Manfaat Terapi Komplementer untuk Mengurangi Nyeri haid (Dysmenorrhea) pada Remaja
Keywords:
Remaja, Terapi Komplementer, DysmenorrheaAbstract
Abstrak—Terapi komplementer merupakan pendekatan menyeluruh yang memadukan metode tradisional dan medis modern sebagai pelengkap perawatan utama, dikenal pula sebagai terapi alternatif.Penelitian ini bertujuan untuk mengenali seberapa efektif terapi tambahan dalam mengurangi rasa sakit pada dysmenorrhea. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah systematic literature review (SLR) dengan memanfaatkan informasi sekunder dari berbagai jurnal akademis. Proses pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan pencatatan, sedangkan validitasnya diuji dengan triangulasi berdasarkan teori. Hasil analisis data memperlihatkan bahwa 1) efektifitas kompres hangat guna meredakan nyeri, 2) dampak positif yoga untuk meredakan nyeri haid. 3) , manfaat relaksasi dengan teknik pernafasan dalam. 4) mengkonsumsi tanaman herbal untuk mengurangi dysmenorrhea. Kesimpulan dari studi ini mengindikasikan bahwa ada empat manfaat dari berbagai bentuk terapi komplementer yang dapat membantu meredakan nyeri menstruasi.
Kata kunci—Remaja,Terapi Komplementer,Dysmenorrhea.
References
Al Shifa, A. R. A., Mahmud, N.U., & Sartika, S. (2023). Pengaruh kompres hangat terhadap penurunan intensitas dismenore pada remaja putri di MA DDI Mangkoso Kabupaten Baru. Window of Public Health Journal,2(4),707-715.https://doi.org/10.33096/woph.v2i4.224.
Alodokter, (2024). Manfaat temulawak untuk wajah dan cara aman menggunakannya. https://www.alodokter.com/5-manfaat-temulawak-untuk-wajah-dan-cara-aman-menggunakannya).
Anggraini, K. R., Lubis, R., & Azzahroh, P. (2022). Pengaruh video edukasi terhadap pengetahuan dan sikap remaja awal tentang kesehatan reproduksi. Jurnal Menara Medika, 5(1), 109–116. https://jurnal.umsb.ac.id/index.php/menaramedika/index.
Aulianshah, V., Nafisa, A., Rizka, R., Silviana, E., & Pamudi, B. F. (2025). Efektivitas kompres panas dan dingin terhadap nyeri dismenore: Studi pada santriwati Pesantren Insan Qur’ani Aceh Besar. Jurnal Kesehatan Farmasi, 7(1), 60-67. https://doi.org/10.36086/jkpharm.v7i1.2829.
Beauty, G. H. (2021). Gerakan yoga untuk mengurangi kram perut saat haid. https://www.facebook.com/GuardianIndo/posts/hi-guardian-angels-siapa-yang-sering-mengalami-nyeri-perut-saat-haid-kram-perut-/3618267941562296/.
Elsera, C., Agustina, N. W., Hamranani, S. S. T., & Aini, A. N. (2022). Pengetahuan penatalaksanaan dismenore remaja putri. INVOLUSI: Jurnal Ilmu Kebidanan, 12(2), 46-51. https://doi.org/10.61902/involusi.v12i2.427.
Fatmawati, M., Riyanti, E., & Widjanarko, B. (2016). Perilaku remaja puteri dalam mengatasi dismenore (studi kasus pada siswi Smk Negeri 11 Semarang ). Jurnal Kesehatan Masyarakat, 4(3), 1036-1042. https://doi.org/10.14710/jkm.v4i3.13711.
Fatonah, S., Warji, W., & Anggraini, W. (2024). Pengaruh Senam Dismenorea Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Menstruasi Pada Remaja Putri Di SMA Negeri 2 Soyo Jaya. Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia, 2(2), 80–91. https://doi.org/10.63265/jkti.v2i2.87.
Hasanah, S. N., & Widowati, L. (2016). Jamu pada pasien tumor/kanker sebagai terapi komplementer. Jurnal Kefarmasian Indonesia, 6(1), 49–59. https://doi.org/10.22435/jki.v6i1.2917.
Hayati, F. (2022). Pendidikan kesehatan tentang terapi komplementer pada masa nifas. Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK), 4(1), 21–28. https://doi.org/10.36565/jak.v4i1.178.
Herviana, C., & Farapti, F. (2023). Hubungan pengetahuan dan pola konsumsi produk minuman herbal dengan kejadian dismenore pada remaja putri. Amerta Nutrition, 7(2), 203–209. https://doi.org/10.20473/amnt.v7i2.2023.203-20.
Hizkia, I., Ringo, M. S., & Hutapea, S. T. (2024). Gambaran sikap penanganan dismenore pada remaja puteri di SMA Swasta St. Petrus Medan tahun 2024. Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum, 2(4), 1–11. https://doi.org/10.57213/jrikuf.v2i4.367.
Idayanti, T., Anggraeni, W., & Umami, S. F. (2022). Pendidikan kesehatan tentang pubertas pada remaja putra di SDIT Permata Mulia dusun Genengan desa Banjaragung kecamatan Puri Mojokerto. Journal of Community Engagement in Health, 5(1), 13–16. https://doi.org/10.30994/jceh.v5i1.324.
Khairani, K., Putri, M., & Hutauruk, P. M. . (2024). Penyuluhan tentang pemanfaatan terapi komplementer untuk mengurangiI dismenorhoe di SMP Swasta Imelda Tahun 2024. Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA), 3(2), 69–74. https://doi.org/10.52943/ji-somba.v3i2.1671.
Khotimah, H., & Lintang, S. S. (2022). Terapi non-farmakologi untuk mengatasi nyeri dismenore pada remaja. Faletehan Health Journal, 9(03), 343–352. https://doi.org/10.33746/fhj.v9i3.499.
Lasmi, A., Thasliyah, D., & Fitriati, R. (2022). Manifestasi klinis, diagnosis, dan tatalaksana pubertas prekoks. Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada, 11(1), 34-43. https://doi.org/10.33475/jikmh.v11i1.287.
Lestari, T. R., Wati, N. M. N., Juanamasta, I. G., Thrisnadewi, N. L. P., & Sintya, N. K. A. (2019). Pengaruh terapi yoga (Paschimottanasana dan adho mukha padmasana) terhadap intensitas nyeri pada remaja putri yang mengalami dismenore primer. Journal of Health Science and Prevention, 3(2), 94–100. https://doi.org/10.29080/jhsp.v3i2.221.
Maharani, A. (2024). Bimbingan dalam menangani perubahan emosional selama masa pubertas. JBK: Jurnal Bimbingan Konseling, 2(2), 60-65. https://journal.sabajayapublisher.com/index.php/jbk60
Manalu, A. B., Siagian, N., Ariescha, P. Y., Yanti, M. D., & Melinda, N. (2020). Pengaruh pemberian jamu temulawak (Curcuma zanthorrhiza) terhadap penurunan nyeri menstruasi (dismenorea) pada remaja putri. Jurnal Kebidanan Kestra (JKK), 2(2), 1–8. http://ejournal.medistra.ac.id/index.php/JKK.
Melinda, P., & Napitupulu, I. S. (2025). Efektivitas terapi kompres hangat terhadap penurunan nyeri dismenore pada remaja putri di Sekolah Menengah Kejuruan. Jurnal Kesehatan Dan Kebidanan Nusantara, 3(2), 53–56. https://doi.org/10.69688/jkn.v3i2.335.
Mentari, A. Z. B., Liana, E., & Pristya, T. Y. R. (2020). Teknik manajemen stres yang paling efektif pada remaja:Literature review. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM), 12(4), Artikel 69. https://doi.org/10.52022/jikm.v12i4.69.
Muchsin, N., & Febriani, F. N. (2024). Pelaksanaan teknik relaksasi nafas dalam upaya penurunan nyeri saat dismenorea pada remaja putri. Khatulistiwa Nursing Journal (KNJ), 6(1), 39–47. https://doi.org/10.53399/knj.v6i1.
Mutiara, H., & Pratiwi, L. A. (2017). Pengaruh jahe terhadap nyeri saat menstruasi. MAJORITY: Medical Journal of Lampung, 6(1), 51–56. http://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/majority.
Ndoen, M. C. P., Djajanti, C. W., & Kristianingsih, Y. (2019). Pengaruh aromaterapi mawar terhadap penurunan tingkat nyeri haid primer pada mahasiswa. JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan, 8(2), 89–96. https://doi.org/10.54040/jpk.v8i2.84.
Nugrawati, N., Ekawati, N., Wijaya, A., & Adam, A. M. (2025). Penyuluhan manfaat yoga sebagai upaya mengurangi dismenorea. Jurnal Lentera, 5(1), 41-53.https://doi.org/10.57267/lentera.v5i1.424.
Nurbaiti, N., & Febrina, R. (2022). Pranayama sebagai pengurangan nyeri menstruasi pada remaja putri di SMK Baiturrahim. Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK), 4(3), 355–360. https://doi.org/10.36565/jak.v4i3.329.
Nurwahyuni, A., Oktriani, H., Monika, H., & Maulidiyah, H. (2022). Upaya peningkatan pengetahuan tentang menstruasi di SMP Negeri 1 Sadananya. Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 123–131. https://doi.org/10.56359/kolaborasi.v2i1.68.
Partiwi, N., saleha, S., & Mustary, M. (2021). Efektivitas senam dismenore dan abdominal stretching exercise terhadap intensitas nyeri haid pada remaja dismenore primer . Jurnal Berita Kesehatan, 14(1). https://doi.org/10.58294/jbk.v14i1.48.
Patonah, S., Setiawan, A., & Setiani, M. E. (2016). Pengaruh penyuluhan terhadap pengetahuan remaja putri tentang tanda – tanda pubertas di kelas vii SMP Al-Maliki desa Ledok Wetan kecamatan Bojonegoro kabupaten Bojonegoro tahun 2014." Asuhan Kesehatan: Jurnal Penelitian Kesehatan, 7(1), 8-13. https://media.neliti.com/media/publications/56830-ID-none.pdf.
Putro, K. Z. (2018). Memahami ciri dan tugas perkembangan masa remaja. Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-Ilmu Agama, 17(1), 25–32. https://doi.org/10.14421/aplikasia.v17i1.1362.
Pythagoras, K. C. (2018). Personal hygiene pada remaja putri ketika menstruasi. Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education, 5(1), 13–26. https://doi.org/10.20473/jpk.V5.I1.2017.13-26.
Rahmawati, S. P., Wulan, R., & Indrawati, L. (2022). Hubungan terapi komplementer essensial oil lavender dengan kualitas tidur balita di Klinik Pratama Tali Kasih Kecamatan Jepon Kabupaten Blora. Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan, 13(2), 25-32. https://doi.org/10.52299/jks.v13i2.119.
Ramadhani, A., & Febriyana, M. (2024). Teknik simak-catat bagi pemelajar BIPA dalam kemampuan menulis kosakata: Studi riset oleh pemelajar Islamwittaya School. Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 10(1). https://doi.org/10.32528/bb.v10i1.2927.
Rustam, E. (2015). Gambaran pengetahuan remaja puteri terhadap nyeri haid (Dismenore) dan cara penanggulangannya. Jurnal Kesehatan Andalas, 4(1). https://doi.org/10.25077/jka.v4i1.236.
Salamah, U. (2019). Hubungan pengetahuan dan sikap remaja putri terhadap perilaku penanganan dismenore. Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia, 9(3), 123-127. https://doi.org/10.33221/jiki.v9i03.382.
Saputra, Y. A., Kurnia, A. D., & Aini, N. (2020). Pengaruh pendidikan kesehatan terhadap upaya remaja untuk menurunkan nyeri saat menstruasi (dismenore primer). Jurnal Kesehatan Reproduksi, 7(3), 177–184. https://doi.org/10.22146/jkr.55433.
Sari, M. K., & Winarni, W. (2023). Pengaruh pemberian kunyit asam terhadap penurunan dismenorea pada remaja. Jurnal Anestesi, 1(4), 193–201. https://doi.org/10.59680/anestesi.v1i4.525.
Solehati, T., Trisyani, M., & Kosasih, C. E. (2018). Gambaran pengetahuan sikap dan keluhan tentang menstruasi diaantara remaja puteri. Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal), 4(2), 86–91. https://doi.org/10.33755/jkk.v4i2.110.
Sutyagina, Y. (2021).Yoga dan relaksasi yang sehat. iStock. https://www.istockphoto.com/id/vektor/gadis-itu-melakukan-latihan-pernapasan-menghembuskan-napas-dalam-dalam-dan-gm1351902728-427496995.
Triningsih, R., & Mas’udah, E. (2023).Studi literatur: Mengurangi dismenorea melalui penanganan komplementer. Jurnal Kebidanan, 12(1), 46-56. https://doi.org/10.47560/keb.v12i1.489.
Udi, S. M. W., & Salamah, U. (2023). Efektivitas pemberian hot herbal compres untuk meredakan dismenore pada remaja putri diI SMK Kesehatan Prima Indonesia . Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda, 9(1), 60–65. https://doi.org/10.52943/jikebi.v9i1.1200.
Vidiana, S., & Sudarmiati, S. (2021). Gambaran body image remaja putri saat pubertas. Avicenna : Journal of Health, 4(2), 21-30. https://doi.org/10.36419/avicenna.v4i2.527.
Widyanthi, N., Resiyanthi, N., & Diah, p. (2021). Gambaran penanganan dismenorea secara non farmakologi pada remaja kelas X di SMA Dwijendra Denpasar. Jurnal Inovasi Penelitian, 2(6), 1745-1756. https://doi.org/10.47492/jip.v2i6.940.
Widyastutia, A., Anggraini, R. P., & Mursudarinah, M. (2021). Tingkat pengetahuan remaja putri tentang perubahan fiik pubertas pada siswi SMP Negeri 5 Sukoharjo. Jurnal Keperawatan Duta Medika, 1(2), 26-33. https://doi.org/10.47701/dutamedika.v1i2.1594.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.