform kolaboratif yang mendorong sikap gotong royong dan toleransi; dan (3) sebagai alat pemantauan oleh guru dan orang tua terhadap perkembangan karakter siswa di dunia maya. Namun, penggunaan TI juga memiliki risiko seperti penyebaran hoaks, cyberbullying, dan kecanduan gawai.Oleh karena itu, integrasi literasi digital dalam kurikulum pendidikan karakter sangat diperlukan guna membekali siswa dengan kemampuan berpikir kritis dan sikap bertanggung jawab dalam menggunakan teknologi. Secara keseluruhan, TI dapat menjadi katalisator pembentukan karakter peserta didik jika didukung oleh strategi tepat serta kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat.
Kata kunci—Teknologi Informasi, Pendidikan Karakter, Digitalisasi, Literasi Digital, E-learning.
Abstract— Information technology (IT) can be utilized as an effective tool for instilling moral values in students. Interactive learning applications, e-learning platforms, and social media serve as engaging media for delivering content on ethics, responsibility, and empathy to the digital generation. This study aims to examine the role of IT in supporting character education in the era of digitalization. The rapid advancement of technology presents both challenges and opportunities for character development. While character education has traditionally relied on face-to-face interaction, there is now a need for methods that align with the needs of digital natives.This research employs a literature review method by analyzing various journals, books, and relevant scientific publications. The data were qualitatively analyzed to gain an in-depth understanding of how IT can be integrated into the character education process.The findings reveal that IT plays a multifunctional role: (1) as a medium for delivering interactive educational content; (2) as a collaborative platform that encourages a spirit of cooperation and tolerance; and (3) as a monitoring tool for teachers and parents to supervise students' character development in the digital space. However, the use of IT also carries risks such as the spread of hoaxes, cyberbullying, and gadget addiction.Therefore, integrating digital literacy into the character education curriculum is essential to equip students with critical thinking skills and a responsible attitude in using technology. Overall, IT can serve as a catalyst for character development, provided its use is supported by appropriate strategies and strong collaboration among schools, families, and the wider community.
Keywords—Information Technology, Character Education, Digitalization, Digital Literacy, E-learning.
References
Barokah, F., & Sari, Z. (2024). Peluang dan tantangan pendidikan karakter di era digital. Al-Muaddib: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan, 6(3), 721-737.
Farid, A. (2023). Literasi digital sebagai jalan penguatan pendidikan karakter di era Society 5.0. Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(3), 580-597. https://jayapanguspress.penerbit.org/index.php/cetta/article/view/2603.
Irma, I. (2025). Transformasi Pendidikan Melalui Media Pembelajaran Berbasis Teknologi. TEKNOS: Jurnal Pendidikan dan Teknologi, 3(1), 57-65.
Khaddafi, M., Wibowo, H., Safitri, I., Nst, S. A. Z., & Salsabila, V. A. (2025). Analisis Penggunaan Metode Kuantitatif dan Kualitatif dalam Penelitian Akuntansi: Studi Literatur pada Jurnal Nasional Terakreditasi. Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara, 2(3), 4025-4031. https://jicnusantara.com/index.php/jicn/article/view/4353.
Safitri, N. D. (2023). Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia pada Era Society 5.0. Jurnal Teknologi Pendidikan, 1(2), 9-9. https://jurnalteknodik.kemdikbud.go.id/index.php/jurnalteknodik/article/view/95.
Satria, H., Nafisa, R. B., Putri, S. V., & Gusmaneli, G. (2023). Pemanfaatan Teknologi Pendidikan dalam Meningkatkan Karakter Anak Bangsa di Era Digital. Journal of Regional Development and Technology Initiatives, 1, 17-26. https://ibnusinapublisher.org/index.php/MiftahulIlmi/article/view/193.
Setyorini, W. F., Rosyadi, M. I., Nugroho, B. S., & Wulandari, M. D. (2024). Mengelola Perubahan Karakter Dan Perkembangan Peserta Didik Di Sekolah Dasar Pada Era Digital. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(04), 429-444.
Triyanto, T. (2020). Peluang dan tantangan pendidikan karakter di era digital. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 17(2), 175-184.
Wahyuni, H. (2024). Transformasi Pendidikan: Peran Teknologi Digital Dalam Mendukung Efektivitas Pelaksanaan Kurikulum Merdeka Belajar Di Era Digitalisasi. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar,9(2),5675-5688. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/14888.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.